Toodz Haouse Tempat Ngupi yang Homey

 Toodz Haouse Tempat Ngupi yang Homey
Toodz House, tempat yang homey buat ngopi dan makan. Foto: Resti Handini

DALAM rentang empat sampai lima tahun terakhir semakin banyak kita jumpai kedai kopi lokal. Kesenangan publik atau euforia terhadap kopi lokal dirasakan menggeliat, bahkan menarik-narik mereka yang awalnya tidak terlalu suka kopi. Semerbak aroma kopi, benar-benar telah membius banyak orang.

Salah satu tempat ngopi yang sudah ada sejak tahun 1999 adalah Toodz House di bilangan Cipete, Jakarta Selatan. Tempat yang sepintas layaknya sebuah rumah tinggal ini sejatinya tidak hanya menyediakan aneka minuman kopi dan minuman lain, tetapi juga menyediakan aneka makanan. Bahkan melayani breakfast di pagi hari.

Karena itu cafe ini selalu ramai dari pagi, siang, malam dan lebih ramai lagi weekend. Bisa dibayangkan ambience yang ditawarkan sangat homey, dengan penggunaaan sofa, puff dan kursi lain pada ruangan dalam (non smoking) dengan interior layaknya rumah tinggal.  Bagian luar tersedia teras untuk yang ingin berudara alamiah dan tentu saja yang ingin merokok.

Awal berdirinya cafe yang banyak menyediakan makanan western ini, lebih ditujukan untuk sekadar ngopi serta camilan. Di sini tersedia kopi tubruk, long black, piccolo latte, cappucino, cafe latte, chocolate machiato, hazelnut latte. Tentu saja tersedia aneka teh serta aneka minuman segar lainnya.

Kafe rumahan yang membuat nyaman pengunjung. Aneka kopi dan minuman, serta makanan tersedia di sini. Foto: Resti Handini

Berjalannya waktu, dan atas permintaan, disediakanlah aneka makanan semi ‘berat’ serta dessertnya. Sebut saja untuk pastanya spaghetti cabe rawit, spaghetty tuna matah, carbonara beef and broccolí penne. Yang terakhir ini menjadi makanan favorit. Sedang untuk menu nasi ada chicken spicy rice, nasi goreng, mushroom dabu-dabu rice, carbonara rice dan lainnya.

Meski kebanyakan yang datang anak muda, para mahasiswa atau kalangan pekerja muda, tetapi mereka yang setengah umur bahkan usia tua pun tidak jarang kita jumpai. “Saya suka sekali kopi hitam, alias kopi tubruk di sini. Lain lagi istri saya yang penyuka makanan enak di sini,” papar bapak berusia sekitar 50 tahun lebih yang tidak ingin disebutkan namanya. Di sudut lain pun terlihat seorang ibu dengan puterinya sedang menikmati banana fritters, croissant chicken mushroom dan chocolate lava cake + ice cream.

Toodz House ini tidak terlalu besar, tetapi aneka kopinya enak, demikian pula makanan cepat penyajiannya. Harganya pun tidak terlalu mahal. Dengan iringan musik kita bisa ngobrol atau bahkan melanjutkan pekerjaan yang belum selesai. Anda pun dapat santai sambil membaca, di sudut ruangan.

Tempat tinggal yang dijadikan cafe ini menjadi tempat hangout yang unik n nyaman. Senyaman di rumah sendiri – tidak heran jika Anda mungkin harus waiting list jika berkunjung di akhir pekan. ***

Menu spaghetti cabe rawit, spaghetty tuna matah termasuk yang favorit di sini. Tersedia juga area teras untuk yang suka udara segara dan merokok. Foto: Resti Handini
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *