• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Bola, Bendera, dan Kuasa: Piala Dunia 2026 sebagai Cermin Geopolitik Amerika

Bola, Bendera, dan Kuasa: Piala Dunia 2026 sebagai Cermin Geopolitik Amerika

July 7, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

October 8, 2026
Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

October 7, 2026
Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

October 7, 2026
Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

October 7, 2026
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Migran Aman! Disnaker Lumajang Ingatkan Calon PMI tak Gunakan Jalur Ilegal

Migran Aman! Disnaker Lumajang Ingatkan Calon PMI tak Gunakan Jalur Ilegal

October 8, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 9, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Sport

Bola, Bendera, dan Kuasa: Piala Dunia 2026 sebagai Cermin Geopolitik Amerika

by admin
July 7, 2026
in Sport
0
Bola, Bendera, dan Kuasa: Piala Dunia 2026 sebagai Cermin Geopolitik Amerika
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Heri Mulyono

Piala Dunia 2026 bukan sekadar pesta sepak bola terbesar sepanjang sejarah. Di balik 48 tim dan 104 laga, Amerika Serikat justru menghadapi uji geopolitik: mampukah ia membuka pintu dunia, atau gerbangnya justru tertutup bagi mereka yang ingin masuk?

Ketika Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 dengan 48 tim – rekor terbanyak dalam 104 tahun sejarah – dunia tidak hanya datang untuk menyaksikan gol, tetapi juga untuk menguji sejauh mana Amerika masih layak disebut pemimpin global. Di tengah retaknya kepercayaan pada kepemimpinan Washington, turnamen ini justru menjadi panggung yang memantulkan kontradiksi negeri itu sendiri: ingin merangkul dunia, tetapi takut kehilangan kendali atas pintu masuknya.

Panggung Raksasa, Sorotan yang Menusuk

Format tiga negara bukanlah inovasi teknis, melainkan peta kekuasaan. AS mengambil 78 dari 104 pertandingan, termasuk seluruh babak gugur. Meksiko dan Kanada hanya menjadi pelengkap. “Ini bukan kemitraan setara, ini hegemoni yang dibungkus sportivitas,” ujar Dr. Simon Rofe, pakar diplomasi olahraga dari Universitas Leeds. Distribusi ini mengingatkan pada tuan rumah bersama Korea-Jepang 2002, yang menurut Prof. Lindsay Sarah Krasnoff (NYU) justru menyisakan “campuran getir” karena sejarah panjang ketegangan kedua negara.

Namun menjadi tuan rumah utama berarti menjadi sasaran utama. Kebijakan visa AS yang ketat mencoreng semangat universalisme Piala Dunia. Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan – yang baru saja dinobatkan sebagai wasit pria terbaik Afrika 2025 – ditolak masuk dengan alasan “terkait terorisme”, tanpa bukti publik. Delegasi Iran hanya diizinkan masuk sehari sebelum laga dan harus segera pergi. Federasi Sepak Bola Iran menyebutnya “penghinaan terhadap sepak bola” dan mengajukan protes ke FIFA.

Soft Power yang Retak

Joseph Nye, pencetus konsep soft power, pernah mengatakan bahwa daya tarik budaya Amerika – Hollywood, universitas, olahraga – adalah senjata paling ampuh tanpa tembakan. Namun Dr. Hendrik W. Ohnesorge (Universitas Bonn) mengingatkan: “Soft power hanya bekerja jika kebijakan luar negeri sejalan dengan nilai yang diproyeksikan.” Piala Dunia 2026 justru memperlihatkan soft power paradox: AS memiliki stadion megah dan hak siar global, tetapi kebijakan imigrasinya menggerogoti daya pikat dari dalam.

Laporan Brand Finance 2026 mencatat penurunan tajam soft power AS dalam setahun terakhir – lebih dalam dari negara mana pun. “Piala Dunia tidak akan menyelamatkan citra AS jika dunia melihat bagaimana ia memperlakukan tamunya,” kata Dr. Alex Dukalskis, penulis Authoritarianism and the Global Game. “Yang terjadi bukan sportswashing ala Rusia atau Qatar, melainkan policywashing yang gagal – megahnya acara justru menyoroti kecilnya hati kebijakan.”

Diplomasi di Tengah Perang Dagang

Turnamen ini berlangsung ketika AS, Kanada, dan Meksiko sedang terlibat perang tarif paling sengit dalam dekade terakhir. Presiden AS bahkan menyatakan tarif akan membuat Piala Dunia “lebih menarik” karena “ketegangan itu baik”. Pernyataan ini dikritik luas. “Olahraga seharusnya menjadi ruang netral,” ujar Dr. Alexander Cooley (Council on Foreign Relations). “Tapi kini negara tuan rumah justru memanaskan atmosfer sebelum bola bergulir.”

Hubungan istimewa antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan pemerintahan AS juga menuai sorotan. Infantino sempat menganugerahi “FIFA Peace Prize” kepada presiden AS – langkah yang disebut Prof. Simon Chadwick (SKEMA Business School) sebagai “penghinaan terhadap integritas olahraga”. Ketika presiden AS menelepon Infantino untuk meminta peninjauan kartu merah pemain AS, banyak pihak menuduh intervensi politik. “Jika ini terjadi di Rusia atau Qatar, dunia akan berteriak,” kata Chadwick. “Tapi ketika Amerika melakukannya, mereka menyebutnya diplomasi.”

Multipolaritas dan Harapan dari Bawah

Kehadiran 48 tim – termasuk debutan seperti Tanjung Verde, Uzbekistan, dan Curaçao – memperluas representasi global. “Ini adalah Piala Dunia paling demokratis secara geografis,” kata Dr. Said Shehata, pakar hubungan internasional dari Universitas Qatar. “Namun demokrasi di lapangan tidak otomatis berarti demokrasi di gerbang imigrasi.”

Di sisi lain, diplomasi publik tumbuh organik di antara suporter. Jutaan penggemar dari berbagai benua berbaur di jalanan kota tuan rumah, berbagi makanan, lagu, dan pelukan. “Inilah kekuatan sesungguhnya Piala Dunia,” ujar Prof. Jules Boykoff, penulis Power Games. “Ia bekerja dari bawah, tanpa perlu campur tangan kementerian luar negeri. Sementara pemerintah menutup pintu, rakyat justru membukanya.”

Pelajaran bagi Indonesia dan Dunia

Bagi Indonesia, Piala Dunia 2026 adalah cermin pahit. Ambisi menjadi tuan rumah U-20 yang batal beberapa tahun lalu mengajarkan bahwa infrastruktur saja tidak cukup. “Dunia menonton bukan hanya stadion, tetapi juga bagaimana kita memperlakukan tamu,” kata Dr. Rofe. “Konsistensi nilai lebih penting daripada kemegahan fisik.”

Pertaruhan yang Belum Usai

Ketika trofi emas diangkat di MetLife Stadium pada 19 Juli, AS akan mencatat sukses besar secara komersial. Namun pertaruhan geopolitik baru akan terlihat setelah lampu stadion padam: apakah Piala Dunia mampu mencairkan kebekuan diplomasi, ataukah ia hanya menjadi tontonan mahal yang cepat dilupakan?

Yang pasti, seperti ditulis Prof. Nye dalam esai terbarunya: “Di era fragmentasi, sepak bola tetap menjadi bahasa universal. Tapi bahasa hanya berarti jika kita bersedia mendengarkan – dan membuka pintu – bukan hanya untuk bola, tetapi juga untuk orang yang menendangnya.” (*)

Tags: piala dunia 2025piala dunia dan geopolitik amerikapolitik dan piala dunia 2026
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version