Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Inilah Dosa-dosa PP Inkai - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Inilah Dosa-dosa PP Inkai

Published

on

JAYAKARTA NEWS – Jika ingkar janji adalah dosa, maka inilah deretan dosa PP Inkai 2018 – 2022 yang dibongkar oleh Prof Hermawan Sulistyo, tokoh karate nasional yang juga mantan Sekjen PP Inkai era kepemimpinan Ryamizard Ryacudu (2014 – 2018).

Ingkar pertama, soal pemberian cincin emas kepada Dewan Guru (DG) dan Majelis Sabuk Hitam (MSH) PP Inkai. Padahal, jari manis semua personel DG dan MSH sudah diukur, tapi hingga masa kepengurusan selesai, cincin tak kunjung disematkan. “Mungkin masih menunggu kiriman emas dari Freeport,” sindir Prof Hermawan Sulistyo.

Ingkar kedua, Dewan Guru dan Majelis Sabuk Hitam akan diberangkatkan ke Jepang. Semua anggota DG dan MSH pun diminta membuat paspor. Karena terpikat janji, mereka pun ramai-ramai mengurus paspor.

“Sampai masa kepengurusan berakhir, janji memberangkatkan DG dan MSH ke Jepang ternyata janji palsu. Mungkin rakit yang mau mengangkut ke Jepang nyangkut di Madura,” kata Kikiek sambil senyum getir. (rr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement