Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Ketua MPR Buka Pameran Tunggal Iwan Suhaya - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Entertainment

Ketua MPR Buka Pameran Tunggal Iwan Suhaya

Published

on

JAYAKARTA NEWS—Berkiprah 31 tahun di seni rupa dan 29 kali menggelar pameran tunggal, profesionalismenya tidak diragukan lagi. “Melihat lukisan karya perupa Iwan Suhaya membuat kesan mendalam. Objek tentang flora dan fauna sangat enak dan sejuk dilihat. Ini menandakan Iwan Suhaya sangat cinta alam,” ujar Ketua MPR, Bambang Soesatyo ketika membuka pameran tunggal Iwan Suhaya di Hotel Mandarin, Jakarta, baru-baru ini.

Pameran akan berlangsung selama dua pekan ke depan. Mengusung tajuk ‘I.DEN.TI.TY’, puluhan lukisan Iwan Suhaya yang beraliran hiper realisme ini benar-benar menghadirkan semangat dan tidak melemahkan hati. “Di tengah pandemi Covid-19, Iwan Suhaya tetap bekerja dan berkarya. Ini yang patut digarisbawahi,” ungkap Bamsoet.

Sebuah lukisan ada keberagaman warna dan corak. Namun, di tangan perupa andal, ragam warna bisa diolah menjadi sebuah keindahan. “Dan tentu, keberagaman warna ini menjadi keberagaman makna menurut cara pandang dan visi masing-masing orang yang melihatnya,” timpal Bamsoet sembari ditambahkan, karya seni lahir untuk satu tujuan, yaitu menyajikan kesan indah bagi penikmatnya. (pik)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement