Connect with us

Kabar

HBH Paguyuban Pasar Minggu Legenda Bersama Gus Rofi’i

Published

on

JAYAKARTA NEWS – Paguyuban Pasar Minggu Legenda gelar acara Silaturahmi dan Halal Bihalal. Acara berlangsung di Balai Rakyat kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (9/06/2023). Tema yang diusung adalah “Satukan Hati Dan Eratkan Silaturahmi”. Kegiatan halal bihalal berlangsung meriah dan khikmad.

“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali persaudaraan. Di samping, membangun hubungan yang harmonis. Baik antara warga Pasar Minggu maupun warga Indonesia,” ujar Raja Simanjuntak, SH, Ketua Umum DPP PPML kepada wartawan.

“Kami berkomitmen terus menjaga silaturahmi dan kerukunan antar seluruh elemen masyarakat. Kita juga bergerak dalam berbagai kegiatan sosial, tidak hanya di wilayah Pasar Minggu namun juga di seluruh Indonesia,” ujar Raja.

Mereka juga mengundang Gus Rofi’i, seorang tokoh nasional yang memiliki kepedulian tinggi. “Gus Rofi’i  ini tokoh nasional yang kita miliki karena itu kami undang ke acara halal bihalal ini,” papar Raja.

Di tempat yang sama, Gus Rofi’i, didaulat untuk memberikan tausiyah. Kepada awak media menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang diadakan oleh Paguyuban Pasar Minggu Legenda ini.

“Ini kegiatan yang sangat keren, luar biasa. Saya tadi sudah sampaikan kepada Kabarhakam pak Fadil Imran, mantan Kapolda Metro Jaya. Intinya, acara yang digagas mantan camat Pasar Minggu pak Sotar Harahap dan pak Raja ini sangat positif. Menjaga Indonesia itu salah satunya ya dengan kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Dari kiri: Raja, SH, Ketua Paguyuban Pasar Minggu Legenda, Gus Rofi’i Ketum BKN, dan Sotar Harahap, mantan camat Pasar Minggu. (ist)

Radikal Mental

Persatuan bisa terjalin melalui kegiatan berkumpul, guyub, hadrohan, wayangan, dangdutan. Itulah seninya Indonesia. Karenanya, kata Gus Rofi’i, kalau ada kelompok radikal di sini pasti mental. Kalau di luar negeri tidak ada kegiatan seperti ini. Berkumpul, menikmati seni, tetap menjalin silaturahmi walaupun kita berbeda.

“Saya misalnya, mungkin datang dari keluarga pedagang kaki lima. Akan tetapi kalau sudah bicara Indonesia, nasab tidak lagi penting. Ingat, kita diciptakan Allah SWT berbeda suku, agama, tapi tetap berbaur dalam kebersamaan. Inilah Indonesia. Luar biasa. Saya muslim, bang Raja non muslim, bang Raja dari Medan tapi bisa jadi ketua organisasi di Pasar Minggu, tidak masalah. Begitupun dalam pemilihan presiden nanti, boleh berbeda pilihan. Tidak harus dari Jawa atau bagaimana, tapi bebas sesuai pilihan rakyat,” tegasnya.

Tadi pembina juga menyampaikan, di tahun politik kita tetap harus menjaga situasi tetap kondusif. Kita jaga NKRI minimal dari lingkungan sekitar kita,” tandasnya.

Sementara itu, Sotar Harahap, Dewan Pembina Paguyuban Pasar Minggu Legenda yang mantan camat Pasar Minggu tahun 2004 – 2008 menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Gus Rofi’i dari Kediri. Ke depan PPML harus semakin aktif. Terutama dalam membantu Pemerintah Daerah dalam pembangunan di wilayah Jakarta Selatan dan juga secara nasional.

“Pengalaman saya sebagai camat, sejak dulu warga di Pasar Minggu ini luar biasa. Mereka guyub, memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungannya. Sukses dan terima kasih atas kerjasama semua pihak, semoga acara seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin,” pungkasnya.

Kegiatan halal bihalal Paguyuban Pasar Minggu Legenda ini dihadiri oleh lebih dari 500 anggota dan berbagai unsur masyarakat. Acara semakin meriah dengan kehadiran dan penampilan artis ibukota seperti Olivia Noer, Tiara Marlen & Ade Nurul. (Gus)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *