Hermawan Sulistyo, Penulis Sejarah Shotokan dan Inkai

 Hermawan Sulistyo, Penulis Sejarah Shotokan dan Inkai
Hermawan “Kikiek” Sulistyo dan buku karyanya “Sejarah Karate Shotokan dan Inkai” (Pensil-324).

Tidak berlebihan jika menyebut Hermawan Sulistyo adalah manusia karate. Lebih 40 tahun lamanya ia tak pernah berhenti berlatih karate, kecuali saat cedera atau sakit. Tak heran pula jika cara hidup Kikiek, begitu ia akrab disapa, banyak dipengaruhi falsafah karate. Salah satunya, “proses lebih penting daripada hasil”.

Sadar akan nilai-nilai yang ada dalam karate, ia menjadi tidak peduli akan “sabuk”. Termasuk, tidak peduli juga jika ia hanya menyandang Kyu 1 (sabuk coklat) selama 24 tahun, sebelum ujian sabuk hitam. “Saya hanya salah satu dari jutaan manusia yang jalan hidupnya sedikit-banyak dipengaruhi karate,” ujar penyandang Dan IV Inkai itu

Gichin Funakoshi, Bapak Karate Modern

Di antara sekian “aliran” dalam karate, Prof Kikiek hanya mengakrabi Shotokan. Bisa jadi karena itulah aliran atau style terbesar pengikutnya di atas bumi. Di samping, Gichin Funakoshi sebagai “bapak Shotokan” dikenal sebagai “Bapak Karate Modern”.

Nah, 10 di antara 40 tahun lebih menekuni karate, Kikiek berlatih di bawah Sihan Teruyuki Okazaki dan Sihan Shojiro Koyama. Dua orang yang termasuk generasi pertama dan kedua karateka Shotokan di bawah Grandmaster Gichin Funakosho dan Grandmaster Masatoshi Nakayama.

Konsistensi dan integritas tinggi terhadap karate, mengantarnya masuk ke induk organisasi Inkai (Institut Karate-do Indonesia). Bahkan semasa kepemimpinan Ketua PP Inkai Ryamizard Ryacudu, Kikiek dipercaya menjabat Sekjen selama dua periode berturut-turut, hingga akhir masa bakti 2014.

Di saat itulah, tepatnya 2013, Kikiek berhasil menuntaskan salah satu buku penting dalam sejarah karate Indonesia.. Ia menyusun buku Sejarah Karate Shotokan dan Inkai (Pensil-324). “Dibanding kondisi di Jepang, perkembangan karate di Indonesia justru lebih pesat. Sayang, referensi terbatas. Kemajuan di bidang apa pun tanpa didukung referensi, akan tersendat. Karena saya orang Inkai, maka saya hanya memotret Inkai,” ujar kandidat Ketua PP Inkai 2018 – 2022 itu.

Lebih dekat dengan Prof Hermawan Sulistyo, simak Short CV di bawah ini:

Short CV

Nama Lengkap        : Prof (Ris) Dr H Hermawan Sulistyo, MA, MAIA, PhD, APU

Panggilan                : Kikiek

Tempat/Tgl Lahir     : Ngawi/4 Juli 1957

Agama                     : Islam

Pekerjaan/Jabatan:

  1. Penasihat Ahli Kapolri (bintang dua)
  2. Profesor Riset LIPI (PNS Gol IVe/Pembina Utama)
  3. Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional, Univ Bhayangkara Jakarta Raya
  4. Staf Pengajar di lingkungan TNI/Polri/Lemdik Kedinasan
  5. Guru Besar PTIK
  6. Patron, CONCERN Strategic Think Tank & Consulting
  7. Owner beberapa perusahaan konstruksi dan trading

Pengalaman Pendidikan/Pengajaran:

  1. Kuliah:

Universitas Indonesia (UI); Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara; Universitas Airlangga (Unair); State University of New York (SUNY-Buffalo, US); Ohio University (OU-Athens, US); Northern Illinois University (NIU-DeKalb, US); Arizona State University (ASU-Tempe, US), dan lain-lain, dalam bidang-bidang Matematika, Fisika Nuklir, Ilmu Politik; Filsafat;  Hubungan Internasional/Politik dan Pemerintahan Indonesia, History, Literature, Antropologi, Area Studies, Publishing, dan lain-lain.

  1. Mengajar:

Lemhannas-RI, Sesko TNI, Sesko TNI-AD; Sesko TNI-AL; Sesko-TNI-AU; Sespimti Polri; Sespimmen Polri; semua jenjang pendidikan Polri; berbagai sekolah kedinasan (BIN, Imigrasi, Bea Cukai dll)

  1. Professor/Scholar-in-Residence

Contemporary History Institute Ohio Univ; Institute for Southeast Asian Studies (ISEAS) Singapore; Kyoto Daigaku; Uppsala University-Sweden; Universiti Sains Malaysia; universitas2 di belasan negara; Unas, Trisakti, Unpad, Unair, dan belasan lainya.

  1. Pembicara: Clingendael Institute Netherland; Chatham House (RIIE) London; IEEI Portugal; APCSS Hawaii; FES Berlin; Sidang Pleno Parlemen Belgia, Brussels; puluhan lainnya di berbagai negara.
  2. Analis di media massa (TV/Radio) nasional/internasional selama puluhun tahun.

Wartawan/Jurnalis/Redaktur: majalah Gadis; Mutiara; Sinar Harapan/Suara Pembaruan; TSM (Teknologi dan Strategi Militer); tabloid Bangkit; Harian Surya (koresponden di Amerika); Harian Jayakarta; kolumnis di hampir semua media cetak nasional. Menulis puluhan buku yang terbit di Indonesia dan di luar negeri.

