• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Operasi Spam Judol Meluas Lintas Platform, Sasar Influencer Daerah

Operasi Spam Judol Meluas Lintas Platform, Sasar Influencer Daerah

Redaksi by Redaksi
July 2, 2026
in Kabar, TELKO
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) temukan perkembangan baru atas operasi spam judi online. Hasil analisis menunjukkan bahwa operasi tersebut tidak lagi terbatas pada satu platform media sosial, tetapi telah meluas secara bersamaan ke berbagai platform serta mulai menyasar influencer dan kreator konten daerah sebagai target utama penyebaran.

“Kami mendeteksi perluasan operasi spam judi online kini tidak lagi terbatas pada satu platform digital saja. Selain Instagram, aktivitas serupa juga teridentifikasi secara bersamaan di TikTok, Facebook, X dan Youtube,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, Selasa (30/06/2026)

Sebelumnya, Komdigi telah mengidentifikasi pola penyebaran komentar promosi judi online yang memanfaatkan akun-akun tidak autentik dan mesin otomatis (bot) di berbagai platform media sosial. Pola tersebut ditandai dengan komentar berulang yang menggunakan berbagai variasi kata kunci dan tagar untuk menghindari sistem moderasi otomatis platform.

Seiring dengan meluasnya operasi tersebut, sasaran penyebaran juga mengalami pergeseran. Dari yang sebelumnya banyak menyasar akun media sosial pemerintah, kini pelaku juga secara aktif mengincar influencer dan kreator konten daerah dengan jumlah pengikut yang tinggi

“Sekitar 52 persen target spam judi online mengarah pada akun-akun influencer daerah karena audiensnya dinilai memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi, keterlibatan yang kuat dengan kreator, serta moderasi komentar yang relatif lebih rendah. Kondisi ini membuat komentar promosi judi online berpotensi bertahan lebih lama dan menjangkau lebih banyak pengguna” jelas Dirjen Alexander, dikutip dari keteran pers Kemkomdigi.

Instagram dan TikTok menjadi platform dengan volume serangan tertinggi karena tingginya penetrasi kreator konten daerah. Sebaliknya, Threads belum menjadi target utama karena basis penggunanya relatif lebih kecil.

Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku terus menyesuaikan strategi penyebaran dengan mengikuti pola konsumsi media sosial masyarakat.

Alexander Sabar menambahkan, “Seluruh operasi ini diljalankan menggunakan mesin otomatis berbasis bot dari India dan Brazil, dikendalikan oleh jaringan agen WNI yang merupakan bagian dari ekosistem white-label dengan lebih dari 138 agen aktif. Selama Piala Dunia berlangsung hingga 19 Juli 2026, potensi eskalasi masih sangat terbuka.”

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Komdigi terus memperkuat koordinasi dengan penyelenggara platform digital guna mempercepat penanganan akun-akun yang terindikasi menyebarkan promosi judi online.

“Kami mengimbau seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk memperkuat moderasi konten secara proaktif, meningkatkan deteksi terhadap aktivitas akun tidak autentik, serta mempercepat penanganan komentar dan konten yang mengandung unsur promosi judi online,”tegas Dirjen Alexander.

Komdigi juga mengajak masyarakat untuk tidak mengakses, membagikan, maupun berinteraksi dengan konten promosi judi online.
Upaya pemberantasan judi online membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyelenggara platform digital, hingga masyarakat.

“Partisipasi aktif masyarakat melaporkan akun atau konten yang terindikasi melanggar menjadi langkah penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan sehat”, tutup Alexander. (*/di)

Tags: Alexander SabarjayakartanewsJudi OnlineKemkomdigi
Previous Post

Pertahanan Indonesia Abad ke-21

Next Post

Mengejar Mimpi ke Negeri Ginseng: Faisal, PMI yang Kerja di Pabrik Sambil Kuliah Magister

Redaksi

Redaksi

Next Post
Mengejar Mimpi ke Negeri Ginseng: Faisal, PMI yang Kerja di Pabrik Sambil Kuliah Magister

Mengejar Mimpi ke Negeri Ginseng: Faisal, PMI yang Kerja di Pabrik Sambil Kuliah Magister

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version