• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Monday, September 28, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Acara Sahur Kok Bekal Senjata Tajam

Acara Sahur Kok Bekal Senjata Tajam

admin by admin
June 20, 2017
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi senjata tajam

 

APA sebenarnya yang terpikirkan dan direncanakan sejumlah pemuda yang menggelar aksi sahur di jalanan dengan membawa senjata tajam?

Adakah mereka sedang merasa terancam, atau mereka sedang “mengancam” pihak tententu? Pada banyak diri warga awam, tentulah aksi sahur di jalanan, apalagi dengan membawa senjata tajam, tentu bikin ngeri. Bukan ngeri-ngeri sedap, tapi benar-benar bikin ngeri.

Menurut informasi dari polisi, pada Selasa (20/6/2017) dini hari,  Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya telah menyita sedikitnya 30 senjata tajam dari empat kelompok pemuda yang menggelar  kegiatan sahur di jalan-jalan Jakarta.

Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Suntana mengatakan, senjata tajam yang disita tersebut berasal dari  hasil patroli aparat polisi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur pada  Selasa dini hari.

“Karena banyak masih anak-anak juga di antara mereka, besok akan kami libatkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia),” ujar Suntana, dalam pernyataan video yang disiarkan secara langsung Pusat Tata-kelola Lalu-lintas Polda Metro Jaya.

Suntana mengatakan, langkah polisi menyita  senjata tajam itu juga untuk mencegah tawuran antara peserta sahur di jalan. Kasus tawuran antara peserta sahur di jalan pernah terjadi pada 16 Juni lalu. “Saya sudah mengimbau sejak awal, lebih baik gencarkan sahur di masjid, jangan di jalan,” ujarnya.

Tags: brigjen SuntanaPolda Metro Jayasahur di jalansenjata tajam
Previous Post

Maladewa Surga bagi Turis, dan Kegalauan atas Ancaman Radikalisme

Next Post

Alya Senang di Lingkungan Kaka-Teteh Pandeglang

admin

admin

Next Post
Alya Senang di Lingkungan Kaka-Teteh Pandeglang

Alya Senang di Lingkungan Kaka-Teteh Pandeglang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version