• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Melepas JK untuk yang Kedua

Melepas JK untuk yang Kedua

October 12, 2019
Conggo Meliala Dipilih Kembali Jadi Ketua Umum EMAKA BAN 2026-2031

Conggo Meliala Dipilih Kembali Jadi Ketua Umum EMAKA BAN 2026-2031

October 30, 2026
Conggo Meliala: Alumni Karo Bandung EMAKA BAN Siap Berkolaborasi Demi Kemajuan Karo

Conggo Meliala: Alumni Karo Bandung EMAKA BAN Siap Berkolaborasi Demi Kemajuan Karo

October 30, 2026
Kasus Penyalahgunaan Beras SPHP: BULOG Nonaktifkan 6 Karyawannya dan Bentuk Satgas Khusus

Kasus Penyalahgunaan Beras SPHP: BULOG Nonaktifkan 6 Karyawannya dan Bentuk Satgas Khusus

October 30, 2026
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

Kiki Syahnakri Urai Sejarah PPAD, Organisasi Purnawirawan TNI AD yang Lahir Pascareformasi 1998

October 29, 2026
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

October 29, 2026
Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

October 28, 2026
Dirut BULOG: Pengadaan Setara Beras Hasil Panen Dalam Negeri Capai 87 Persen dari Target 4 Juta Ton

Dirut Ahmad Rizal Ramdhani: BULOG Siap Jadi Penyangga Jagung Nasional

October 28, 2026
Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

October 28, 2026
Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

October 28, 2026
Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

October 28, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 30, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Melepas JK untuk yang Kedua

by admin
October 12, 2019
in Feature
0
Melepas JK untuk yang Kedua
515
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (ist)

Jayakarta News – Hari-hari ini, adalah hari-hari menghitung hari bagi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakhiri jabatannya sebagai Wakil Presiden. Mendadak teringat memoar mendiang Wapres Sudharmono. Dalam bukunya, Sudharmono melukiskan cerita yang begitu “senyap”.

Pagi hari 11 Maret 1993, Sudharmono berangkat ke gedung DPR-MPR RI menghadiri upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Presidennya tetap Soeharto, wakilnya yang berganti, dari Sudharmono kepada Try Soetrisno. Sudharmono berangkat dengan pasukan pengawal Paspampres, dan menaiki kendaraan berplat nomor RI-2.

Selesai prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden, Sudharmono berganti mobil. Sementara mobil RI-2 dinaiki Try Soetrisno. Ia pun pulang tanpa pengawalan Paspampres. Paspampres beralih mengawal Try Soetrisno. Maka, lengkaplah kesenyapan dalam hatinya. Perjalanan pulang dari gedung DPR-MPR ke kediaman, terasa begitu lama dan melelahkan (hati).

Nah, hari Minggu 20 Oktober 2019, kejadian serupa akan dialami Jusuf Kalla. Ia akan datang ke acara pelantikan dengan mobil RI-2, dengan pengawalan Paspampres. Seusai acara, ia akan pulang dengan kendaraan pribadi, dan tanpa pengawalan Paspampres. Sebab, RI-2 dan Paspampres langsung melekat pada Wapres Ma’ruf Amin.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin. (ist)

Anda layak bertanya, apakah JK akan mengalami “senyap hati” seperti yang dialami Sudharmono? Untuk yang satu ini, berlaku pepatah “dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu”.

Satu hal yang pasti, ini bukan pengalaman pertama bagi JK. Ingat, JK sudah pernah mengalami peristiwa serupa, saat ia digantikan Boediono pada periode kedua kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Oktober 2009. Saat itu pun, ia berangkat ke gedung DPR-MPR RI dengan mobil dinas RI-2 dikawal Paspampres, dan pulang dengan mobil pribadi tanpa kawalan sebagai layaknya Wapres.

Nah, kejadian itu pula yang akan ia alami kembali 20 Oktober 2019 mendatang. Itu artinya, pengulangan kejadian 10 tahun lalu.

Tp tidak seperti Wapres-Wapres sebelumnya. Jusuf Kalla, oleh rakyat Indonesia dikenang sebagai Wakil Presiden “asli”, bukan “ban serep” atau “cadangan”.  Gaya kepemimpinan yang ditunjang karakter Sulawesi Selatan, jam terbang di dunia politik dan bisnis, banyak makan asam-garamnya konflik, menjadikan JK sosok yang dijuluki, “JK datang, semua masalah jadi terang-benderang”.

Usia boleh kepala tujuh, tetapi vitalitasnya prima. Masih lekat dalam ingatan, dua minggu berada di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB, setiap hari ia berangkat-pulang dari hotel ke Markas PBB dengan berjalan kaki.

JK memimpin delegasi Indonesia menghadiri Sidang Umum PBB berjalan kaki dari hotel ke markas PBB di New York. (ist)

Sigap dan tanggap. Orang suka menyebut istilah “sat-set-sat-set”. Kata-kata tak berbentuk, tapi sarat makna: Cekatan, cepat-selamat, efektif, efisien dan semua idiom positif terkait kemampuannya mengatasi persoalan.