Pengalaman Organisasi

Ketua kelas/angkatan sejak kelas 3 SD hingga lulus PT; Sekjen Senat Mahasiswa FIIS-UI; Sekjen Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM-UI); Koordinator Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias).

Puluhan tahun berkeliling Indonesia dan dunia internasional; Anak-anak tinggal di Meguro-cho Tokyo, Uxbridge London, Wellington NZ.

Track Record Karate

Dan IV Inkai

  1. 1973-1975. Latihan Inkai di Cabang Madiun (Sensei Kadar, Cliften Tupan, Kukuh Darmono, Josef Triwahono);
  2. 1975-1983. Inkai Ranting UI (Ss Pieter Ferdinandus, Hedy, Suparlan, Suyana);
  3. 1986-1991. Ohio University Karate Club. ISKF/JKA (Ss Teruyuki Okazaki, Golden Greer, Howard Beebee);
  4. 1991-1997. Dojo Koyama Sensei (Phoenix). ISKF/JKA East Coast, Arizona, USA
  5. 1991-1997. Arizona State University ISKF/JKA (Ss Shojiro Koyama);
  6. Honbu Dojo JKA, Iidabashi Tokyo (Intermittent, Ss Kawawada);
  7. Kabid Litbang PB-FORKI
  8. Ketua panitia berbagai event Inkai/FORKI (gashuku, ujian Dan, Ryamizard Cup, Indonesia Open Karate Tournament I, dan puluhan lainnya); Sekjen PP-Inkai (dua periode: 2006-2010-; 2010-2014); Program Diractor Inkai Prestasi;
  9. Pembina Inkai Jatim; Dojo Renzo.
  10. Menerjemahkan dan menerbitkan buku Gichin Funakoshi, Karate-Do My Way of Life; Sejarah Karate Shotokan dan Inkai.

ooo000ooo

Tentang Inkai 2018-2022

Visi

Menatap karate Inkai masa depan, sebagai cabang olahraga prestasi; mempertahankan tradisi Shotokan Karate-Do sebagai beladiri (martial arts) untuk membentuk watak generasi bangsa masa depan.

Misi

Membangun Inkai 2019-2023 kembali menjadi perguruan karate terbesar dan terkuat di Indonesia.

 

Program Kerja

  1. Kelembagaan

Inkai yang kuat mensyaratkan kelembagaan yang kuat, dengan pengurus yang berdedikasi dan penuh pengabdian. PP-Inkai 2019-2023 harus diisi oleh personel seperti itu. Evaluasi kinerja dilakukan setiap empat bulan sekali, meliputi tingkat kehadiran dalam rapat-rapat pengurus dan kontribusinya pada kelancaran roda organisasi. Hal ini untuk menghindari personel yang hadir sekali saja selama periode kepengurusan, yaitu pada saat pelantikan. Rapat kerja pengurus dilakukan setiap tiga bulan atau empat kali dalam setahun.

  1. Keuangan

Manajemen keuangan mengatur seluruh uang masuk dan keluar, semuanya dilakukan melalui transaksi perbankan, sehingga mudah dikontrol secara transparan. Uang masuk terdiri dari dua jenis sumber: internal dan eksternal. Sumber internal meliputi penerimaan iuran anggota dan uang ujian. Sedangkan sumber penerimaan eksternal terdiri dari sumbangan sukarela yang tidak mengikat dan sponsorship melalui kontrak profesional.

  1. Manajemen Aset.

Dilakukan pendataan aset-aset yang dimiliki oleh Inkai, baik pada tingkat Pusat maupun Daerah. Manajemen aset ini termasuk gedung atau ruang sekretariat, dojo dan perlengkapannya (tatami, makiwara dan sebagainya). Direncanakan setiap provinsi memiliki dojo dan sekretariat sendiri. Pengurus Daerah menyediakan lahannya dan PP-Inkai mensubsidi (sebagian) pembangunannya. Pengawasan dilakukan oleh PP-Inkai.

  1. Keanggotaan
    • Data ulang seluruh anggota se Indonesia
    • Digitalisasi data
    • Database absensi latihan dan ujian
    • Database terpisah khusus untuk Inkai Prestasi (Inpres)

 

  1. Pertandingan

Program pertandingan disusun untuk selama satu tahun. Program terdiri dari pertandingan yang diselenggarakan oleh PP-Inkai; oleh Pengprov dan Pengcab, serta oleh pihak-pihak internal Inkai lainnya.

Kemudian pertandingan yang diselenggarakan oleh FORKI (semua jenjang). Juga pertandingan di luar negeri.

Keiikutsertaan PP-Inkai dalam pertandingan disesuaikan dengan program pencapaian prestasi serta kemampuan finansial PP-Inkai.

 

  1. Kesejahteraan

Fokus kesejahteraan secara berjenjang: Dewan Guru, PP-Inkai, Pelatih, Atlet, Kepanitiaan.

Dewan Guru. Secara bertahap DG akan mendapat honor bulanan. Jumlah incremental (bertahap) hingga memadai. Selain itu, DG mendapat bonus dari ujian-ujian, sesuai dengan tupoksi yang ditentukan oleh DG sendiri.

Pengurus. Pengurus mendapat honor yang besarnya ditentukan kemudian.

Selain honor, PP-Inkai menyediakan asuransi kesehatan untuk DG, pelatih, pengurus dan atlet. Besaran premi asuransi disesuaikan dengan kemampuan finansial PP-Inkai.

Khusus untuk atlet, disusun program beasiswa.

(rr)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *