• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Abaikan “Citarum Harum”, Bandung Kembali Banjir

Abaikan “Citarum Harum”, Bandung Kembali Banjir

admin by admin
November 3, 2021
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Akibat hujan deras di awal November 2021, Kabupaten Bandung tergenang banjir. Dikabarkan, tiga kecamatan terendam banjir. Banjir paling parah terjadi di daerah Dayeuh Kolot. “Padahal, pada tahun 2019 dan 2020, relatif tidak terjadi banjir seperti itu. Hanya satu penyebabnya, sampah kembali menumpuk di anak-anak sungai Citarum,” ujar Egy Massadiah, Ketua Yayasan Kita Jaga Alam (KJA), prihatin.

Berbicara kepada awak media di Jakarta kemarin (2/11/2021), Egy mengajak masyarakat dan semua pihak mengilas balik. Sejak program Citarum Harum digulirkan tahun 2018, kondisi Citarum dan anak-anak sungainya berangsur-angsur membaik. Sungai yang sempat dijuluki sebagai salah satu sungai tercemar dan terkotor di dunia, kini menjadi “tercemar ringan”.

Egy menyayangkan, jika prestasi program Citarum Harum terdegradasi oleh ketidakdisiplinan para pihak, baik aparat Satgas Citarum Harum, maupun masyarakatnya. “Perlu diingat, Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2018 tentang pemulihan sungai Citarum masih berlaku. Satgas Citarum Harum tidak boleh kendor. Termasuk dalam menyemangati dan mengarahkan masyarakat agar mengubah perilaku untuk tidak membuang sampah ke sungai,” papar Egy yang juga seorang jurnalis senior itu.

Fenomena banjir di Dayeuh Kolot baru-baru ini, adalah signal adanya penumpukan sampah. Egy berharap masyarakat terkhusus Satgas Citarum Harum yang diketuai oleh Gubernur dan di-back-up Pangdam, Kapolda, dan para pejabat lain segera memberi perhatian. “Sungai Citarum sepanjang 270 km itu, telah dibagi menjadi 21 sektor. Masing-masing sektor dikomandani oleh perwira menengah senior. Jika sebagian wilayah Kabupaten Bandung kembali terendam banjir, maka komandan sektor Citarum Harum di wilayah itu perlu kerja ekstra keras,” ujar Egy. (rr)

Tags: citarum harumegy massadiahjayakartanewskita jaga alamKJASatgas Citarum Harum
Previous Post

Pemerintah Diimbau Terbitkan SE Penghapusan PCR Bagi Penumpang Pesawat

Next Post

Hikayat Candi Merak

admin

admin

Next Post
Hikayat Candi Merak

Hikayat Candi Merak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version