Cara Jitu Menarik Investor ke Jawa Timur

 Cara Jitu Menarik Investor ke Jawa Timur
Wagub Jatim Emil Dardak sedang berdialog dengan salah satu pelaku usaha. (foto: istimewa)

Jayakarta News – Melalui salah satu cara yakni dengan membuat pameran yang melibatkan beberapa unsur, Pemprov Jatim melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), berusaha menggairahkan dunia perekonomian yang diantaranya berharap bisa menarik para investor ke provinsi yang terletak paling ujung timur pulau Jawa ini.

Pameran yang diberi title EJI, kepanjangan East Java Investival 2019 ini, digelar selama 4 hari sejak Kamis (12/9) yang lalu dengan mengambil tempat di salah satu mal terbesar di kota Surabaya.

Dalam hal ini Pemprov Jatim membuat berbagai acara seperti terdapat 13 acara Talkshow Interaktif, 4 Penampilan Musik dan Lomba Vlog dengan pengisi acara seperti Sandiaga Uno, Prabu Revolusi, Dedi Mulyadi, Gilang Ramadhan, Bayu Skak, Keith Martin, Fourtwenty, Diskopantera, Klantink dan sebagainya.

Acara tersebut diikuti oleh 600 peserta dan terdapat 182 stand (BUMN/BUMD, Kab/Kota se-Jatim, Franchise, Fintech, Lembaga Keuangan, Otomotif, Kuliner dan UKM).

Wagub Jatim Emil Dardak yang akrab dengan panggilan tersebut mengatakan, istilah investival merupakan gabungan dari festival dan investasi. Festival itu memberi kesan menyenangkan, begitu juga dalam menarik investasi harus dibuat dengan cara yang menyenangkan.

“Ini pameran yang agak beda. Memang pameran potensi daerah banyak. Jadi ini dibarengi dengan investment. Ada OJK, BI harapannya didrive lebih ke arah investasi. Fintech juga ada di situ. Dibuka juga untuk perusahaan-perusahaan tertentu. Jadi dilihat ada pemerintah, fasilitator untuk industri,” jelasnya saat membuka pameran tersebut.

Bahkan dalam investival ini, berbagai kemasan kegiatan diselenggarakan. Seperti temu bisnis, hiburan, serta stand-stand pameran dari 38 kabupaten/kota, perbankan, BUMD yang mempromosikan Jatim sebagai destinasi investasi. Kekuatannya bukan di pameran saja, tetapi event-event yang menghadirkan narasumber-narasumber yang memang ahli di dunia investasi.

“Semuanya ada di sini. Juga ada entertainment dikemas sedemikian rupa sehingga ini suatu hal yang menyenangkan, tetapi juga produktif secara ekonomi,” kata mantan Bupati Trenggalek ini.

Menurutnya, investasi ini dapat menjadi peluang menciptakan lapangan kerja, serta mendorong adanya pertumbuhan ekonomi. Peran investasi sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi Jatim. Apalagi kontribusi dari sektor investasi ini hampir sepertiganya dari pertumbuhan ekonomi Jatim.

“Ini yang diharapkan oleh kami semua. Termasuk juga untuk bupati/walikota. Investasi adalah peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru. Tanpa investasi mungkin sulit untuk menciptakan lapangan kerja baru. Tetapi tentunya investasi, konsumsi, kemudian spending pemerintah adalah tiga komponen yang bisa mendorong adanya pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *