Polhukam
Survei Indikator Sebut Supian Suri Paling Banyak Dipilih Warga Depok
JAYAKARTA NEWS – Hasil survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan Supian Suri menjadi calon yang paling banyak dipilih warga Kota Depok, Jawa Barat, sebagai Walikota Depok pada Pilkada Serentak 2024. Jika pemilihan diadakan ketika survei dilakukan, secara spontan suara Supian Suri paling mendapat 42.2 persen, Imam Budi Hartono 35 persen.
“Pada simulasi surat suara 2 pasangan calon, pasangan Supian Suri, dan Chandra Rahmansyah, meraih 49.5 persen sedikit unggul dari pasangan Imam Budi Hartono, dan Ririn Farabi A. Rafiq yang mendapat 46.6 suara,” ujar Dirketur Riset Indikator Moh Adam Kamil dalam rilis hasil survei secara virtual di Jakarta, Kamis (14/11/2024).
Sedangkan nama lain jauh lebih rendah. Sementara pemilih yang belum menentukan pilihan sebanyak 13.9 persen. Sisanya merupakan massa mengambang sekitar 3.9 persen. Selisih dukungan masih dalam rentang margin of error survei 5 persen, secara statistik tidak berbeda signifikan.
Adam mengatakan, popularitas merupakan hal mendasar dalam politik elektoral, tidak mungkin dipilih jika tidak dikenal. Meski begitu populer juga belum tentu dipilih jika ada calon lain yang lebih disukai. “Oleh karena itu populer saja tidak cukup, citra personal calon juga harus positif,” tukasnya.
Hasil survei Indikator mengungkapkan, saat ini popularitas calon walikota Supian Suri paling tinggi (80.4%), kemudian Imam Budi Hartono (75.7%). Sementara tingkat kedisukaan Supian Suri juga lebih tinggi (82.8%), dibanding Imam Budi Hartono (75.7%) dari yang mengenalnya.
Menurut Adam, kompetisi sangat ketat di antara dua paslon pada Pilkada Kota Depok 27 November mendatang. Terutama karena kedua calon walikota hingga sejauh ini memiliki tingkat kedikenalan yang kurang lebih juga berimbang, Supian Suri sedikit lebih populer dan lebih disukai ketimbang Imam Budi Hartono.
Selain itu, kedua calon Walikota juga relatif berimbang dalam melakukan kegiatan sosialisasi di berbagai saluran.
“Jika dilihat dari basis dukungan partai pengusung, pasangan Supian – Chandra yang diusung oleh koalisi 12 partai politik, memiliki akumulasi modal paling besar ketimbang pasangan Imam – Ririn yang hanya diusung oleh PKS dan Golkar. Namun hingga sejauh ini, masih besar basis simpatisan partai pengusung yang terbelah kepada paslon lain,” papar Adam.
Adam mengatakan, jika konsolidasi basis pendukung partai bisa semakin kuat, pasangan Supian – Chandra lebih kondusif untuk menang dalam Pilkada Kota Depok mendatang. Namun hal ini juga bukan upaya yang mudah, basis Imam – Ririn juga sangat besar, dan berasal dari lintas simpatisan partai, sehingga juga memiliki efek sebar yang sangat besar.
Survei dilakukan pada seluruh warga Kota Depok yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan pada 4-9 November 2024.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling sebanyak 400 orang dengan toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sekitar sekita 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. (YR)
