Konser Nasyid dan Sholawat untuk Kerukunan Bangsa dan Gempa Sulteng

 Konser Nasyid dan Sholawat untuk Kerukunan Bangsa dan Gempa Sulteng

Beragam cara dilakukan demi meringankan beban terhadap sesama saudara tanah air ini. Begitupun dengan sekelompok masyarakat yang tergabung dalam sebuah gerakan kepedulian terhadap apa yang terjadi dengan bangsa ini. Lewat ide dan keinginan untuk menebarkan sebuah kebaikan, berbagai kalangan lintas generasi, agama, musik sampai politik  akan menggelar  “Konser Nasyid & Sholawat Untuk Kerukunan Bangsa, Peduli Palu, Sigi, Donggala, NTB” pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 di Istora Senayan, Jakarta.

Dalam sajiannya Konser Nasyid dan Sholawat ini selain sebagai wadah kreasi bentuk seni musik islami, juga sebuah bentuk komunikasi massa yang cukup ampuh untuk menebar kebaikan. Acara tersebut nantinya akan menampilkan para juara di festival Nasyid 2018. Tak hanya itu, konser ini juga akan menghadirkan musisi-musisi lintas genre, agama dan generasi dari kalangan indie sampai major, serta juga artis dan tokoh-tokoh nasional. Acara yang dimulai pukul 9 pagi ini diantaranya diisi oleh musisi seperti Snada, Element, Ustadz Jamming, Halus Lembut, D’Friends, G-Pro sampai Payung Teduh yang akan memeriahkan acara tersebut sampai pukul 9 malam.

“Konsepnya semua akan kami undang, baik masyarakat baik remaja maupun semua kalangan sampai selebritis Ibu Kota. Pokoknya bertabur bintang!,” kata Harry “Koko” Santoso Pemerhati Musik Indonesia yang hadis di acara preskon di Grand Kemang, Jakarta, baru baru ini.

Kegiatan yang sudah dirancang jauh hari ini rencananya akan diselenggarakan pada bulan Mei lalu. Namun menurut Faris, Ketua Penyelenggara ada beberapa hambatan yang akhirnya tertunda, hingga munculnya Asian Games 2018 lalu.

“Dalam perjalanannya acara ini akhirnya terselenggara untuk mengumpulkan donasi untuk korban bencana alam,” ucap Faris.

“Kenapa menampilkan Nasyid? Nasyid itu sendiri memiliki arti senandung kebaikan. Musik yang menyampaikan kebaikan, dan dimaksudkan untuk kerukunan bangsa. Untuk peduli kepada yang tertimpa musibah bencana alam. Konser pada 20 Oktober nanti free entry. Hanya tolong  siapkan donasi dalam jumlah uang berapapun”, tambahnya lagi. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *