Pameran Kriya Galeri Lorong dan Arcolabs

 Pameran Kriya Galeri Lorong dan Arcolabs

GALERI Lorong Yogyakarta dan Arcolabs Jakarta berkolaborasi dalam pameran kriya bertajuk “Made of : Stories of the Material”. Pameran kriya ini dibuka Jumat (5/5) petang di Galeri Lorong, Jl. Nitiprayan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul- DIY. Pameran dengan kurator Arham Rahman dan Adelina Luft mencoba mengintervensi narasi dan praktik kriya dengan perspektif baru.

Pameran berdurasi hingga 30 Mei ini melibatkan 6 orang seniman dengan latar belakang penggunaan medium yang berbeda-beda.  Mereka adalah Abud Andri William, FJ Kunting, Gintani Swastika, Yahya Dwi Kurniawan, Julian Abraham “Togar”, dan Yosefa Aulia.

Mereka berangkat dari pemahaman bahwa praktik kriya tidak melulu soal material, tetapi juga mengenai aspek relasional di dalam proses pengerjaannya. Dalam pameran bersama ini, mereka  mengeksplorasi tiga elemen inti kriya–baik sebagai cara berpikir maupun penciptaannya–yang meliputi materialitas, sumber (material), dan prosesnya. Kepentingannya, menyingkap berbagai jenis narasi sosial-kultural yang terkandung di dalamnya.

Melalui pameran ini mereka hendak melihat dan menyingkap berbagai dimensi yang ada di balik objek kriya dengan cara mengurai elemen-elemen yang membentuk sebuah karya. Bagaimana kita bisa membawa narasi dari sebuah material yang hidup di dalam konteks sosial-kultural tertentu di ruang pamer? Kisah apa saja yang bisa kita tangkap dari penyelidikan para seniman partisipan mengenai “sumber dan proses” dari sebuah material?

Seniman-seniman yang terlibat dalam proyek ini akan membagikan hasil penelitian artistik mereka terkait dengan hubungan antara material, sumber, dan proses melalui beragam medium. Singkatnya, karya-karya di dalam pameran ini akan mengurai hubungan antara kriya dengan realitas sosial-kultural tertentu atau aspek-aspek lain yang seringkali tidak tampak di dalam medan kriya.

Selain pameran,  Senin, 7 Mei 2018 / 17.00 – 19.00 di Galeri Lorong juga diselenggarakan Pemutaran Film dan Diskusi  tentang Festival Film Dokumenter bersama Alia Damaihati Kamis, 17 Mei 2018 / 18.00 – 20.00 pemutaran film

Dokumenter  Kategori Pelajar:

  1. Bangku Untuk Remaja, Dwi Astuti (8′, 2012)
  2. Kampung Tudung, Yuni Etifah (15′, 2013)
  3. Jenitri (Pelajar), Muslihan (16′, 2014)
  4. Penderes dan Pengidep, Yudhi Fiansyah (30′, 2015)

dan  Film Dokumenter Pendek 2002:

Gerabah Plastik karya Tonny Trimarsanto (14′, 2002)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *