Kejuaraan Karate RIOK 2022 Kantongi Rekomendasi FORKI

 Kejuaraan Karate RIOK 2022 Kantongi Rekomendasi FORKI

JAYAKARTA NEWS – Pengurus Provinsi FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) Jawa Barat telah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan kegiatan Renzo International Open Karate (RIOK) Championship. Rekomendasi dikeluarkan tanggal 27 Mei 2022 dan ditandatangani Ketua Umum Pengprov FORKI Jawa Barat, Gianto Hartono SE dan Sekjen Ir Andrian Tejakusuma.

RIOK Championship Piala Mendagri Jenderal Pol Tito Karnavian ini berlangsung Jumat – Minggu, tanggal 1 – 3 Juli 2022 di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur. Dalam rekomendasi itu juga disebutkan mengenai sifat kejuaraan yang Terbuka dengan lingkup kejuaraan internasional. Sementara kategori kejuaraan mulai dari usia dini hingga senior, dengan penanggung jawab Bambang Gunawan selaku Ketua Panitia.

Dalam rekomendasinya, FORKI menekankan agar penyelenggara RIOK Championship mengikuti peraturan pertandingan yang telah ditetapkan dan mengikuti petunjuk PB FORKI, khususnya yang berkaitan dengan perwasitan dan administrasi pertandingan, serta kelengkapan dan persyaratan pertandingan.

FORKI juga meminta panitia mentaati beberapa persyaratan, di antaranya wajib mendapatkan rekomendasi/izin dari Satgas Covid-19. Panitia, wasit, juri, peserta dan pelatih serta semua yang terlibat wajib menjalankan protokol kesehatan. Termasuk melarang siapa pun yang bersuhu badan di atas 37,5 C. Pengukuran suhu dilakukan setiap hari.

Patron Dojo Renzo, Prof (Ris) Hermawan Sulityo (kiri) bersama Ketua Panitia Renzo International Open Karate Championship 2022, Bambang Gunawan dalam rapat panitia di Hambalang, Sentul, baru-baru ini. (foto: roso daras)

Event Pertama

Ketua Panitia Renzo International Open Karate Chanpionship (RIOK), Bambang Gunawan berterima kasih kepada FORKI atas rekomendasi yang telah diberikan. “Kami sudah mengurus perizinan lain, termasuk ke Satgas Covid-19. Sebab, itu pula yang disyaratkan pengelola GOR Ciracas sebagai ajang tempat dilangsungkannya kejuaraan dunia karate Renzo,” ujarnya.

Bambang menambahkan, animo peserta sangat tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri. “Bisa dikatakan, ini kejuaran karate pertama sejak pandemi. Kebetulan momentumnya sudah memungkinkan, sehingga kejuaraan ini kami harapkan bisa masuk dalam kalender kegiatan masyarakat karate Indonesia dan dunia,” tambahnya.

Saat rapat panitia yang dihadiri Patron Dojo Renzo, Prof Hermawan (Ris) Sulistyo di bilangan Hambalang, Sentul beberapa waktu lalu, Bambang juga melaporkan perkembangan kesiapan panitia. Kikiek, panggilan akrabnya, meminta agar panitia bekerja ekstra keras dan menjaga reputasi Renzo. Terlebih ini merupakan kejuaraan bertaraf internasional.

“Bagi saya, ini kejuaraan kesekian yang pernah saya selenggarakan. Termasuk sejumlah kejuaraan yang pernah saya selenggarakan di luar negeri. Event RIOK ini menjadi penting, karena harus mentaati ramu-rambu prokes. Jadi saya mau sempurna betul, sejak kedatangan peserta hingga kepulangan mereka. Bikin sebagus mungkin,” pesannya kepada panitia.

Karena itu pula, Kikiek meminta agar semua peserta yang datang dari luar Jabodetabek dan luar negeri, dijemput menggunakan mobil panitia, langsung diarahkan ke penginapan yang sudah disiapkan. “Dengan begitu, kontrol terhadap kesehatan mereka juga menjadi lebih terjaga. Ambulans dan petugas medis di GOR Ciracas juga harus jadi perhatian,” tambahnya.

Bukan hanya itu, panitia juga diminta menyiapkan kendaraan operasional untuk antar-jemput peserta dari penginapan ke GOR Ciracas. Dengan adanya protokol kesehatan yang ketat di penginapan, selama perjalanan, hingga tempat pertandingan dan kembali ke penginapan, diharapkan kejuaraan karate tingkat internasional ini tidak terganggu kasus covid.

Pengecekan kesiapan panitia hari itu, sudah sampai pada aspek-aspek yang bersifat teknis, baik akomodasi, konsumsi, lay out arena pertandingan, wasit, juri, dan undangan VIP, hingga ke pencetakan sertifikat, baju seragam, dan lain-lain. (rr)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.