• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Masyarakat Sekitar Lembah Sibayak dan RBLS Lakukan Aksi Bersih Sampah

Masyarakat Sekitar Lembah Sibayak dan RBLS Lakukan Aksi Bersih Sampah

admin by admin
September 19, 2018
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Momentum World Clean up Day atau Hari Bersih Sampah Sedunia dimanfaatkan oleh Rumah Baca Lembah Sibayak (RBLS), bekerjasama masyarakat Lembah Sibayak dan beberapa komunitas asal Kota Medan antara lain Komunitas Ganast 2 orang, Sources of Indonesia 3 org, Komunitas Repagan 2 org. untuk melakukan aksi bersih sampah di dua desa yaitu Desa Doulu, Kecamatan Berastagi dan Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sabtu (15/9).

Tidak bisa dipungkiri sampah telah menjadi masalah yang serius bagi lingkungan masyarakat Indonesia, makanya Pemerintah mencanangkan Indonesia bebas dari sampah pada tahun 2020 mendatang, program tersebut tentunya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan masyarakatpun harus berperan aktif untuk mencapai program tersebut.

Sampah merupakan material sisa yang tidak diperlukan lagi setelah berakhirnya suatu proses pemakaian oleh manusia, maka itu bisa dibilang sampah. Hal itu dikatakan Arie Putra selaku volunteer leader Rumah Belajar Lembah Sebayak (RBLS), Minggu (15/9) melalui jejaring WhatsApp.

“Kemudian untuk sampah yang dibersihkan pada kegiatan itu jenis bahan plastik, termasuk kantong plastik, kemasan bungkus makanan, botol dan cup minuman dan kertas, setelah sampah terkumpul langsung dipilah sesuai dengan tempat yang disediakan, seperti botol minuman, cup minuman, kami kumpul lalu nanti dijual, untuk sampah plastik perlu diketahui itu sangat sulit terurai di alam, dibutuhkan lebih 100 tahun untuk sampah plastik terurai, ” jelas Arie

Lanjutnya kegiatan ini merupakan kampanye global yang dilakukan dengan aksi langsung membersihkan sampah plastik di seluruh dunia, tak kurang 150 negara dan 13 juta relawan ikut dalam aksi pada hari Sabtu 15 September 2018. Di Indonesia sendiri kegiatan ini dilakukan di 34 provinsi dengan puluhan kota dan desa, sementara di Sumatra Utara kegiatan ini juga dilakukan di berbagai titik dan aksi serupa juga dilakukan di Puncak Gunung Sibayak.

“Lembah Sibayak merupakan lokasi pariwisata masyarakat Sumatera Utara, geliat wisata ini tentunya menjadi sumber ekonomi bagi sebagian masyarakat disana. namun sayangnya tingginya kunjungan ke lokasi ini juga berdampak negatif terhadap kebersihan tempat ini. Pengunjung banyak meninggalkan sampah sepanjang jalan di Lembah Sibayak, sehingga tempat ini terlihat seperti kumuh,” ujar Arie

Dalam kegiatan aksi ini RBLS melibatkan 16 orang relawan dan selama 3 jam relawan mampu  mengumpulkan 300 kg sampah dari 1km yang dibersihkan.

Menurut Herwandi Surbakti salah seorang relawan yang merupakan masyarakat ikut terlibat dalam aksi bersih sampah ini mengatakan kegiatan seperti ini tentunya harus digalakkan, jika tidak Lembah Sibayak ini akan menjadi kotor dan kumuh.

“Apa yang dilakukan oleh RBLS secara inisiatif seperti ini tentunya patut di contoh dan diapresiasi, kenapa? karena teman teman RBLS  tidak hanya peduli pada Literasi baca dan tulis, namun mereka juga mengajarkan dengan langsung melakukan aksi bersih sampah. Saat sekarang ini kita tidak cukup hanya niat baik, niat baik tentunya harus diimplementasikan dengan aksi yang baik pula,” terang Herwandi.

Kemudian Herwandi melanjutkan dengan adanya aksi seperti ini tentunya harus mampu menggugah masyarakat, “Bahwa masalah sampah bukan hanya masalah pemerintah semata, melainkan masalah bersama yang harus kita mulai dari diri sendiri yaitu tidak membuang sampah sembarangan, ” tambahnya. (monang sitohang)

Tags: clean up dayhari bersih sampahjayakartanewslembah sibayakworld clean up day
Previous Post

The Singhasari Resort Batu Raih Penghargaan Tripadvisor Certificate of Excellence

Next Post

Jatuhnya Nilai Rupiah – Déjà vu 1998

admin

admin

Next Post
Jatuhnya Nilai Rupiah – Déjà vu 1998

Jatuhnya Nilai Rupiah – Déjà vu 1998

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version