Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Aktor Piet Pagau Terpapar Covid-19 - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Entertainment

Aktor Piet Pagau Terpapar Covid-19

Published

on

JAYAKARTA NEWS—Aktor senior berdarah Batak, Piet Pagau, 70 tahun, terpapar Covid-19 ketika mempersiapkan syuting film ‘Penghuni Akhirat’. Di antara 100 orang crew dan 28 orang artis pendatang, semua harus menjalani swab test. Dari hasil tes tersebut Piet dinyatakan positif terkena Covid 19. Saat ini, Piet dikarantina di RS Hermina, Galaxy, Bekasi selama 14 hari.

“Kala itu, saya mencari Rumah Sakit, semuanya full. Saya terpaksa menjalani isolasi mandiri di rumah. Pas saya dibel, ada kamar di RS Hermina yang kosong, saya segera ke sana, dengan syarat enggak boleh ada yang menunggu dan membesuk,” cerita Piet Pagau yang bermain cemerlang di film ‘Garuda Superhero’ dan ‘Horas Amang’.

Aktor kelahiran desa Batu Raya, Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat ini pernah merajai industri film dan sinetron tanpa jeda tahun 1977. Semua peran pernah dilakoninya, dari pendeta, kiai, preman, bupati sampai menjadi jendral. Menjadi banci saja yang belum pernah dilakoninya.

“Saat teman-teman saya yang bekerja di perusahaan, ketika bossnya lewat, harus menghormat dan menunduk. Aktor film, meski produser yang punya uang lewat, sepasang kaki saya masih di atas meja,” ungkap Piet Pagau tertawa.

Dijelaskannya, dalam berakting dia tak memilih peran. “Menjadi aktor itu mata pencarian saya. Dari pemeran utama, pemeran pembantu sampai figuran, sama-sama penting. Yang beda honornya,” bebernya kepada penulis sebelum terpapar Covid 19. (pik)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement