Angkat Bonsai Cibeunying ke Level Dunia

 Angkat Bonsai Cibeunying ke Level Dunia

Andri Heryanto pemilik bonsai di Taman Cibeunying, Bandung. (dan)

Jayakarta News – Sejak lama, ”ti baheula dari zaman Belanda” kota Bandung terkenal dengan sebutan Kota Kembang. Di era kekinian, di sudut kota Bandung, ada sebuah pusat tanaman bunga hias dan pohon hias bonsai tersohor dan terlengkap. Namanya kawasan tanaman hias Taman Cibeunying.

Kawasan ini, selain tempat dan transaksi tanaman hias yang bernilai seni tinggi, dengan berbagai tanaman hias lengkap dari jenis yang kecil hingga berukuran besar. Juga merupakan obyek wisata bunga, dan jadi tujuan wisata bunga yang diburu di pusat kota Bandung.

Untuk berkunjung ke kawasan tanaman hias “Taman Cibeuying Bandung”, para penghobi tanaman hias dan pohon bonsai, baik kolektor atau ‘kolekdol’ bisa menggunakan “mbah gugle”.

Untuk lebih gampang, atau yang tercepat mencari lokasinya, dengan cara mencari alamat “Gedung Sate” pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Karena lokasi kawasan tanaman hias taman Cibenying tak jauh dari Gedung Sate, sekitar 1 km ke arah selatan dari posisi gedung sate, tepatnya di Cibeunying Selatan.

Seorang tokoh muda putra Cirebon, Andri Heryanto, pemerhati dan pencinta sejati pohon bonsai, sekaligus pemilik tanaman pohon hias “Bonsai Taman Cibeunying Bandung” di kawasan tanaman hias rakyat Los-7 Bandung, banyak bercerita, ihwal tanaman bonsai, khususnya di Bandung. “Bonsai yang merupakan tanaman pohon hias bernilai seni tinggi, jika dikelola dengan baik dan telaten, bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Bagi yang sudah merasakan asyiknya menekuni bonsai, dijamin akan menemukan nikmatnya hobby bonsai. Andri berharap, semakib banyak masyarakat menggeluti hobby bonsai, akan berdampak positif pada peningkatan derajat petani tanaman hias.

Menurut Andri Heryanto, di Los-7 khusus menyediakan bahan jadi tanaman bonsai, yang bisa dirangkai oleh para pemula dan pencinta bonsai lainnya. Di Los-7 juga tersedia bonsai setengah jadi, dan bonsai yang sudah jadi.

Tanaman bonsai di Taman Cibeunying, Bandung. (dan)

Soal harga, Andri mencoba meluruskan image seolah-olah bonsai adalah tanaman mahal. Justru bonsai-bonsai yang adai di Cibeunying relatif murah. Bahkan masih bisa “nego”. “Sebab, bicara bonsai, biasanya tidak melulu bicara soal harga. Sebab di bonsai terdapat seni. Lebih dari itu, bonsai juga merajut pertemanan dan persahabatan sejati sesama pecinta bonsai,” katanya.

Bukan hanya pertemanan antar para pecinta bonsai, tetapi juga dengan sendirinya akan terjalin pertemanan dengan para petani bonsai itu sendiri. “Yang sudah-sudah, biasanya kalau sudah menekuni bonsai, dan bertemu komunitas bonsai, maka yang terjadi adalah lingkaran persahabatan, antarpara penggemar bonsai, dan antara penggemar bonsai dengan petani bonsai,” tutur Andri Heryanto.

Di pusat bonsai Taman Cibeuying, Bandung, banyak jenis dan ragam bonsai bisa didapat di sana. Mulai dari yang dasar, setengah jadi, dan bonsa jadi. Sekadar menyebut jenisnnya, ada bonsai cedrawasih, anting putri, waru, lada, sancang, elegan, opsus, cemara, pusaka, sensimun, logistrum, seribu bintang, cemara duri, cemara sinensis, dan banyak jenis lainnya. Semua terlihat sangat indah, unik, dan menarik.

Dari perbincangan dengan Andri Heryanto, seorang pecinta pohon bonsai (pohon mini yang dikerdilkan dalam pot dan bernilai seni tinggi) banyak catatan didapat. Di antaranya, seni mencintai pohon bonsai harus lahir dan tulus dari hobi cinta tanaman. Bila tanaman dicintai, tanaman pun akan mencintai yang memeliharanya. Muaranya, tanaman bisa memberikan nilai ekonomi tinggi.

Bahkan apabila ditekuni secara telaten, dengan menciptakan inovasi baru yang bisa menggegerkan pencinta bonsai, tak mustahil bisa membuat pencintanya kaya raya dan hidup bahagia begelimang harta. Sebuah fakta, sebuah pohon bonsai yang bernilai tinggi harganya bisa ratusan juta bahkan miliaran rupiah, melebihi harga sebuah mobil Ferrari dan Porsche.

Sayang, selama ini bonsa-bonsai bernilai maha-tinggi itu adanya di Cina, Vietnam, dan di negara asalnya, Jepang. Untuk Indonesia, kelasnya belum bisa menyamai bonsai-bonsai masterpiece dari ketiga negara itu.

Bonsai Taman Cibeunying, Bandung. (dan)

Ihwal Andri Heryanto sendiri, selain ia dikenal sebagai pecinta bonsai yang perduli kepada para pemula pencinta bonsai, juga dikenal sebagai sosok muda yang dekat dengan para petani pohon hias bahan dasar bonsai (para pemilik benih bonsai). Ia banyak membantu para petani bonsai, khususnya yang ada di Bandung dan sekitarnya.

Andri Heryanto dan tokoh-tokoh pecinta bonsai lain, selalu memompa semangat para penghobi bonsai dan para petani bonsai. Menurut Andri, Indonesia punya potensi besar menghasilkan maha karya bonsai. Alasannya, Indonesia adalah pemilik jenis pepohonan terbanyak kedua di dunia, setelah Brazil.

Lebih dari itu berdasarkan catatan Perkumpulan Pengemar Bonsai Indonesia (PPBI), para pecinta, pengusaha, dan pemerhati bonsai jumlahnya masih sedikit, yakni baru 70.000-an anggota. Karenanya, para petani bonsai Cibeunying berharap hadirnya para tokoh muda pecinta bonsai, bisa membantu mempromosikan bonsai Indonesia melalui media sosial.

Dengan demikian, bonsai Indonesia pada umumnya, dan bonsai dari Bandung khususnya, bisa makin dikenal di antara para pecinta bonsai yang ada di seluruh dunia. Dengan usaha mengangkat derajat dan karya bonsai Bandung ke tingkat dunia, niscaya bonsai Bandung bisa sederajat dengan bonsai istimewa dari Jepang, Cina, dan Vietnam. (Dani Yuliantara)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *