Kisah Cinta Semalam Seorang Pengemudi Ojek

 Kisah Cinta Semalam Seorang Pengemudi Ojek

Marthino Lio jadi pengemudi ojek dalam film Moveonaja–foto twitter moveonaja

Marthino Lio–foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— Musik  dan film seperti kakak dan adik. Film harus ada iringan musiknya (kecuali film bisu zaman Charlie Chaplin). Demikian pula musik.

Banyak pemusik serta biduan/biduanita terjun ke dunia film. Misalnya Titiek Puspa, Bunga Citra Lestari (BCL), Lala Karmela, pasutri Melly Goeslaw dan Anto Hoed, Dr Tompi (jadi sutradara) dan masih banyak lagi.

Marthino Lio, 30 tahun, awalnya jadi penyanyi duet bersama Melly Goeslaw dalam film ‘Habibie 2’. Dia melantunkan lagu ‘Ratusan Purnama’.

Marthino Lio jadi pengemudi ojek– foto twitter moveonaja

Kini, Marthino merambah ke dunia film. Beberapa kali ia menjadi pemeran utama pria. Misalnya dalam film ‘Sultan Agung’ garapan Hanung Bramantyo, Terakhir, ia unjuk kebolehan sebagai driver ojek online (ojol) dalam film ‘Moveonaja’. yang disutradarai Hestu Saputra. Film ini produksi patungan antara Northcliff dan Open Door Film.

‘Moveonaja’ adalah film berkisah tentang keseharian yang ringan namun menyenangkan. Seluruh syuting di Pulau Dewata (Bali), termasuk malam Tahun Baru.

“Ketika saya baca skenarionya, saya suka.  Bertema komedi romantis. Ceritanya hanya terjadi dalam satu malam,” urai Marthino.”Terlebih lagi, saya dipertemukan dan dipasangkan dengan Lala Karmela dan Asmara Abigail. Lalu ada pelawak Uus, seru deh,” imbuhnya.

Salah satu adegan dalam film ‘Moveonaja’–foto twitter moveonaja

Pengemudi ojek bernama Irwan (Marthino Lio), arsitek yang bekerja di Bali menyukai profesi barunya ini, paska terkena PHK dari perusahaannya.

Ketika Irwan mendapat masalah dalam kehidupan percintaannya dengan Jessica (Lala Karmela), sahabat karib sekontrakannya, Dani (Uus) berusaha membantu Irwan.

Melalui aplikasi kencan, yang pada akhirnya mempertemukannya dengan Nadia (Asmara Abigail). Perbedaan karakter antara Irwan dan Nadia menjadi konflik menarik, unik dan lucu. Nadia sangat perfeksionis sedangkan Irwan terkesan cuek dan dingin.

Berbagai kejadian yang mereka berdua lalui di malam Tahun Baru di Bali telah membuktikan bahwa mereka saling membutuhkan satu sama lain. Tanpa disadari merupakan bagian dari proses masing-masing dalam mencari ‘orang yang tepat’ yang mereka butuhkan. 

Apakah hal ini bisa berjalan sesuai harapan mereka ? Apakah Irwan kembali fokus mengejar Jessica atau luluh dengan sikap untuk Nadia ?

“Semua kejadian dan percintaan dengan Nadia maupun perjumpaannya kembali dengan Jessica hanya terjadi dalam satu malam.,” lontar Marthino.

Dalam film ini, yang paling menonjol seni perannya adalah Asmara Abigail, yang sebelumnya kebanyakan mendapat peran dalam film jenis horor. Baru kali ini, Asmara Abigail mendapat peran yang cocok dengan krakternya : sangat perfeksionis dan semua permintaannya tak pernah ditolak. 

Marthino Lio kebagian cowok pengemudi ojek yang cuek dan dingin. Ia tetap berbicara tenang dan apa adanya, kaku dan hati-hati dalam melangkah. 

“Apakah masa lalu harus kembali ataukah ditinggalkan dan mencari yang baru lagi. Yuk move on aja, pesan dari film ini,” kali ini yang bicara adalah produser Anirudhya Mitra. (Ipik Tanoyo)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *