Kampung Tangguh, Tangguh Melawan Covid-19

 Kampung Tangguh, Tangguh Melawan Covid-19

Pangdam Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, dan Gubernur Jawa Timur.

Jayakarta News – Jawa Timur berada pada track yang benar dalam pengendalian Covid-19. Per tanggal 25 Juli 2020 pukul 17.00 kemarin, hanya menyisakan tiga zona merah: Kota Surabaya, Gresik, dan Kota Pasuruan. Sedangkan, 28 kabupaten/kota berada di zona oranye, dan 7 kabupaten/kota sudah berada di zona kuning. Keberadaan Kampung Tangguh Semeru memberi kontribusi signifikan dalam pencapaian itu.

Data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur menyebutkan, puncak kenaikan zona merah di Jawa Timur tertinggi terjadi pada 1 Juni – 5 Juli 2020 yang mencapai 10 – 15 kabupaten/kota. Dalam 17 hari terakhir, Jawa Timur menunjukkan tren tambahan kesembuhan yang sangat tinggi.

Menanggapi data tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran menegaskan, “Benar. Itu data Satgas Covid Jatim yang saya terima. Kami di Forkopimda Jatim senantiasa merajut kerjasama agar situasi bisa terkendali. Saat ini, kami antara lain fokus mempertahankan yang oranye tidak kembali merah. Sementara sisa tiga yang merah segera kita upayakan turun menjadi oranye. Berangsur-angsur nanti semuanya menuju kuning dan hijau,” papar Kapolda.

Menurutnya, pelibatan komunitas dalam upaya preventif, promotif, dan kuratif melalui program kampung tangguh, memiliki andil besar dalam menekan zona merah ke oranya, dan dari oranye ke kuning. Ditambah, penguatan Perda sebagai dasar penerapan protokol kesehatan yang diikuti kampanye dan pembagian jutaan masker kepada warga.

Upaya lain adalah 3T (testing, tracing, dan treatment). “Khusus aparat Polda, kami tidak hanya berada di satu T, tetapi kami melaksanakan tiga T sekaligus,” tambah lelaki kelahiran Makassar itu.

Sembilan cara bertindak Bhabinkamtibmas terhadap orang yang reaktif rapid test di Jawa Timur.

Kepada ujung tombak Polda, dalam hal ini Bhabinkamtibmas, telah dibekali sembilan cara bertindak terhadap orang yang reaktif rapid test. Pertama, pastikan tempat isolasi nyaman, memiliki sarana lengkap dan memadai. Kedua, pastikan agar orang tersebut tetap berada di tempat isolasi.

Ketiga, lakukan tracing atau pelacakan terhadap orang yang melakukan kontak erat. Keempat, berikan suplemen llian hua dan prebiotik serta memastikan diminum sesuai aturan ketentuan. Kelima, berikan sembako untuk keluarganya.

Keenam, jalin komunikasi aktif untuk memastikan orang tersebut mendapatkan treatment yang tepat dari tim kesehatan. Ketujuh, respon setiap keluhan yang disampaikan baik faktor sosial maupun ekonomi. Kedelapan, selalu memantau perkembangan kesehatan fisik dan psikologi orang tersebut. Kesembilan, data dan laporkan ke pimpinan.

Para Bhabinkamtibmas juga aktif memantau dan membantu aktivitas Kampung Tangguh Semeru. Saat ini, Polda sudah membina 2.091 kampung tangguh di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Timur. Polrestabes Surabaya tercatat memiliki kampung tangguh terbanyak, 299. Disusul Nganjuk (292), dan Sumenep (158). Sedangkan 26 Polres lain di bawah 100, dengan angka terendah Polres Batu dan Kediri Kota, masing-masing 8 Kampung Tangguh. (rr)

Data Kampung Tangguh Semeru di Wilayah Jawa Timur.
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *