Rahasia di Balik Seks Rutin dengan Pasangan

 Rahasia di Balik Seks Rutin dengan Pasangan

ANDA tentu sudah paham dan menyadari bahwa berhubungan intim dengan orang yang Anda sayangi, dapat memperkuat hubungan Anda bersama pasangan (istri). Tetai, tahukah Anda bahwa seks ternyata memiliki banyak manfaat buat kesehatan? Berikut ini beberapa peningkatan kualitas kesehatan yang diperoleh berkat hubungan intim dengan pasangan, dan mungkin Anda memang tidak menduganya hingga bisa begitu jauh pengaruh hubungan seks.

1. Penyakit Jantung
Penyakit jantung, termasuk penyebab kematian utama di dunia seperti di negara maju sekelas Amerika Serikat, Kanada dan Jepang. Namun, sekalipun Indonesia termasuk dalam jajaran negara berkembang, jantungjuga menjadi ancaman utama kematian. Menurut data yang pernah dirilis Kementrian Kesehatan melalui Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, ada 10 penyakit mematikan di Indonesia, yakni: 1) Cerebrovaskular atau pembuluh darah di otak seperti pada pasien stroke; 2). Penyakit jantung iskemik; 3). Diabetes Melitus dengan komplikasi; 4). Tubercolusis pernapasan; 5). Hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan komplikasi; 6). Penyakit pernapasan khususnya Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK); 7). Penyakit liver atau hati; 8). Akibat kecelakaan lalu lintas; 9). Pneumonia atau radang paru-paru; dan 10). Diare atau gastro-enteritis yang berasal dari infeksi.

Dengan melihat kenyataan bahwa penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi, banyak kalangan profesional berlatih dengan cara apa pun untuk mengurangi risiko tersebut. Nah, jika Anda bertanya mengenai bagaimana mengurangi risiko penyakit jantung, maka hubungan seks yang teratur akan sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung Anda.

Sebuah riset New England Research Institute, yang meneliti selama 16 tahun terhadap pria yang berusia 40-70 tahun, memberi informasi yang menarik. Para periset menemukan, bahwa pria yang melakukan hubungan seks dua kali per sepekan, akan mengurangi risiko penyakit jantung hingga 50 persen.
Mengapa dapat seks menurunkan risikonya penyakit jantung? Pertama, hubungan sek

s menyediakan aktivitas olahraga yang moderat namun hebat, dengan membakar sekitar 70-100 kalori per setengah jam. Anda bisa membandingkannya dengan menaiki tangga atau berjalan kaki, sebuah intensitas yang bisa dilakukan oleh pasien penyakit jantung yang paling stabil sekalipun.

Selain itu, seks juga mengurangi stres, kecemasan, dan frustrasi, bahkan di tengah jadwal stres. Tanpa seks yang teratur, Anda mungkin menjadi lebih mudah tersinggung dan melarikannya dalam lebih banyak pekerjaan, sehingga meningkatkan ketegangan pada tubuh Anda.

2. Kekebalan tubuh
Alasan lain yang bagus untuk menikmati keintiman lebih sering adalah bahwa hal itu benar-benar dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 100 mahasiswa, peneliti mempelajari kebiasaan seksual siswa.

Mereka menemukan bahwa orang-orang yang melakukan hubungan seks 1-2 kali per minggu, benar-benar memiliki peningkatan kadar IgA 30 persen, antibodi penting untuk melindungi dari zat asing luar. Dengan demikian, antibodi meningkat melalui aktivitas seksual. Jika ini Anda lakukan, maka akan benar-benar mendapati diri Anda jarang terkena sakit.

Seks secara reguler juga meningkatkan kekebalan pada wanita, yang menyebabkan peningkatan kesuburan, bahkan jika mereka berhubungan seks di luar penanggalan subur perempuan. Menurut penelitian, imunitas ini diakibatkan oleh peningkatan sel T tipe 1 dan 2 di dalam tubuh. T-sel ini menjaga agar wanita tidak sakit dan mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang embrio yang terbentuk, menjaga agar wanita tetap sehat dan subur.

3. Pereda Rasa Sakit Alami
Anda juga bisa menggunakan seks sebagai sarana pereda rasa sakit alami. University of Munster mengamati 1.000 pasien yang sakit kepala, mereka menyimpulkan, bahwa banyak pasien migrain dapat diatasinya dengan menggunakan seks guna mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Riset itu menemukan, dari sederetan orang-orang yang mengalami serangan migrain saat berhubungan seks, 60 persen me ngaku bahwa hubungan intim yang dilakukan telah menghilangkan sakit kepala mereka.
Migren bukan satu-satunya rasa sakit yang dapat diringankan dengan hubungan seks. Banyak wanita merasa lega, sakit perut yang sering dialami saat menstruasi (kram), hilang saat mereka mengalami orgasme. Selama aktivitas sehari-hari, rahim terasa rileks, dan tidak jarang wanita merasa sakit sekali seperti kram saat datang bulan. Namun, saat orgasme, rahim berkontraksi saat melepaskan endorfin, sehingga memberi kesan dapat menghilangkan rasa nyeri.
Secara keseluruhan, seks memberi orang perasaan euforia, melepaskan endorfin bersamaan dengan dopamin dan hormon lainnya. Hormon kenikmatan, dopamin, mungkin “dengan sengaja” mengalihkan pikiran Anda dari rasa sakit itu. Prinsipnya, dengan berhubungan seks, maka dilepaskanlah endorfin yang kemudian secara alami hal itu dapat menghilangkan rasa sakit.

4. Tidur lebih baik
Anda mungkin memperhatikan, bahwa Anda sering tertidur setelah berhubungan seks. Ada beberapa alasan mengapa fenomena itu terjadi. Peneliti telah mengamati bahwa hormon prolaktin meningkat saat tidur dan menyebabkan kantuk pada hewan. Hormon yang sama juga meningkat saat berhubungan seks.

Para ahli juga menyimpulkan, pelepasan oksitosin mengurangi tingkat stres, dan melatonin yang menyertainya menandakan tubuh selama waktu istirahat.

Secara fisik, aktivitas hubungan seks memang bisa membuat Anda. Ada di antara Anda mungkin akan memacu kecemasan dan stres untuk mendapatkan orgasme. Faktor-faktor inilah yang berkontribusi pada perasaan kantuk, begitu keintiman diakhiri.

5. Kanker
Latihan fisik dan motivasi kekebalan tubuh dapat melindungi seseorang dari kanker. Menurut penelirian, aktivitas seks menurunkan risiko kanker prostat pria. Peneliti dari National Cancer Institute menemukan, pria yang sangat aktif secara seksual mendapatkan keuntungan paling banyak. Para ahli berpendapat, keaktifan pria dalam hubungan sek membantu menjaga agar tetap bergerak di prostat, menghilangkan zat berbahaya yang bisa berubah menjadi kanker di kemudian hari.

Memang untuk wanita, ada beberapa kontroversi mengenai manfaat seks untuk mencegah kanker payudara pada wanita. Namun demikian, keintiman dapat berdampak positif terhadap kesehatan yang dengan itu bisa mencegah dari banyak penyakit, termasuk kanker.

Selain manfaat kesehatan ini, seks bisa memberi Anda tidur yang lebih baik dan membantu Anda menghilangkan stres selama masa stres dalam hidup Anda.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *