Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Polresta Bandung Amankan Ratusan Preman dalam Operasi Pekat Lodaya 2025 - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Hukum

Polresta Bandung Amankan Ratusan Preman dalam Operasi Pekat Lodaya 2025

Published

on

Polresta Bandung Amankan Ratusan Preman dalam Operasi Pekat Lodaya 2025
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono (dok Mabes Polri)

JAYAKARTA NEWS – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung berhasil mengamankan sejumlah preman dalam rangkaian Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya II tahun 2025.

Operasi ini digelar selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 Mei 2025, dan menyasar berbagai bentuk tindak kriminalitas jalanan, khususnya premanisme.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono mengungkapkan, sebanyak 52 preman berhasil diamankan selama operasi berlangsung, terdiri dari lima orang target operasi (TO) dan 47 pelaku non-TO.

Selain itu, kata Kombes Aldi, dari Januari hingga Mei 2025, total sebanyak 153 orang yang diduga terlibat dalam praktik premanisme telah diamankan oleh jajaran Polresta Bandung.

“Modus yang digunakan para pelaku antara lain pengancaman, pemerasan, dan pencurian. Ini menjadi fokus utama dalam operasi pekat yang kami laksanakan,” ujar Aldi, Senin (12/5/2025).

Dari tangan para pelaku, polisi juga berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya 34 unit sepeda motor, dua unit mobil, empat buah kunci astag (alat pencuri motor), 16 senjata tajam, satu unit airsoft gun, dua unit handphone, dan 45 barang bukti lainnya.

Kapolresta Bandung menegaskan bahwa selain tindakan represif, pihaknya juga melakukan langkah-langkah preventif, seperti pendataan, pengambilan sidik jari, dan pembinaan terhadap pelaku yang belum terbukti melakukan tindak pidana.

“Kami berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha, UMKM, hingga karyawan pabrik yang kerap menjadi sasaran pemalakan saat pulang kerja,” jelas Kombes Aldi.

DPRD Kabupaten Bandung mendukung penuh langkah tegas Polresta Bandung dalam menekan praktik premanisme. Langkah ini juga diapresiasi sebagai upaya kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.

Hal serupa juga disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bandung, yang menilai bahwa operasi ini sangat berdampak positif bagi iklim usaha, terutama bagi pelaku UMKM dan industri yang selama ini merasa terganggu oleh ulah preman jalanan.

DPRD maupun Apindo berharap agar operasi semacam ini terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung. (yog)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement