Tags : teateralam

Feature

Dari Tradisi Magi sampai Kiamat Hati

Menyongsong ulang tahun ke-47, pada 4 Januari 2019, Teater Alam Yogyakarta melakukan serangkaian kegiatan. Selain mementaskan lakon Montserrat (Emmanuel Robles), di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta 8 Desember lalu, juga menerbitkan buku “Trilogi Teater Alam”. Minggu, 23 Desember kemarin, sebelum launching buku yang sedia dilaksanakan 3 Januari 2019, “Trilogi Teater Alam” dibedah di Amphi Teater, […]Read More

Kabar

Bedah Buku “Trilogi Teater Alam”

Tiga pembicara akan membedah buku “Trilogi Teater Alam”, pada soft launching Minggu, 23 Desember 2018 di Amphi Teater, Taman Budaya Yogyakarta. Satu set buku “thee in one” itu masing-masing berjudul “Azwar AN, Manusia Teater” (Buku 1), “Teater Alam di Panggung Zaman” (Buku 2), dan “Potret Teater Alam, Warna-warni Testimoni” (Buku 3). Buku “Trologi Teater Alam”, […]Read More

Feature

Rindu Lukisan, Rindu Teater Alam

Bilangan 47 tahun adalah sebuah perjalanan panjang yang pantas diapresiasi untuk sebuah grup kesenian khususnya teater. Dalam hajat ulang tahunnya, pentas Montserrat yang digelar Sabtu (8/12/2018) di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta, menjadi obat kangen para seniman teater generasi senior dan rasa penasaran generasi muda. Maka tumpleklah penonton lintas generasi memenuhi gedung pertunjukan. Hingga pertunjukan […]Read More

Feature

Dari Bengkel ke Alam, Terbitlah “Trilogi Teater Alam”

Dalam beberapa hal, Teater Alam adalah bagian tak terpisahkan dari Bengkel Teater. Dalam beberapa hal pula, Teater Alam adalah sebuah penyempurnaan –jika tak mau dibilang koreksi—atas Bengkel Teater. Penerbitan buku “Trilogi Teater Alam”, juga lahir dari usaha menyempurnakan apa yang tidak dilakukan Bengkel Teater. Sebagai kelompok teater paling dihormati di tanah air, Bengkel Teater lupa […]Read More

Feature

Pentas Montserrat Teater Alam, “Asu Tenan”

Sebelum tergelincir pada miss-persepsi, baiknya kita sepakati dulu. Diksi “Asu Tenan” dalam konteks judul di atas adalah sebuah komplimen. Pujian habis-habisan. Orang Yogya acap misuh (memaki) “Asu Tenan” untuk sesuatu yang dianggapnya luar biasa. Setelah lurus, mari kita lihat, betapa pemberitaan media massa Yogyakarta pagi hari ini (9/12) bertabur apresiasi dan puja-puji atas pementasan Montserrat […]Read More

Kabar

Aktor Kawakan Teater Alam Pentaskan “Montserrat”

Nama-nama aktor teater kawakan seperti Meritz Hindra dan Gege Hang Andhika, sudah banyak meninggalkan jejak penampilan di Jakarta. Meritz sempat hijrah dari Yogyakarta dan menangani teater anak-anak Bulungan. Ia langganan manggung di Taman Ismail Marzuki. Gege Hang Andhika, baik semasa bersama Bengkel Teater maupun Teater Alam Yogya, juga langganan manggung di Pasar Seni Ancol dan […]Read More

Feature

Teater Alam dalam Kemasan Trilogi Buku

Mencatatkan sejarah, tidak akan cukup hanya dalam satu kemasan buku. Terlebih, sejarah dari sebuah kelompok teater tertua di Yogyakarta dengan tokoh pendirinya Azwar AN. Karenanya, menyongsong ulang tahun ke-47, 4 Januari 2019, Teater Alam bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta akan membukukan Azwar AN dan Teater Alam dalam format trilogi buku (tiga buku dalam […]Read More

Entertainment

Teater Alam “Nglilir”, Pentaskan “Montserrat”

Lama vakum, tak berarti mati. Itu yang terjadi dengan salah satu kelompok teater tertua di Yogyakarta, Teater Alam, besutan Azwar AN. Sejak berdiri tahun 1972 hingga kini, Teater Alam tetap hidup. Jika ada fase yang lumayan panjang tidak pentas, itu artinya sedang ‘tidur panjang’. Memperingati hari jadinya yang ke-47, pada 4 Januari 2019, Teater Alam […]Read More