Polda Jatim Bagikan Obat Herbal

 Polda Jatim Bagikan Obat Herbal

Jayakarta News – Di era pandemi Covid-19 ini untuk membangun imun dan meningkatkan optimisme masyarakat, banyak hal yang telah dilakukan Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si. Misalnya turun menyapa masyarakat, memberi bantuan, bahkan sampai memberikan obat.

Melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Polda Jatim dan Kodam Brawijaya juga bahu-membahu turun ke masyarakat. Babinsa dan Babinkamtibmas turun memberikan obat herbal untuk masyarakat, khususnya yang terpapar virus corona.

Tak hanya itu, pemberian obat pada masyarakat Jatim mirip yang dilakukan di Wuhan, China, selain juga di Jakarta. Obat tersebut adalah Lianhua Qingwen Jiaonang. Obat ini diproduksi oleh perusahaan bernama Shijiazhuang Yiling Pharmaceutical Co. Ltd Wuhan, Cina untuk penanganan corona di Jawa Timur.

Setiap kapsul obat ini mengandung ramuan herbal, 25 miligram forsythia fructose, 85 miligram ephedrae herba (hiney-fired), 225 miligram lonicerae japonicae flos, 225 miligram isatidis radix, 225 miligram dryopteridis crassirhizomatis rhizoma, 85 miligram pogostermonis herba, 85 miligrams rhodiolae crenulatae radix et rhizoma dan kandungan lainnya.

Sejumlah pasien yang mengonsumsi obat ini dinyatakan sembuh. Menurut pengamatan Jayakarta News sejumlah pasien yang terkindikasi COVID-19 dengan gejala ringan sampai sedang bisa sembuh. Obat ini juga telah digunakan di wilayah Polda lain, seperti Polda Sulawesi Selatan dan Polda Kalimantan Selatan.

Obat ini bukan untuk pengobatan medis. Tetapi salah satu upaya untuk memperkuat imunitas. Upaya ini untuk menekan lonjakan masuknya pasien ke rumah sakit.

Bahkan terbetik kisah nyata, seorang anggota Polda Jatim terpapar Covid-19. Oleh komandannya, ia diberi obat herbal tersebut, dan tidak lama kemudian saat dites sudah negatif. Memang ini bukan metode pengobatan medis, tapi ini salah satu cara Polda Jatim untuk untuk upaya pengobatan sekaligus memperkuat imunitas, berdasarkan praktik-praktik penyembuhan.

Ternyata setelah dikonfirmasi ke masyarakat yang terkonfirmasi positif dengan gejala ringan dan sedang, alhamdulillah sembuh. Setidaknya, upaya Polda Jatim tadi mampu mengerem lonjakan pasien yang harus dirujuk dan dirawat di rumah sakit. (Monang Sitohang)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *