• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Belum Jelas Kapan Jenazah Korban Pembantaian Diserahkan

Belum Jelas Kapan Jenazah Korban Pembantaian Diserahkan

March 17, 2019
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

October 27, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Belum Jelas Kapan Jenazah Korban Pembantaian Diserahkan

Warga Muslim Bedatangan Siapkan Pemakaman

by admin
March 17, 2019
in Kabar
0
Belum Jelas Kapan Jenazah Korban Pembantaian Diserahkan
504
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS –  Hari minggu ini, para kerabat  tercinta korban pembantaian di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, tengah menunggu pihak berwenang untuk  menyerahkan sisa-sisa mereka yang tewas dalam aksi terorisme tersebut.

Pihak berwenang Selandia Baru mengkonfirmasi bahwa  jumlah korban tewas dari serangan teror berbau rasis itu telah meningkat menjadi 50.

Dalam hukum Islam diserukan, agar setiap muslim yang meninggal,  mayatnya untuk  dimandikan dan dikubur sesegera mungkin,  biasanya tidak lebih dari  24 jam. Tetapi dua hari setelah serangan teroris terburuk dalam sejarah modern Selandia Baru  itu, kerabat tetap belum  yakin kapan mereka bisa menguburkan orang-orang  yang mereka cintai itu.

Komisaris Polisi Mike Bush mengatakan polisi sedang bekerja dengan ahli patologi dan koroner untuk menyerahkan mayat sesegera mungkin.

“Kita harus benar-benar jelas tentang penyebab kematian dan mengkonfirmasi identitas mereka sebelum (langkah penyerahan kepada keluarganya) itu bisa terjadi,” katanya.

“Tapi kami sangat sadar akan kebutuhan budaya dan agama. Jadi kami melakukan itu secepat dan sesensitif mungkin.”

 

Polisi mengatakan mereka telah merilis daftar awal nama-nama para korban untuk keluarga. Langkah itu cukup membantu kepada beberapa kerabat yang sedang menunggu berita.

Skala tragedi dan tugas masih menunggu di depan, dan itu menjadi jelas ketika para simpatisan  datang dari seluruh negeri untuk membantu proses pemakaman di Christchurch. Pihak  berwenang tekah mengirim alat berat  untuk menggali kuburan baru di daerah pemakaman Muslim yang baru. Lokasi penggalian tampak dipagari dan ditutupi  dari pandangan umum dengan menggunakan jaring putih.

Para saksi di dalam masjid Masjid Al Noor di Christchurch menggambarkan pemandangan mengerikan, ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan saat salat Jumat siang. Seorang saksi  mengatakan, ada 10 hingga 15 menit serangan tembakan  beruntun, “Dia baru saja  (15 Maret – red) menembak semua orang.”

Tersangka dalam aksi penembakan itu, adalah seorang warga  kulit putih berusia 28 tahun, Brenton Harrison Tarrant. Sabtu kemarin, dia muncul di pengadilan dengan mendapatkan  pengamanan ketat. Tampak tangannya  dibelenggu dan mengenakan baju tahanan  serba putih.

Raut wajahnya sama sekali  tidak menunjukkan emosi, ketika hakim membacakan tuduhan pembunuhan.

Mike Bush mengatakan pada konferensi pers hari Minggu, bahwa mereka menemukan mayat lain di Masjid Al Noor, ketika petugas selesai memindahkan para korban, sehingga jumlah orang yang terbunuh di sana menjadi 42. Tujuh orang lagi terbunuh di masjid Linwood dan satu orang lagi meninggal kemudian di Rumah Sakit Christchurch .

Sebanyak 34 korban lainnya masih berada di Rumah Sakit Christchurch. Sumber-sumber pejabat setempat mengatakan, 12 korban dalam kondisi kritis. Seorang anak kecil yang berada di rumah sakit anak-anak di Auckland juga terdaftar sebagai kritis.

Tidak ada penjelasan khusus, apakah anak kecil yang dimaksud adalah anak pelukis asal Sumatera Barat, Zulfirman Syah. Zul sendiri akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Lusinan warga  Muslim berkumpul di sebuah tempat yang disiapkan untuk para korban, keluarga dan teman-teman mereka. Lokasinya ada di seberang jalan dari rumah sakit. Sekitar dua lusin pria mendengarkan petunjuk  tentang tugas-tugas mereka pada Minggu pagi, termasuk tata cara  pemakaman Muslim.

Abdul Hakim, 56, dari Auckland, termasuk di antara banyak orang yang memerlukan dirinya untuk terbang ke Christchurch  guna membantu keluarga korban penembakan.

“Dalam Islam, prinsipnya begitu orang mati, kita harus mengubur mereka sesegera mungkin,” kata Hakim. “Kita semua di sini untuk membantu memandikan jenazah mereka, dan kemudian menguburkannya.”

Javed Dadabhai, yang terbang dari Auckland setelah mengetahui tentang kematian sepupunya yang berusia 35 tahun, Junaid Mortara. Menurutya, bagaimana pun juga,  komunitas Muslim harus bersabar atas musibah ini.

“Keluarga mengerti bahwa itu adalah TKP. Itu akan menjadi tuntutan pidana terhadap orang yang melakukan ini, jadi mereka harus pahami ini, “katanya.

Tetapi tetap saja, itu sulit, katanya, rasa duka tidak akan benar-benar tertutupi sampai dia bisa mengubur sepupunya.

Orang-orang di seluruh Selandia Baru masih berusaha untuk bersabar dengan pembantaian yang digambarkan oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern sebagai “salah satu hari paling gelap di Selandia Baru.”

Aliran pelayat yang  tiba di  luar masjid Al Noor, tempat ratusan bunga bertumpuk di tengah lilin, balon, dan ucapan  duka dan cinta. Ketika hujan ringan turun, orang-orang saling berpelukan dan menangis pelan.

Di bawah pohon terdekat, seseorang telah meninggalkan tanaman pot yang dihiasi dengan potongan hati kertas merah. “Kami berharap, kami tahu namamu tertulis di hatimu. Kami berharap, kami tahu lagu favorit Anda, apa yang membuat Anda tersenyum, apa yang membuat Anda menangis. Kami membuat hati untuk Anda. Lima puluh hati untuk 50 kehidupan. ”

Tarrant, tersangka, telah memposting manifesto anti-imigran secara online, setebal 74 halaman. Hal itu dilakukan sebelum dia melakukan serangan. Dia  tampaknya menggunakan kamera yang dipasang di helm untuk menyiarkan video langsung pembantaian.

Pria bersenjata itu menyiarkan 17 menit aksi amukannya di masjid Al Noor, tempat dia memberondong jamaah dengan peluru. Facebook, Twitter dan Google berebut untuk mengambil video, yang banyak tersedia di media sosial selama berjam-jam setelah pertumpahan darah.

Serangan kedua terjadi di masjid Linwood, kira-kira jaraknya 5 kilometer dari masjid pertama.

Ardern mengatakan Tarrant adalah pemilik senjata berlisensi, tapi digunakannya  dalam kejahatan secara legal.

“Aku bisa memberitahumu satu hal sekarang, undang-undang senjata kita akan berubah,” kata Ardern.

Dia tidak menawarkan terlalu banyak detail, tetapi mengatakan larangan senjata semi-otomatis akan diperhatikan. Negara tetangga Australia sebenarnya telah melarang senapan semi-otomatis dari kepemilikan pribadi sejak seorang pria bersenjata melakukan serangan sendirian dan menewaskan 35 orang dengan senapan serbu pada tahun 1996.

Sebelum serangan hari Jumat, penembakan paling mematikan Selandia Baru dalam sejarah modern terjadi pada tahun 1990 di kota kecil Aramoana, di mana seorang pria bersenjata menewaskan 13 orang setelah perselisihan dengan tetangga.***

 

Tags: Christchurchjayakartanewskorbanmashidselandia baruteroiris
Share202Tweet126
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

October 27, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version