• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Negara dalam Ujian Zaman Indonesia

Negara dalam Ujian Zaman Indonesia

December 17, 2025
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

October 23, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

October 22, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 25, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Negara dalam Ujian Zaman Indonesia

by admin
December 17, 2025
in Kolom
0
Negara dalam Ujian Zaman Indonesia
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Bencana Alam, Tata Kelola, dan Nasib Rakyat Bertemu

Oleh Brigjen Purn. MJP Hutagaol


Indonesia sedang berada dalam ujian zaman yang sesungguhnya. Ujian ini bukan datang tiba-tiba, bukan pula berdiri sendiri. Ia merupakan akumulasi panjang dari cara kita mengelola negara, kekuasaan, sumber daya alam, serta hubungan antara penguasa dan rakyat. Rangkaian bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hanyalah puncak yang terlihat dari gunung es persoalan kebangsaan yang lebih dalam.

Penderitaan rakyat akibat banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem telah berlangsung berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Rumah hilang, lahan rusak, mata pencaharian terputus, anak-anak terhenti sekolah, dan warga hidup dalam ketidakpastian. Dalam situasi seperti ini, rakyat tidak sedang menuntut kemewahan. Mereka hanya bertanya dengan jujur: seberapa jauh negara benar-benar hadir?

Namun ujian bangsa ini tidak berhenti pada bencana alam. Bersamaan dengan longsornya tanah, kita juga menyaksikan erosi nalar bernegara dan rasa kebangsaan. Persilangan kepentingan politik, bisnis, dan birokrasi kian terasa dalam berbagai kebijakan pembangunan. Mahalnya biaya politik telah melahirkan praktik transaksional, memperkuat dominasi modal, dan menempatkan kepentingan rakyat sering kali di urutan belakang. Dalam situasi ini, kekuatan kapital bekerja layaknya shadow state—tak terlihat, namun sangat menentukan arah kebijakan.

Akibatnya, pembangunan nasional masih didominasi pendekatan resource-based economy yang ekstraktif. Sumber daya alam diperas untuk mengejar pertumbuhan jangka pendek, sementara dimensi pengetahuan, riset, dan keberlanjutan terpinggirkan. Kerusakan lingkungan menjadi harga yang harus dibayar. Ketika hutan gundul, tata ruang diabaikan, dan alam kehilangan daya dukungnya, maka banjir dan longsor bukan lagi kejutan, melainkan konsekuensi.

Di saat yang sama, bangsa ini mengalami kelangkaan sosok negarawan. Politik lebih sering diwarnai oleh perhitungan elektoral jangka pendek dibanding visi kebangsaan. Penegakan hukum masih dirasakan timpang: tegas ke bawah, lentur ke atas. Pendidikan pun mengalami pergeseran orientasi—angka dan skor lebih dipuja daripada nilai, budi pekerti, sejarah, dan Pancasila. Kita mencetak manusia terampil, tetapi sering kali rapuh dalam empati dan tanggung jawab sosial.

Di tengah situasi yang tidak ringan ini, perlu dicatat secara jujur bahwa negara tidak diam. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan langsung kepada jajaran menteri, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Staf Angkatan Darat untuk mempercepat penanganan bencana. Air bersih, logistik, layanan kesehatan, pembukaan akses jalan, pemulihan listrik, serta pengerahan kekuatan TNI–Polri dilakukan untuk membantu rakyat terdampak. Arahan juga disertai teguran agar pejabat tidak menjadikan bencana sebagai ajang pencitraan atau “wisata bencana”.

Kerja pemerintah ini patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab negara. Namun dalam ujian zaman, apresiasi tidak boleh meniadakan evaluasi. Masih terdapat keluhan tentang lambannya distribusi bantuan di daerah terpencil, lemahnya koordinasi pusat–daerah, serta kebingungan prosedural di lapangan. Di sinilah muncul pertanyaan publik mengapa bencana berskala luas tersebut belum ditetapkan sebagai Bencana Nasional, agar penanganan bisa lebih terpusat, cepat, dan menyeluruh.

Ujian nalar bernegara juga tercermin dalam perdebatan kebijakan di luar isu bencana. Keputusan Kapolri yang membuka ruang penempatan anggota Polri aktif di sejumlah lembaga sipil memunculkan diskursus serius, terutama karena hadir setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi yang memberikan batasan tegas. Isu ini tidak boleh dibaca secara emosional, tetapi sebagai alarm penting tentang konsistensi negara dalam menegakkan konstitusi dan menjaga prinsip profesionalisme aparatur.

Bagi rakyat kecil yang sedang kesusahan, perdebatan elite sering terasa jauh. Yang mereka rasakan adalah mahalnya biaya hidup, terbatasnya lapangan kerja, dan ketidakpastian masa depan. Ketika bencana datang, tekanan itu berlipat ganda. Jika situasi ini berlarut, maka yang terancam bukan hanya stabilitas sosial, tetapi juga kepercayaan publik terhadap negara.

Karena itu, ujian zaman ini menuntut lebih dari sekadar kebijakan rutin. Ia menuntut banting stir peradaban: pergeseran dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi berbasis pengetahuan; penegakan hukum yang konsisten dan adil; pembenahan sistem politik agar kembali pada kedaulatan rakyat sebagaimana amanat sila keempat Pancasila; serta penguatan pendidikan karakter dan budi pekerti.

Ketika alam mulai berbicara melalui bencana, sejatinya ia sedang mengajak bangsa ini untuk bercermin lebih jujur dan lebih dalam. Evaluasi bukanlah bentuk perlawanan terhadap negara, melainkan wujud kecintaan kepada republik ini. Negara yang kuat bukan negara yang menutup kritik, melainkan negara yang mampu mendengar, memperbaiki diri, dan bertindak konsisten.

Indonesia tidak kekurangan sumber daya alam, tidak pula kekurangan manusia cerdas. Yang terus diuji oleh zaman adalah keberanian moral, ketegasan pembenahan internal, dan kelahiran kembali sikap kenegarawanan—agar nalar bernegara dan rasa kebangsaan tidak semakin tergerus, dan kepercayaan rakyat kepada negara tetap terjaga di tengah badai zaman.


Ancaman Internal: Fakta “Musuh dalam Selimut” dalam Tata Kelola Negara

Selain ujian alam dan penderitaan rakyat akibat bencana, negara juga menghadapi ancaman serius yang bersifat internal dan tidak selalu tampak di permukaan. Ancaman ini bukan asumsi atau opini, melainkan disampaikan secara terbuka oleh pejabat negara.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, dalam berbagai forum resmi dan kuliah umum, mengingatkan bahwa Indonesia menghadapi apa yang ia sebut sebagai “musuh dalam selimut”. Yang dimaksud bukan kekuatan asing bersenjata, melainkan praktik-praktik internal yang melemahkan negara dari dalam: korupsi, manipulasi kebijakan, kebocoran kekayaan negara, serta pengelolaan sumber daya alam yang menyimpang dari kepentingan rakyat.

Peringatan Menteri Pertahanan tersebut sejalan dengan sikap Presiden Republik Indonesia yang berulang kali menegaskan bahwa tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan dan tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum ketika merampok kekayaan negara. Penertiban tambang ilegal, pembongkaran perkebunan sawit tanpa izin, serta penegasan bahwa kebocoran sumber daya alam adalah ancaman terhadap kedaulatan nasional menunjukkan bahwa negara menyadari keberadaan ancaman internal tersebut.

Dalam konteks inilah istilah musuh dalam selimut harus dipahami sebagai peringatan struktural: ketika kepentingan politik, birokrasi, dan bisnis menyatu secara tidak sehat, negara berisiko dikendalikan oleh aktor-aktor yang bekerja di balik sistem resmi. Ancaman ini jauh lebih berbahaya dibanding musuh eksternal, karena bekerja dari dalam, memanfaatkan celah hukum, dan sering berlindung di balik kewenangan formal.

Masuknya fakta ini memperkuat tesis bahwa krisis kebangsaan yang sedang berlangsung bukan semata akibat bencana alam atau lemahnya koordinasi teknis, tetapi juga akibat persoalan tata kelola, integritas, dan keberanian negara membersihkan dirinya sendiri. Tanpa pembenahan internal yang tegas dan konsisten, upaya negara menghadapi bencana, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memulihkan kepercayaan publik akan selalu berjalan tertatih. (*)

Tags: bencana alambencana sumateratata kelola bencana alam
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version