Apa pun persoalannya, mulai dari soal-soal di lingkungan kecil, persoalan daerah, persoalan bangsa, sampai ke persoalan dunia.

Tak heran, begitu banyak orang merasa “utang terima kasih” kepada JK. Sekalipun, Wapres asal Bone Sulawesi Selatan itu bukan tipikal manusia yang “menuntut terima kasih” dari siapa pun yang pernah merasakan kehadiran dan kemanfaatannya.

Ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Jusuf Kalla disampaikan dari salah seorang penerbang tempur yang mengawal pesawat “Indonesia-2” sepulang dari kunjungan kerja ke Yogyakarta. Dari kokpit pesawat tempur, penerbang melakukan dialog angkasa dengan Wapres melalui komunikasi udara yang disebut external communication.

Dialog dilakukan dengan sistem Ultra High Frequency. Sekadar diketahui, sistem komunikasi Very High Frequency (VHF)  maupun Ultra High Frequeny merupakan static frequency dan digunakan untuk jarak dekat (batas horizon/line of sight). Jarak jangkauannya tidak lebih dari 1,2 kali akar ketinggian pesawat. Sinyal VHF memancar lurus menembus lapisan ionosphere atau dalam kata lain tidak dipantulkan.

Begini kurang lebih percakapan antara Letkol Penerbang Agus “Wolverine” Dwi, Alumni Akabri Udara 2002 dengan dengan Wapres Jusuf Kalla. Agus “Wolverine” menyapa dan berbicara dari ruang kokpit, “Assamaulaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan. Kami dari Unit Flight 3 F-16 Fighting Falcon dengan bangga mengawal penerbangan “Indonesia-2”. Atas nama keluarga besar Lanud Iswahyudi kami menghaturkan ucapan terima kasih atas kepemimpinan bapak selama menjadi Wapres RI. Semoga senantiasa dikaruniai kesehatan dan keselamatan. Amin.”

Tak lama kemudian, Wakil Presiden Jusuf Kalla pun menjawab komunikasi udara itu dari dalam pesawat kepresidenan sambil berdiri di belakang antara pilot dan co-pilot pesawat kepresidenan. Dalam nada dan aura kebapakan, JK berkata, “Ya, saya Jusuf Kalla di sini, Wakil Presiden. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan juga tentu pengabdian anda. Dan hari ini saya berbangga dikawal oleh anda semua, dan saya yakin kekuatan negara kita terjaga dengan baik oleh anda semua. Terima kasih atas pengawalannya.”

Video pengawalan JK dengan pesawat tempur itu kemudian viral di sosial media. Sejumlah netizan berkomentar dan merasa terharu sekaligus bangga seusai menyimak video tersebut.

Letkol Penerbang Agus “Wolverine” Dwi sedang melakukan external communication dengan pesawat kepresidenan RI-2 yang tampak di kejauhan sana. (ist)
Wapres Jusuf Kalla di ruang kokpit pesawat kepresidenen RI-2 menjawab external communicaton dari para penerbang pesawat tempur F-16 yang mengawalnya. (ist)

Sicincin – Malalak

Lain lagi dengan kenangan Dody Ruswandi kepada Wapres JK. Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Sumatera Barat yang memungkasi karier ASN sebagai Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu, adalah salah satunya.

Dody tak pernah melupakan peristiwa pembangunan jalan ruas Sicincin – Malalak di Sumatera Barat tahun 2006. Saat peristiwa itu terjadi, Jusuf Kalla adalah Wapres mendampingi Presiden SBY. Sedangkan, Dody Ruswandi menjabat Kepala Dinas PU Provinsi Sumbar.

Sebagai Kepala PU dan atas kebutuhan masyarakat yang mendesak, ia berkeinginan membangun jalan Sicincin (Padang Pariaman) – Malalak (Agam), sepanjang sekitar 25 kilometer.

Dody pun mencari akal, hingga akhirnya bertemu dengan Syahrul Ujud, yang saat itu menjabat Staf Khusus Wapres RI. Ide menyembul dari benak Syahrul untuk mendatangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat launching pembangunan jalan Sicincin – Malalak.

Jadwal pun diatur sedemikian rupa, sehingga Wapres mengagendakan kunjungan ke acara launching pembangunan jalan itu.

Sesaat sebelum seremoni dimulai, Wapres sempat bertanya kepada Gubernur Sumatera Barat –ketika itu– Gamawan Fauzi, “Dari mana anggaran pembangunan jalan ini?” Gubernur menoleh kepada Dody, demikian pula Dody pun menoleh ke arah gubernur. Lalu serentak mereka mengatakan, “Justru dananya belum ada, Pak Wapres…..”

Wapres JK tak bisa menyembunyikan ekspresi kaget, demi mendengar jawaban itu. Belum habis rasa kagetnya, Syahrul Ujud, mantan jaksa yang juga mantan walikota Padang (1983 – 1993) itu mendekat ke arah JK dan berbisik. Apa yang ia bisikan? “Mohon ketika Bapak Wapres berpidato nanti, perintahkan Dirjen Bina Marga untuk mencarikan dananya,” begitu bisikan Syahrul ke telinga JK.

Dari Ki ke Ka: Letjen Doni Monardo, Syahrul Ujud, Oemar Seswapres dan Dody Ruswandi (mantan sestama BNPB). (ist)

Benar. Setelah uluk salam, membacakan teks formal pidato, sampailah pada momentum yang ia rasa pas untuk dijadikan jeda. Dan jeda di antara pidato itulah yang dimanfaatkan untuk melaksanakan bisikan Syahrul. JK pun mengarahkan pandangan ke tempat Dirjen Bina Marga duduk. Setelah itu, ia perintahkan Dirjen Bina Marga Hendrianto Notosoegondo untuk mencarikan dana pembangunan ruas jalan Sicincin – Malalak sebesar Rp 350 miliar.

Dengan gayanya yang khas, JK berbicara terus-terang, dengan tanpa menghilangkan sense of humor. Maka, sambil bercanda, JK pun mengancam akan mengganti Dirjen Bina Marga kalau tidak bisa mencarikan dana bagi pembangunan jalan Sicincin – Malalak. Dari tempat duduknya, sambil tertawa, Dirjen Hendrianto Notosoegondo mengucap, “Siap, pak!”

Sepulang dari Jakarta, Dirjen Hendrianto pontang-panting mencarikan dan mengalokasikan dana pembangunan jalan Sicincin – Malalak sebesar Rp 350 miliar. Tahun 2011 Jalan Sicincin-Malalak sudah selesai, mulus, dan sudah dipakai masyarakat sampai sekarang. Perjalanan masyarakat dari Padang ke Bukittinggi atau sebaliknya, menjadi lebih lancar. Jika dulu harus ditempuh memutar, kini cukup dengan 30 menit saja.

“Jalan Sicincin – Malalak tidak akan terwujud tanpa bantuan Bapak Jusuf Kalla. Sungguh, sudah begitu banyak yang Pak JK perbuat untuk negeri ini. Semoga beliau tetap sehat dan berbahagia bersama istri, anak, menantu, cucu. Saya senantiasaa berdoa, beliau dalam lindungan Allah SWT. Tak lupa, terima kasih juga kepada abang Syahrul Ujud,” ujar Dody Ruswandi yang sampai kini tetap mengabdikan dirinya sebagai Widyaswara di BNPB dibawah komando Letjen Doni Monardo.

Jusuf Kalla dan Egy Massadiah. (ist)

Bersahaja

Lain lagi cerita Egy Massadiah. Wartawan senior dan penulis ini sudah  lima kali mendampingi JK saat memimpin delegasi Indonesia mengikuti Sidang Umum PBB (2015-2019). Egy sangat terkesan dengan kebersahajaan JK. Selama dua minggu di New York, markas PBB, Jusuf Kalla sangat santai bahkan banyak menanggalkan tata protokoler.

Misalnya, untuk menuju markas PBB, JK mengajak seluruh anggota delegasi untuk berjalan kaki dari hotel tempat menginap. Kebetulan, jaraknya pun tidak terlalu jauh. Lebih praktis, hemat waktu, dan menyehatkan dengan berjalan kaki.

Bukan hanya itu. JK juga sangat perhatian. Ia selalu mengabsen rombongan ketika jam makan tiba. Baik saat makan bersama di kantin PBB maupun saat makan di kafe atau restoran dekat hotel tempat menginap. “Istilahnya Pak JK itu tak pernah bertanya apakah kamu sudah makan, tapi langsung dengan kalimat ajakan MARI KITA MAKAN,” ungkap Egy yang juga wartawan senior.

“Banyak sekali kesan saya dengan Pak JK, beliau itu original, spontan dan tak berpura pura,” tambah Egy Massadiah yang kini menjabat Tenaga Ahli Kepala BNPB. (*/rr)

Tags: dody ruswandiegy massadiahjayakartanewsjusuf kalla
Share206Tweet129
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Conggo Meliala Dipilih Kembali Jadi Ketua Umum EMAKA BAN 2026-2031

Conggo Meliala Dipilih Kembali Jadi Ketua Umum EMAKA BAN 2026-2031

October 30, 2026
Conggo Meliala: Alumni Karo Bandung EMAKA BAN Siap Berkolaborasi Demi Kemajuan Karo

Conggo Meliala: Alumni Karo Bandung EMAKA BAN Siap Berkolaborasi Demi Kemajuan Karo

October 30, 2026
Kasus Penyalahgunaan Beras SPHP: BULOG Nonaktifkan 6 Karyawannya dan Bentuk Satgas Khusus

Kasus Penyalahgunaan Beras SPHP: BULOG Nonaktifkan 6 Karyawannya dan Bentuk Satgas Khusus

October 30, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version