Yusro dan Gloria, Raka Raki Jatim 2020

 Yusro dan Gloria, Raka Raki Jatim 2020

Yusro dan Gloria sebagai pemenang Raka Raki 2020. (foto: poedji)

Jayakarta News – Senyum mengembang di bibir peserta yang diumumkan oleh panitia sebagai juara pemilihan Raka Raki 2020 Provinsi Jatim dalam Grand Final yang di Pendopo Agung Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jatim, Sabtu (7/3/2020) malam.

Saat itu panitia menyebut nama Mochammad Abizar Yusro (Kab. Pasuruan) dan Gloria Vincentia Riyadi (Kab. Malang) sebagai Raka Raki Jatim 2020. Sementara, yang terpilih menjadi Raka Wakil I adalah Muhammad Abi Zakaria dari Banyuwangi, Raki Wakil I yakni Zahra Salsabila Mutia dari Kota Pasuruan.

Pemilihan duta Jatim tersebut berlangsung setiap tahun. Bagi yang terpilih nantinya akan mewakili Provinsi Jatim dalam setiap kesempatan untuk memperkenalkan Provinsi tersebut. Pada malam grand final itu hadir Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Raki Jatim 2020, Gloria Vincentia Riyadi mengaku telah bertekad mulai mengajak generasi muda berkontribusi langsung dalam mempromosikan Jatim, salah satunya menjadi pramuwisata.

“Duta wisata itu tidak hanya menjadi pembawa baki, namun lebih berkontribusi menjadi pramuwisata yang bisa meng-guide wisatawan manca negara,” tuturnya sembari menambahkan pihaknya siap mengemban tugas baru yang diberikan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta Raka-Raki Jawa Timur 2020 menjadi front liner untuk  mempromosikan pariwisata Jawa Timur. Lebih dari itu, Khofifah berharap seluruh Raka-Raki ikut mengambil peran dalam mempromosikan  potensi ekonomi daerah.

“Saya ingin peran mereka (Raka-Raki-red) lebih ditingkatkan. Mereka memiliki kemampuan bahasa asing yang bagus sehingga memiliki potensi besar untuk  mempromosikan potensi wisata dan ekonomi Jawa Timur, seiring mandat Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jatim yang di dalamnya juga ada proyek wisata Bromo Tengger Semeru,” ungkapnya. Menurutnya, selain banyak destinasi pariwisata Jawa Timur yang belum tereksplor, juga banyak potensi ekonomi daerah yang belum tersentuh maksimal.

Para pemenang foto bersama dengan Gubernur Jatim. (foto: poedji)

Khofifah yakin, jika Raka-Raki bisa turut berperan aktif, berbagai potensi ekonomi di Bumi Majapahit tersebut dapat semakin berkembang sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Raka Raki punya tugas mengeksplor keunggulan kompetitif dan komparatif yang dimiliki bumi majapahit ini memberi signifikansi bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,”  imbuhnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan, Jawa Timur memiliki banyak destinasi “feeling good”. Ia berharap, keberadaan destinasi-destinasi ini mampu menarik lebih banyak wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Khofifah juga menyinggung rencana pengembangan Kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru (BTS) dan Kawah Ijen sesuai amanah Perpres nomor 80 tahun 2019.  Pemprov Jatim, kata dia, berupaya menaikkan jumlah kunjungan wisata ke kawasan tersebut namun dengan tetap memperhatikan daya dukung alam dan lingkungan sehingga kelestarian ekosistemnya dapat terus terjaga. “Sebanyak-banyaknya yang bisa kita dorong, tetapi harus dibatasi sesuai dengan daya dukung alam dan lingkungan di seluruh wilayah BTS dan Ijen. Juga terkait sampah, hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” imbuhnya. (poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *