• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Ini Hasil Investigasi KNKT atas Musibah Bus Pariwisata Ardiansyah

Ini Hasil Investigasi KNKT atas Musibah Bus Pariwisata Ardiansyah

May 28, 2022
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

October 20, 2026
WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

October 20, 2026
Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Ini Hasil Investigasi KNKT atas Musibah Bus Pariwisata Ardiansyah

by admin
May 28, 2022
in Kabar
0
Ini Hasil Investigasi KNKT atas Musibah Bus Pariwisata Ardiansyah

Ahmad Wildan, Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) /foto: tangkap layar iswati

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sopir Benar-benar Tidur Lelap Saat Mengemudi

JAYAKARTA NEWS – Berita kecelakaan lalu lintas hampir setiap hari terjadi. Belakangan yang cukup fatal adalah kecelakaan bus Pariwisata Ardiansyah  di ruas tol Surabaya – Mojokerto, 18 Mei lalu. Sebanyak 14 penumpangnya tewas dan puluhan luka-luka. Tak sampai sepekan, giliran bus pariwisata Pandawa, mengalami  nasib serupa. Empat orang meninggal dan 15 lainnya luka-luka.

Bus pariwisata jadi sorotan. Ketika destinasi wisata mulai dibuka  setelah masa pandemi, kegiatan pariwisata pun meningkat. Ironinya kecelakaan lalu lintas acap terjadi. Banyak faktor penyebab,  umumnya kelelahan. Data KNKT menyebutkan, faktor kelelahan menjadi penyebab dominan (80 persen). Yang  miris terjadi pada bus Ardiansyah sopir bus benar-benar tertidur saat mengemudikan kendaraannya.

Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)  Ahmad Wildan mengisahkan hasil investigasinya dalam webinar Edukatif Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya, Kamis (26/5).

Bus pariwisata Ardiansyah itu berangkat dari Surabaya  malam hari menuju Dieng, Jawa Tengah. Tiba di Dieng pagi hari  dan mereka pun menikmati kegiatan berwisata. Pada pukul 4 sore rombongan menuju Yogyakarta. Setelah di Yogya, mereka berangkat lagi ke Surabaya pada pukul 12 malam, dan sampai di Surabaya pagi hari. Sekitar pukul 04.30 pagi mereka istirahat di rest area Wilangan. Di sana pengemudi kelelahan dan tidur di bagasi belakang. Pada saat semua penumpang sudah naik sekitar pukul 5.30, pembantu pengemudi tidak tega untuk membangunkannya,  lalu yang bersangkutan berinisiatif membawa mobil tersebut.

Pembantu pengemudi  sekalipun belum punya SIM tapi dia sudah bisa mengemudi sejak 1918. Jadi secara kemampuan, dia sudah punya kompetensi memadai  dalam mengemudikan bus.

Menjawab pertanyaan,  saat perjalanan dari rest area Wilangan tidak ada masalah. Benar, dan ketika dilihat melalui  CCTV pengelola jalan tol pun  bus tersebut tampak melaju normal. Kecepatannya masih di bawah kecepatan maksimal. Kecepatannya 90 km/ jam, sedangkan maksimum di sana 100 km/ jam. Gerakan-gerakannya juga normal. Namun, sekitar dua menit menjelang titik tumbuk yang bersangkutan ngantuk dan tertidur.

Wildan memastikan, sopir ini tertidur namun sambil pengemudi. Saat menyerempet pagar pengaman jalan, pengemudi juga tidak merasa apa-apa, jadi belum sadar. Ketika menabrak kanstin yang tingginya 20 Cm itu hingga ban pecah, juga yang bersangkutan belum sadar. Yang bersangkutan baru sadar setelah menabrak tiang GMS ( Global System for Mobile).

“Jadi dia bukan lagi tidur sesaat tapi tidur lelap, karena menabrak pagar pengaman jalan sekitar 100 meter (dengan suara) dar…der, dar…der sampai menabrak batu pun belum bangun. Berarti dia benar-benar tidur lelap, “ ujar Wildan.

Terkait dengan hal itu, kata Wildan, kita melihat beberapa faktor. Pada objek kendaraannya tidak ada masalah. Sistem rem pun tidak ada masalah. Kondisi  jalan juga tidak ada bermasalah. Itu jalan  lurus saja, tidak menurun  atau (menanjak) apa. Hanya ada tiang GMS di bahu jalan. Ini yang masalah, dan sudah kami rekomendasikan. Itu peningkatan fatalitasnya.

Penyebab kecelakaan ini murni human eror,  lost of control . Pengemudi kehilangan kendali saat mengemudi karena letih. “Kesimpulan ini wajar karena, mereka seperti menantang Tuhan, “  katanya. Ingat, tegas Wildan, kita diberi waktu 24 jam. Di antara 24 jam itu harus ada waktu untuk  istirahat. Sementara kegiatan ini lebih dari 24 jam, berarti itu (sama dengan ) menantang Tuhan.

Menurut Wildan, andai pengemudi dan pembantu pengemudi tidak mengantuk,  justru mengagetkan, karena kemungkinan mengonsumsi sabu. Sabu itu euforianya besar, staminanya tinggi. Inilah kecelakaan di Mojokerto. Ada pergerakan lebih dari 24 jam tanpa istirahat dengan satu pengemudi. Ini catatan penting.

Sementara kecelakaan di Ciamis, pihaknya  juga sudah memeriksa kendaraan, kondisi jalan, penumpang,  dan pengemudi. Di destinasi wisata, pengemudi istirahat sekitar 4 jam. Kemudian ketika jalan, sekitar 300 meter menjelang titik tubruk, pengemudi sempat kehilangan kendali sehingga menabrak. Pengemudi mengatakan pakai gigi tiga, kemudian menginjak pedal rem dari mulai turun sampai ke bawah. Lebih dari 10 injakan. Tekanan angin tampak tidak berfungsi.

Dikatakan, panjang  jalan dari destinasi wisata ke titik tumbuk sepanjang 2,8 km. Beda ketinggian 219 meter, di sana ada kemiringan sekitar 23 derajat. Ini cukup untuk memberikan daya dorong yang sangat besar. Energi potensial sangat besar. Sehingga ketika turun dari destinasi wisata pengemudi merasakan dorongan yang sangat besar. Dengan menggunakan gigi 3 maka pengemudi berkali-kali menginjak rem.

Ketika memindahkan posisi dari gigi 3 ke 2,  katanya berhasil, tapi para penumpang yang ditanya tidak mendengar suara dengung, sehingga diperkirakan tetap neral atau menggantung. Ini biasa dialami kasus rem blong.

Dari kasus yang terjadi belakangan ini, Wildan melihat adanya masalah dengan bus-bus wisata kita. Dari kasus Mojokerto, terlihat tidak ada kendali dalam jam operasional. Pengaturan waktu kerja, misalnya,  2-3 hari tidak tidur. Hal serupa ia  temukan di Panjalu, rata-rata 2-3 hari tanpa istirahat. Begitu pengakuan para sopir.  Berarti sebagian besar mereka melakukan kegiatan wisata semacam itu. 

Berdasarkan temuan-temuan di atas, maka rekomendasi pertama KNKT ke Kemenhub, agar membuat pengaturan/ pengawasan terhadap waktu kerja, waktu istirahat dan waktu libur bagi  pengemudi. “Diatur secara jelas, berapa kerja maksimal dalam satu hari/ satu minggu. Selama ini belum ada yang jelas, dan yang mengawasi tidak ada. Sehingga kecelakaan sering terjadi terkait waktu operasionalnya, “ kata Wildan.

Yang kedua mengenai lintasannya. Kendaraan pariwisata itu termasuk yang tidak diatur, bisa pergi kemana saja. Sementara kondisi destinasi wisata kita substandar, turunannya tajam lebih dari 8 persen bahkan ada 3o persen,  tikungannya juga kecil atau tikungan yang patah.  Ini jadi masalah. Bus-bus itu masuk ke jalan yang bukan kelasnya.  Bus-bus yang panjangnya 12 meter itu masuk ke jalan-jalan yang mestinya hanya untuk bus yang panjangnya  8 meter.

Kebanyakan Mantan Kernet

KBP Aris Syahbudin, S.IK, M.Hum Kasubdit Audit & Inspeksi Ditkamsel Mabes Polri, terkait terjadinya kecelakaan mengatakan, ada tiga faktor penyebabnya. Human eror, kondisi kendaraan, dan kondisi jalan. Dari kecelakaan bus pariwisata ada beberapa hal yang dikemukakan.  Diantaranya tentang pengemudi. Umumnya, kata Aris,  tidak ada atau jarang orang bercita-cita jadi pengemudi. Kebanyakan pengemudi mobil-mobil besar itu mantan kernet, dan tidak melalui pendidikan ketrampilan khusus.

Dari beberapa kasus kecelakaan bus pariwisata, pemilik bus rata-rata tidak bertemu langsung dengan penyewa, hanya melalui semacam biro-biro perjalanan, atau pengemudinya kenal dengan penyewa. Jadi tidak melalui  prosedur yang benar, dan penyewa pun tidak tahu bagaimana kondisi kendaraan yang disewanya. Selain itu munculnya destinasi wisata baru dengan  kondisi jalan belum bagus, dan lain-lain.

Diakui Aris, pihaknya belum melakukan pelatihan-pelatihan dalam upaya meningkatkan kompetensi profesi pengemudi guna menghadirkan pengemudi-pengemudi yang benar-benar profesional. Pihak kepolisian akan terus melakukan pencegahan dengan pelbagai peningkatan kompetensi pengemudi.

Ke depan akan disediakan tempat-tempat untuk pelatihan pengemudi dan  bekerjasama dengan pemerintah daerah, untuk berbagai jenis kendaraan termasuk sepeda motor, agar dalam berlatih tidak langsung turun ke jalan, selain benar-benar melatih ketrampilan atau kompetensi dalam mengemudi. iswati  

Tags: jayakartanewskecelakaan lalu lintasknkttransportasi
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version