Kabar
BP3MI Banten Edukasi Para Pencari Kerja tentang Bahaya Penempatan Nonprosedural
JAYAKARTA NEWS— BP3MI Banten berpartisipasi dalam kegiatan Nakerfest 2026 – Festival Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang selama dua hari, pada 7- 8 Juli 2026, di Lapangan Parkir Utara Mall Ciputra Tangerang.
Kegiatan ini diikuti oleh 39 perusahaan dari sektor formal dan informal yang membuka kesempatan kerja di dalam maupun luar negeri. Sebanyak 243 jabatan dengan total 3.174 lowongan pekerjaan tersedia bagi para pencari kerja.
Dilansir BP3MI Banten, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan kesempatan kerja dan menekan tingkat pengangguran yang pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,9 persen. Pelaksanaan Nakerfest dilakukan secara hybrid melalui platform digital NakerDigi, sehingga proses pendaftaran dan pelamaran kerja dapat dilakukan secara daring.
Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, BP3MI Banten membuka layanan informasi, edukasi, dan konsultasi kepada masyarakat mengenai peluang bekerja di luar negeri melalui prosedur yang legal, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, BP3MI Banten juga mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penempatan nonprosedural dan pentingnya memilih jalur resmi sebagai upaya memberikan pelindungan kepada calon Pekerja Migran Indonesia sebelum bekerja di luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, BP3MI Banten turut memperluas informasi mengenai Program SMK Go Global kepada peserta kegiatan. Petugas juga melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berminat mengikuti program tersebut sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi calon peserta yang berpotensi memperoleh pelatihan hingga penempatan kerja di negara tujuan sesuai minat dan kompetensinya.
“Keikutsertaan BP3MI Banten dalam Nakerfest 2026 menjadi momentum untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan calon Pekerja Migran Indonesia memperoleh informasi yang benar mengenai prosedur bekerja di luar negeri, memahami hak dan kewajibannya, serta terhindar dari praktik penempatan nonprosedural.”
“Kami juga berharap semakin banyak masyarakat, khususnya lulusan SMK, yang mengenal dan memanfaatkan Program SMK Go Global sebagai salah satu jalur peningkatan kompetensi dan kesempatan bekerja di luar negeri,”ujar Ekasari Wijayanti, petugas BP3MI Banten.
Melalui partisipasi dalam Nakerfest 2026, BP3MI Banten berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi, sehingga penempatan Pekerja Migran Indonesia dapat berlangsung secara aman, prosedural, dan memberikan manfaat yang optimal bagi pekerja maupun keluarganya. (*/di)
