Polda Kepri Siap Adakan FGD Democratic Policing

 Polda Kepri Siap Adakan FGD Democratic Policing

POLDA  Kepulauan Riau (Kepri) Kamis (2/11/2017) dijadawalkan menggelar kegiatan  Focus Group Discussion (FGD) yang akan membahas mengenai democratic polising (pemolisian demokratis).

Menurut Direktur Binmas Polda Kepri Kombes Pol Sumirat, kegiatan itu akan dihadiri oleh  unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, pelaku bisnis  dan ormas lintas agama. Menurut Sumirat,  kompleksitas gangguan keamanan saat ini tidak lagi bersifat konvensional. Kini masalah yang harus dihadapi Polri  telah berkembang dalam bentuk-bentuk kejahatan lintas negara (transnational crimes), seperti pembajakan (piracy), kejahatan pencucian uang (money laundering), perdagangan gelap narkotika dan senjata (illicit drugs and arm), perdagangan manusia (trafficking-in persons), penyelundupan barang (smuggling), kejahatan mayantara (cyber crime), illegal logging, illegal mining, illegal fishing hingga berkembangnya jaringan terorisme internasional. .

Dampak dinamika perkembangan lingkungan strategis (lingstra) dewasa ini, beragam pola dan bentuk kejahatan terus mengalami perkembangan yang luar biasa. “Kondisi ini tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya beban tugas dan tanggung jawab Polri sebagai penyelenggara negara di bidang keamanan dalam negeri dan tentu dampaknya juga terhadap Perekonomian di Kepri,” tutur Sumirat.

Untuk kegiatan FGD ini, sekitar 75 peserta akan diundang, membahas berbagai persoalan keamanan perbatasan, perairan dan perekonomian di wilayah kerja Polda Kepri. Pelaksanaannya akan digelar, Kamis (2/11/ 2017) di Hotel Allium, Batam.

Tidak kalah penting dan menariknya bobot FGD tersebut, dibahas tentang Democratic Policing yang akan memberikan nilai tambah wawasan dan profesionalisme bagi aparat keamanan terutama polisi dalam menghadapi tantangan dan hambatan keamanan di masa akan datang yang semakin canggih dan beragam kejahatan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian, MH akan menyampaikan pandangannya di FGD tersebut. Narasumber yang lain Prof (Ris) Dr Hermawan Sulistyo pakar dan ahli bidang keamanan, radikalisme dan terorisme, dipandu moderator Dr Juni Thamrin.

Output dari FGD dengan tema Democratic Policing dan Strategi Pengembangan Kerjasama Keamanan Perbatasan, Perairan dan Penguatan Ekonomi Kepri adalah kebersamaan membangun Kepri, demikian tegas Sumirat.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *