Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Angkot Versus Online - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Feature

Angkot Versus Online

Published

on

DEMO sopir angkot atas kahadiran angkutan umum online di Kota Tangerang, kemarin, bikin kalang-kabut aparat keamanan setempat. Karena, dua kubu (kubu sopir angkot dan sopir angkutan umum online) saling serang. Tiga pengemudi ojek motor online dilarikan ke rumah sakit dan beberapa mobil angkot pun hancur.

Susana Kota Tangerang sangat mencekam. Hingga Kamis (9/3) siang, keributan belum reda. Di Kecamatan Karawaci, sebuah mobil penumpang online jenis Ertiga dihancurkan sopir angkot. Di pusat kota (depan stasiun kereta api) sebuah mobil bak terbuka diduga dikendarai pemilik angkutan umum online menghantam mobil angkot. Keributan pun terjadi disekitar Pasar Baru. Puluhan pengemudi motor online menghakimi sopir angkot.

Keributan dapat diatasi berkat kesigapan petugas Polres Metro Tangerang Kota dan Kodim 0506 Tangerang. Dari pantuan tadi malam, penumpang terlantar, karena baik angkot maupun jasa angkuta nonline enggan turun menarik penumpang.

Polres Metro Tangerang Kota dan Kodim 0506 Tangerang pun menurunkan sejumlah kendaraan untuk mengangkut para penumpang. Aroma dendam masih tercium di Kota Tangerang. “Kami memang sudah menandatangani kesepakatan damai dengan kelompok sopir angkot. Tapi dendam ini belum hilang,” ujar seorang pengojek online yang prihatin rekannya masih dirawat di rumah sakit. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement