Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Ellyas Pical Sakit - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Feature

Ellyas Pical Sakit

Published

on

MASIH terlintas dalam ingatan betaoa sosok Ellyas Pical menjadi pahlawan bangsa. Kegigihan dan keuletannya berlatih menjadikan dirinya juara dunia tinju IBF kelas bantam junior pada 1985. Kini, dia terbaring di RS Harapan Kita karena serangan jantung.

Di masa tuanya saat ini, sosok Ellyas Pical memang seakan tenggelam. Tak banyak orang membicarakan ketangguhannya di atas ring. Orang seakan tak mengenal siapa orang yang terbaring lemah ini. Yang tersirat hanya guratan wajah lemah tak berdaya.

Pada masa jayanya, Ellyas Pical menjadi bahan pembicaraan. Petinju asal Saparua ini, sukses menyandang gelar Juara dunia IBF setelah mengalahkan petinju asal Korea, Chun Ju-do. Gelar juara dunianya terlepas dua tahun kemudian setelah kalah dari petinju Thailand, Khaosai Galaxy.

Ellyas Pical semasa sehat.

Setelah tak lagi menjadi juara dunia, namanya menghilang. Tak ada yang tahu jejak langkah seorang Elly yang pernah digadang-gadangkan hingga tersiar kabar jika dirinya terjerat kasus narkoba.

Rasa sakit dan beban hidup yang dialami seperti tak dirasa. Yang ada hanya senyuman khasnya saat disapa wartawan menjelang makan siang atau sekadar istirahat di kantin KONI Pusat. Ya, sejak saat itu, Elly memang direkrut sebagai karyawan KONI Pusat.

Sampai dirinya terkena serangan jantung pun tak disadarinya. Elly mulai merasakan keluhan sejak Selasa (14/2). Namun, tak langsung dibawa ke rumah sakit. Dua hari berselang, kondisinya pun makin parah, dan dibawa ke rumah sakit di kawasan Serpong Tangerang.

Selama di rumah sakit, Elly memang langsung mendapatkan perawatan. Tapi atas inisiatif keluarga, perawatan Elly dipindah ke rumah sakit Harapan Kita. “Sekitar pukul 13.00 WIB tadi sudah dipindahkan,” kata Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP ITKON) Edi Nurinda, Jumat (17/2).

Saat ini pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan semua pihak KONI. “Komunikasi dengan dokter di KONI juga terus kami lakukan. Bahkan sudah ada yang langsung ke rumah sakit Harapan Kita. Yang jelas, Elly saat ini sudah dalam penanganan,” kata Edi menjelaskan. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement