Masyarakat Suka Cita Dapat Sembako di HUT Prov Jatim

 Masyarakat Suka Cita Dapat Sembako di HUT Prov Jatim

Suasana saat masyarakat menerima sembako dari Gubernur Jatim (foto:poedji)

JAYAKARTA NEWS – Situasi di sekitaran Gedung Negara Grahadi Jumat(15/10) terlihat semarak. Masyarakat berada di sana untuk mendapatkan bantuan sembako dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Mereka datang karena undangan panitia HUT Provinsi Jatim yang ke-76. Kebanyakan memang dari masyarakat bawah dan dari raut mukanya terlihat rasa senang.

Salah satu anak kecil yang menjadi pedagang, bernama Rangga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas perhatian kepada dirinya dan warga lainnya.

“Senang sekali bisa ketemu Ibu Gubernur lagi, sekarang ini Alhamdulillah mendapatkan berkat sembako dari Ibu Gubernur. Semoga Ibu selalu dalam keadaan sehat wal alfiat,” ujar Rangga.

Penerima bantuan lainnya, Astuti mengaku merasa senang dan bersyukur atas bantuan paket sembako  yang diberikan. Menurutnya, hal tersebut sangat membantu keluarga dan rekan-rekannya di tengah masa pandemi ini.

“Saya ini kan janda yang punya 2 anak. Saya punya warung sebelah Taman Prestasi, tapi ya karena pandemi ini hidup jadi susah. Makanya saya berterima kasih sekali untuk Bu Khofifah yang sudah mau membantu. Senang sekali rasanya. Mudah-mudahan Bu Khofifah selalu sehat dan bisa terus jadi Gubernur.

Untuk Jawa Timur, saya berdoa semoga semakin maju dan cepat lepas dari pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Gubernur Khofifah  membagikan ratusan paket sembako dan santunan kepada warga sekitar Gedung Negara Grahadi dan Kantor Gubernur.

Aksi bagi-bagi sembako tersebut dilakukan sebagai bentuk syukur atas 76 tahun Pemprov Jatim dan  terhadap situasi pandemi Covid-19 di Jatim yang semakin melandai.

“Pembagian sembako kali ini dilakukan untuk memperingati Hari Jadi Ke-76 Provinsi Jawa Timur, sekaligus mensyukuri kondisi penanganan Covid-19 di Jatim. Pasalnya, ada sebanyak 34 kabupaten/kota masuk dalam assessment situasi Covid-19 Kemenkes RI per 13 Oktober 2021 yang dirilis 14 Oktober 2021,” kata Khofifah.

Sebagai informasi, Berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes per 13 Oktober 2021, ada 34 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masuk pada Level 1. Sementara itu, situasi Covid-19 di empat daerah lainnya masih berada pada Level 2. Empat daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, dan Kota Malang.

Paket sembako berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 2 kaleng sarden, 1 kotak teh celup, dan 10 buah mie instan tersebut dibagikan kepada tukang becak, loper koran, pemulung, pedagang kecil serta pedagang asongan.

“Pripun bapak ibu kabar panjenengan? Mugi-mugi sehat sedanten nggih. Semoga bermanfaat nggih untuk semuanya, matur nuwun sanget,” sapa Khofifah kepada para penerima sembako. (poedji)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *