Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kapolri akan Tindak Tegas Ormas yang Ganggu Masyarakat - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Hukum

Kapolri akan Tindak Tegas Ormas yang Ganggu Masyarakat

Published

on

Dok Humas Polri

JAYAKARTA NEWS – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan menindak organisasi masyarakat (Ormas) yang mengganggu masyarakat. Tak pandang bulu Ormas manapun.

“Buat kami yang kami lihat adalah tindakannya. Sepanjang itu meresahkan masyarakat, kami tidak kompromi dan kami tindak tegas,” tegas Kapolri di gedung STIK/PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Kapolri juga menjanjikan aman kepada para pelaku usaha terutama pengusaha untuk menanam investasi di Indonesia.

“Terkait dengan investasi tidak usah ragu. Masuk saja. Urusan keamanan kami yang menangani,” tukas Kapolri.

Kapolri merespon aksi premanisme belakangan ini dengan menggelar operasi serentak bersama seluruh jajaran Polda dan Polres tentang penanganan praktik premanisme. Hal itu tertuang dalam surat telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3/2025.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, operasi ini menyasar praktik premanisme yang dianggap semakin marak dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta iklim investasi nasional.

Selain itu, kata Trunojoyo, operasi ini fokus pada penindakan pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, dan penganiayaan yang dilakukan individu maupun kelompok.

Suhardi warga Jatisampurna, Bekasi, mengaku, saat ini banyak preman yang kerap meminta sejumlah uang, terutama di parkir mininarket.

“Di setiap minimarket itu pasti dikuasai tukang parkir liar. Kadang kalau tidak dikasih mereka maksa. Padahal cuma beli makanan,” ungkap Suhuerdi.

Suherdi mengaku tidak keberatan memberi uang parkir asalkan resmi seperti di mall.

“Di mini market itu jelas tertulis parkir gratis. Tapi tetap saja mereka minta uang parkir,” kata Suherdi.(yog)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement