• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Dari Bengkel ke Alam, Terbitlah “Trilogi Teater Alam”

Dari Bengkel ke Alam, Terbitlah “Trilogi Teater Alam”

December 10, 2018
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

October 27, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Dari Bengkel ke Alam, Terbitlah “Trilogi Teater Alam”

by admin
December 10, 2018
in Feature
0
Dari Bengkel ke Alam, Terbitlah “Trilogi Teater Alam”
577
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Trilogi Teater Alam: Azwar AN Manusia Teater, Teater Alam di Panggung Zaman, dan Potret Teater Alam, Warna-warni Testimoni. (dok. Teater Alam)

Dalam beberapa hal, Teater Alam adalah bagian tak terpisahkan dari Bengkel Teater. Dalam beberapa hal pula, Teater Alam adalah sebuah penyempurnaan –jika tak mau dibilang koreksi—atas Bengkel Teater. Penerbitan buku “Trilogi Teater Alam”, juga lahir dari usaha menyempurnakan apa yang tidak dilakukan Bengkel Teater.

Sebagai kelompok teater paling dihormati di tanah air, Bengkel Teater lupa membukukan segala aktivitasnya menjadi buku. Buku Bengkel Teater baru terbit Agustus 2014, lima tahun pasca kematian Rendra. Penerbitnya Burung Merak Pers, dengan editor Edi Haryono dan Bela Studio. Bela Studio mengumpulkan 10.000 klipingan berupa guntingan koran, esai-esai yang tercecer, hasil wawancara, dan lain-lain hingga buku ini disusun seperti sebuah almanak.

Isinya menjadi potret media massa merekam langkah Bengkel Teater sampai pada pementasannya yang terakhir. Buku setebal 800 –an halaman ini berisi catatan lengkap dokumentasi media massa soal pementasan-pementasan Bengkel Teater. Buku itu berjudul “Menonton Bengkel Teater Rendra”.

Teater Alam menyempurnakannya dengan menerbitkan buku “Trilogi Teater Alam”. Mengapa trilogi? Jawabnya, mengapa harus menyusahkan pembaca dengan membaca buku yang teramat tebal? Sebab, jika harus disatu-bukukan, maka Trilogi Teater Alam bisa mencapai 900 halaman. Karenanya, buku lantas dibagi menjadi judul.

Buku satu berisi autobiografi Azwar AN serta testimoni sahabat dan orang-orang dekat. Buku kedua “Teater Alam di Panggung Zaman”. Isinya, narasi panjang sejarah teater modern, teater modern di Indonesia, teater modern di Yogyakarta, dan Teater Alam itu sendiri. Buku ketiga “Warna-warni Testimoni”. Isinya celoteh anggota Teater Alam lintas generasi, dalam penuturan aneka gaya. Ada yang “nyablak”, ada yang ja’im, ada yang malu-malu, dan warna-warni testimoni lain yang menggambarkan bagaimana pengalaman masing-masing digembleng di kawah candradimuka Teater Alam.

Tiga-dalam-satu buku itu rencana diluncurkan jelang ulang tahun Teater Alam ke-47, yang jatuh tanggal 4 Januari 2018. “Tanggal persisnya, masih kami koordinasikan dengan Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta, sebagai pendukung penerbitan ini,” ujar Edo Nurcahyo, pimpro proyek penerbitan dan pementasan Teater Alam.

Trilogi Teater Alam dalam kemasan boks, terbitan Teater Alam dan Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (foto: yudiaryani)

Dukungan Jurnalis

Apa yang dilakukan Azwar AN dalam menjaga bendera Teater Alam tetap berkibar di angkasa Yogyakarta, adalah membangun “human relation”. Itu pendapat Oka Kusumayudha, jurnalis senior Yogyakarta, dalam testimoninya dalam buku Trilogi Teater Alam. Salah satunya, membina hubungan baik dengan komunitas jurnalis dan penulis. Di luar keperluan publikasi, Azwar berkawan baik untuk banyak hal. Oka punya pengalaman menarik tentang cerutu yang didapat dari dalam keraton bersama Azwar.

Tak heran, jika banyak jurnalis dan penulis selain Oka, yang akhirnya berkawan baik dengan Azwar. Dalam berbagai sudut pandang, mereka berpartisipasi mengisi bagian dari buku Trilogi Teater Alam. Di antara mereka, ada Ashadi Kartunis, Ashadi Siregar, Bambang JP, Butet Kertarajasa, Daru Mahelsdaswara , Idham Samawi, Indra Tranggono, Kamal Firdaus, Mustofa W. Hasyim, Purwadmadi, Putu Wijaya, Roso Daras, Seno Gumira Ajidarma, Sigit Sugito, Sutomo Parastho, Yudhistira ANM Massardi, dan beberapa nama lain. Mereka adalah para jurnalis dan penulis, yang tak lain adalah saksi mata proses dinamika kebudayaan di Yogyakarta.

Buku ini diharapkan memenuhi harapan banyak pihak. Setidaknya sudah dua-tiga tahun wacana penulisan buku tentang Azwar AN dan Teater Alam mengemuka. “Alhamdulillah, gagasan ini mengerucut pasca halal bihalala Teater Alam Juni 2018. Teater Alam memiliki sejumlah penulis buku, dan merekalah yang kami minta menyusun,” ujar Edo, teaterawan berambut putih gondrong itu, seraya menambahkan, “sebagai kurator dan editor, Roso Daras dan Yudiaryani.”

Roso Daras dan Yudiaryani, kurator dan editor buku Trilogi Teater Alam. (foto: bambang wartoyo)

Penyempurna Bengkel

Mengilas balik ke dua manusia teater: Rendra (alm) dan Azwar AN. Bengkel Teater lahir dari kesepakatan mereka pada tahun 1967. Dengan berbagai versi alasan, Azwar kemudian meninggalkan Bengkel Teater akhir tahun 1971. Tak sampai seminggu kemudian, 4 Januari 1972, Azwar mengerek bendera Teater Alam.

Rendra, dengan eksplosivitas berkesenian, harus menerima risiko “dibungkam” rezim Orde Baru. Rendra membawa Bengkel Teater jalan mbedudu dan tidak peduli jika akhirnya menabrak tembok besar. Tak pelak, untuk sekian lama aktivitas Bengkel Teater yang kemudian diboyong ke Jakarta, lalu ke Depok itu, vakum. Mati suri. Tiada aktivitas berteater lagi.

Azwar menyempurnakannya dengan memainkan naskah-naskah Barart. Ia berkelak-kelok gesit menghindari karang rezim semi-totaliter. Dalam beberapa hal, ia sama sekali tidak keberatan jika naskahnya harus dicabik-cabik aparat kepolisian dan dinas politik (saat itu), agar “aman”, dari kritik kepada penguasa. Beberapa kali Azwar AN mendekam di balik jerajak besi, lebih karena unjuk solidaritas. Seperti saat Rendra digelandang ke tahanan, Azwar yang nota bene tidak dibidik, justru memaksa diri untuk ikut ditahan.

Pendek kalimat, Teater Alam terus pentas, terus melahirkan karya, terus mengembangkan sayap, justru pada saat Bengkel Teater vakum. Panggung Taman Izmail Marzuki (TIM) Jakarta, menjadi ajang langganan pementasan Teater Alam. Juga Pasar Seni, Ancol. Di samping, gedung-gedung kesenian di kotanya sendiri, Yogyakarta. Sesekali, tampil ke luar kota seperti Bandung, Malang, Lampung, sampai ke Malaysia.

Panembahan Reso menandai kebangkitan Bengkel Teater, tahun 1986. Rendra memerankan Panembahan Reso. Adi Kurdi dan sejumlah aktor gaek Bengkel Teater turun gunung. Sayang, repertoar-repertoar Bengkel Teater selanjutnya, tidak berkelanjutan. Sebaliknya, Teater Alam, justru tengah berada pada puncaknya. Tiada tahun berlalu tanpa produksi. Tidak satu, ada kalanya dua, bahkan lebih.

Sedikit-banyak, buku Trilogi Teater Alam menyinggung persinggungan, pertautan, Teater Alam dan Bengkel Teater. Memotret kelindan Rendra dan Azwar. Dus, Trilogi Teater Alam, pada galibnya adalah potret akar teater modern Indonesia. Bukankah sebuah referensi yang sangat penting? (roso daras)

Tags: bengkelteaterjayakartanewsrosodarasteateralamteateralam47tahunyudiaryani
Share231Tweet144
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

October 27, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version