• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Mengejar Mimpi ke Negeri Ginseng: Faisal, PMI yang Kerja di Pabrik Sambil Kuliah Magister

Mengejar Mimpi ke Negeri Ginseng: Faisal, PMI yang Kerja di Pabrik Sambil Kuliah Magister

Redaksi by Redaksi
July 2, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Bagi Ahmad Faisal (33), merantau ke Korea Selatan bukan sekadar mencari nafkah. Pekerja Migran Indonesia  (PMI) asal Serang, Banten ini menjadikan perantauan sebagai jalan untuk menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan diri.

Sejak 2022, Faisal sudah menempuh studi daring di Hankuk University of Foreign Studies. Dua tahun kemudian, ia berangkat ke Negeri Ginseng melalui program Government to Government (G to G) dan bekerja di sektor manufaktur.

“Tujuan saya bukan hanya uang, tapi juga pendidikan dan pengalaman internasional,” ujarnya dalam perbincangan via Zoom bersama Tim Humas KP2MI, baru-baru ini.

Perjalanan Panjang Menuju Negeri Ginseng

Keinginan bekerja di luar negeri sudah tumbuh sejak lama. Faisal menyiapkan diri dengan belajar bahasa Korea, bahkan rela menunggu kontrak kerja selama setahun. “Bahasa menjadi modal utama. Tanpa itu, sulit beradaptasi,” katanya.

Pengamat migrasi tenaga kerja, Dwi Hartono, menilai kisah Faisal mencerminkan tren baru PMI yang tak hanya fokus pada penghasilan. “Ada generasi muda yang melihat migrasi sebagai pintu masuk ke pendidikan dan pengalaman global. Ini positif bagi kualitas SDM Indonesia,” ujarnya.

Faisal harus beradaptasi dengan cuaca ekstrem, dialek lokal, hingga sistem kerja bergilir. “Awal-awal kulit saya iritasi karena dingin. Saya jadi paham kenapa orang Korea sangat peduli skincare,” kenangnya sambil tertawa.

Meski begitu, ia tetap melanjutkan kuliah. Kini ia menempuh magister Cyber dengan fokus Global Korean Studies. Cita-citanya jelas: menjadi pengajar Bahasa Korea di Indonesia.

Dukungan Keluarga dan Sesama PMI

Di tengah kesibukan, keluarga tetap jadi sumber kekuatan. Rindu ia obati lewat panggilan video. “Peran keluarga sangat penting menjaga mental,” ujarnya.

Lingkungan kerja juga mendukung. Perusahaan menyediakan asrama dan fasilitas makan. Bersama belasan PMI lain, Faisal saling menguatkan. “Kami seperti keluarga baru di perantauan,” katanya.

Netizen yang mendengar kisah Faisal banyak memberi komentar positif. “Salut, kerja sambil kuliah itu luar biasa,” tulis seorang pengguna media sosial. Ada pula yang menyebutnya sebagai contoh nyata bahwa disiplin dan tekad bisa membuka jalan.

Kontrak kerjanya berlangsung hingga 2027 dan bisa diperpanjang sampai 2029. Setelah itu, ia berharap pulang untuk mengabdi. “Saya ingin mengajar Bahasa Korea kepada anak-anak muda Indonesia,” ujarnya.

Pesannya untuk generasi muda: jangan takut bermimpi besar, disiplin, dan siapkan diri, terutama bahasa. “Program G to G bukan hanya kesempatan bekerja, tapi juga belajar dan membuka masa depan lebih baik,” pungkasnya.

Kisah Faisal menunjukkan bahwa menjadi pekerja migran bukan hanya soal mencari nafkah, melainkan juga perjuangan mewujudkan mimpi dan masa depan yang lebih cerah. (di/Sumber: KP2MI)

Tags: jayakartanewskisah inspiratifPekerja Migran Indonesia
Previous Post

Operasi Spam Judol Meluas Lintas Platform, Sasar Influencer Daerah

Next Post

Polisi Gagalkan Penyelundupan 41 Kg Ganja ke Bandung, Dua Tersangka Diamankan!

Redaksi

Redaksi

Next Post
Polisi Gagalkan Penyelundupan 41 Kg Ganja ke Bandung, Dua Tersangka Diamankan!

Polisi Gagalkan Penyelundupan 41 Kg Ganja ke Bandung, Dua Tersangka Diamankan!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version