Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana di Makassar

 Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana di Makassar

Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana, di Gedung Pola Sulawsi Selatan, sore ini (10/2/2020). (foto: roso daras)

Jayakarta News – Inilah rapat kerja daerah pertama, pasca Rakornas Penanggulangan Bencana 2020 di Sentul awal pekan lalu. Raker dengan tagline “Kegiatan Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana” dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, berlangsung di Gedung Pola komplek perkantoran Pemprov Sulsel, sore ini (10/2/2020).

Gubernur Nurdin dalam sambutannya melaporkan, ihwal musibah beruntun yang menimpa beberapa wilayah di Sulawesi Selatan. Beberapa musibah terjadi karena ulah manusia yang melakukan penggundulan hutan. Secara khusus, Nurdin berkata kepada Kapolda, Pangdam, serta aparat penegak hukum yang ada di Sulsel untuk menangkap dan menindak para pelaku perusakan alam.

Tanpa penegakan hukum, berapa pun dana APBN yang digelontorkan untuk penanggulangan bencana akan sia-sia. “Melalui Raker ini, saya berharap tercipta sinergi dan kerjasama antarinstansi terkait, untuk sama-sama menanggulangi bencana. Sejauh ini, respon pemerintah sudah sangat cepat. Saya optimis jika sinergi ini terus kita jalin, semoga kita bisa berbuat lebih baik bagi masyarakat yang tertimpa bencana,” ujar Gubernur Nurdin.

Dalam acara ini, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo hadir sebagai pembicara utama. Acara ini juga dihadiri Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Anggota DPR RI, unsur Forum Pimpinan Daerah se-Sulawesi Selatan, Kepala BPBD Sulsel, Syamsibar, para Kalak BPBD Kabupaten/Kota, para pejabat TNI/Polri, dan Satker terkait seprovinsi Sulsel. (rr)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *