Belajar dari Pemilu Korsel, Mendagri Lakukan Pertemuan dengan Dubes Korsel

 Belajar dari Pemilu Korsel, Mendagri Lakukan Pertemuan dengan Dubes Korsel

Mendagri Tito Karnavian dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-Beom — foto Puspen Kemendagri

JAYAKARTA NEWS— Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan pertemuan dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-Beom. Dalam pertemuan tersebut, keduanya melakukan diskusi terkait keberhasilan Korea Selatan dalam melaksanakan Pemilu. Pertemuan dilakukan di Ruang Kerja Mendagri pada Senin (08/06/2020.

“Siang ini saya menerima kunjungan Dubes Korea Selatan untuk Indonesia. Kita tadi berdiskusi, mendapat masukan dari Bapak Dubes mengenai pelaksanaan election Pemilu Legislatif Nasional di Korea Selatan yang telah terlaksana pada tanggal 15 April lalu. Tapi tahapan-tahapannya sudah dimulai dari Januari, Februari, Maret pada saat puncak pandemik di Korea dan justru angkanya sedang meningkat pada saat itu,” kata Mendagri dalam konferensi pers seusai pertemuan.

Keduanya juga berdiskusi terkait partisipasi masyarakat yang justru meningkat dalam Pemilu di Korea, tentu pelaksanannya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tadi kita banyak dapat masukan tentang bagaimana hasilnya malah sangat menarik karena semenjak tahun 1992 angka partisipasi tertinggi yaitu 96,6 persen. Tahun lalu 58 perse. Jadi tertinggi semenjak tahun 1992, itu menarik sekali dan kemudian berlangsung juga aman tanpa ada ledakan kasus covid,” tutur Mendagri.

Belajar dari pelaksaan pesta demokrasi yang sukses itulah, keduanya banyak berdiskusi bagaimana jalannya Pemilu dan pengamanan, serta protokol kesehatan ketat yang diterapkan pada saat Pemilu. Disamping itu, dukungan publik yang tinggi, juga menjadi salah satu elemen tingginya partisipasi masyarakat dalam Pemilu.

Sementara itu, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-Beom dalam konferensi pers nya mengatakan, Korea Selatan menjadi salah satu negara yang berhasil dalam Pemilu legislatif. Ia pun berharap kesuksesan itu terulang pada pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan digelar di Indonesia pada 9 Desember 2020.

“Pada hari ini saya menyampaikan beberapa poin dari pengalaman kami yang telah sukses menyelenggarakan Pileg pada tanggal 15 April lalu di Korea Selatan, dan Korea Selatan menjadi satu-satunya negara di seluruh dunia yang telah berhasil menyelenggrakan Pemilu nationwide dan tanpa terjadi satu orang pun yang terkonfirmasi Covid-19 selama pileg kemarin, dan Pileg kemarin di laksanakan ditengah pandemi covid-19. “

“Pada hari ini juga saya juga menyampaikan harapan kami agar Pilkada yang akan diselenggarkan di Indonesia tanggal 9 Desember nanti dapat berlangsung secara sukses, aman dan juga dengan partisipasi yang sangat tinggi,” kata Kim Chang-Beom.

Ditegaskannya kembali, kesuksesan tersebut selain ditopang oleh protokol kesehatan yang ketat, juga karena kepercayaan publik lewat partisipasi masyarakat yang tinggi.

“Dan salah satu poin penting dari pembelajaran yang kami dapat peroleh dari Pileg April kemarin di Korea Selatan adalah  kami bisa menyukseskan Pileg kemarin, karena pertama tingginya partisipasi masyarakat sendiri, dan juga semua ikut ambil bagian untuk menjaga keamanan satu sama lain, dan juga bisa melaksanakan hak perpolitik masing-masing karena solidaritas semua orang tentunya termasuk media, social society,” jelasnya.***/non

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *