Pastor Benyamin Magai: Orang Papua harus ikut Memelihara Perdamaian

 Pastor Benyamin Magai: Orang Papua harus ikut Memelihara Perdamaian

umat Katolik yang sedang mengikuti Misa Perayaan Ekaristi Kudus di Gereja Santo Michael di Sugapa Intan Jaya, Papua (10/10/2021)–foto humas

JAYAKARTA NEWS— Ada suasana berbeda di Sugapa, Intan Jaya, Minggu pagi. Ribuan masyarakat Papua dan pendatang duduk berbaur dengan khidmat di dalam satu ruang besar dan megah. Mereka adalah umat Katolik yang sedang mengikuti Misa Perayaan Ekaristi Kudus di Gereja Santo Michael.

“Misa hari Minggu biasa ke XXVIII hari ini melibatkan empat paroki, yaitu Paroki Bilogai, Paroki Bilai, Paraoki Titigi dan Paroki Bumbulo, yang tergabung dalam Dekenat Moni Puncak Jaya, Keuskupan Timika” kata Alpius Nambagani, Ketua Panitia Pentahbisan Imamat, Minggu (10/11).

Ditambahkannya, umat yang hadir dalam Ekaristi Kudus ini sekitar 2.000 orang. Misa terasa istimewa karena dipimpin Pastor Benyamin Magai dari Paroki Nabire didampingi tiga orang Diakon yang akan ditahbiskan sebagai imam pada hari Selasa, 12 Oktober mendatang.

Misa Perayaan Ekaristi Kudus di Gereja Santo Michael, Intan Jaya, Papua–foto humas

Di dalam kotbahnya, Pastor Benyamin Magai berkata, “Mengapa kau katakan aku baik? Tak seorangpun baik selain Allah! Engkau tentu mengetahui perintah-perintah-Nya ini: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, dan jangan memberi kesaksian palsu, serta tidak boleh menipu orang, dan hormatilah Ibu Bapakmu!”

Makanya, tegas Pastor Benyamin, sebagai orang Papua, khususnya di Kabupaten Intan Jaya harus saling menghormati antara umat manusia. Ikut memelihara perdamaian di Papua yang sudah tercipta dengan baik, terutama pada saat pentahbisan nanti.

“Saat ini adalah masa tenang sehingga tidak boleh melakukan kegiatan yang melanggar perintah Tuhan,” seru Pastor Benyamin Magai.

Misa hari minggu biasa ke XXVIII ini diisi paduan suara dari Satgas Brimob NTT dan paduan suara gabungan dari masyarakat Intan Jaya, dengan mengambil bacaan pertama dari Kitab Kebijaksanaan 7:7-11 dan bacaan kedua diambil dari  Kitab Ibrani 4:12-13. Sedangkan bacaan ijil diambil dari Injil Markus 10:17-30. (ketty)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *