• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Tahun Baru Imlek: “Momen Refleksi Bersama Tentang Pentingnya Hidup Berdampingan”

Tahun Baru Imlek: “Momen Refleksi Bersama Tentang Pentingnya Hidup Berdampingan”

Redaksi by Redaksi
February 17, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 SURABAYA, JAYAKARTA NEWS— Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai toleransi, saling menghargai, dan menghormati di tengah keberagaman masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan persaudaraan  dalam harmoni, khususnya di Jawa Timur yang dikenal sebagai daerah multi kultur dan  kebhinekaan.

Menurutnya, perayaan Imlek bukan hanya dirasakan oleh masyarakat  Tionghoa, tetapi juga menjadi momen refleksi bersama tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai.

Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan harus terus dijaga agar kerukunan tetap terpelihara.

“Perbedaan adalah kekuatan. Kita harus terus menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai agar persatuan dan persaudaraan  dalam harmoni keberagaman di Jawa Timur dapat terus terjaga,” kata Khofifah Selasa(17/2) di Surabaya

Khofifah berharap nilai-nilai understanding atau kesepahaman, respect atau saling menghormati, serta trust atau saling percaya dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, ketiga nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Ia menjelaskan bahwa Jawa Timur selama ini dikenal sebagai provinsi dengan tingkat kerukunan yang baik antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat. Kondisi tersebut harus terus dijaga melalui dialog, gotong royong, serta saling pengertian dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.

“Mari kita rawat kebersamaan ini agar Jawa Timur tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua. Dengan saling percaya dan menghormati, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dengan lebih kuat,” katanya.

Khofifah juga mengaitkan semangat Imlek dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan yang akan segera tiba. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

Menurutnya, nilai toleransi yang diperkuat saat perayaan Imlek dapat menjadi bekal penting dalam menyambut Ramadhan, sehingga kesalehan tidak hanya terwujud dalam ibadah pribadi tetapi juga dalam hubungan sosial yang harmonis.

“Menjelang Ramadhan, mari kita perkuat kesalehan sosial di tengah kerukunan umat. Dengan suasana yang penuh saling menghargai, ibadah akan terasa lebih khusyuk dan membawa kedamaian bagi semua,” tutur Khofifah.

Ia menambahkan bahwa menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat. Melalui sikap terbuka dan saling memahami, diharapkan potensi konflik dapat diminimalkan dan kebersamaan semakin kokoh.

Khofifah optimistis semangat toleransi yang tumbuh dalam berbagai momentum keagamaan akan semakin memperkuat persatuan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat solidaritas, sehingga Jawa Timur tetap menjadi contoh daerah yang rukun dalam keberagaman.

Dengan menghidupkan nilai understanding, respect, dan trust, Khofifah berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kedamaian. Harmoni yang terjaga diyakini akan menghadirkan suasana kondusif bagi pembangunan serta kesejahteraan bersama di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan utama Jawa Timur.***poedji

Tags: gubernur khofifahImlek 2026jayakartanews
Previous Post

Jejak Rokok Klobot hingga Jenderal Sudirman

Next Post

Sambut Ramadan, Empat Ribu Warga di Blitar Ikuti Pawai Gema Soramadu

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sambut Ramadan, Empat Ribu Warga di Blitar Ikuti Pawai Gema Soramadu

Sambut Ramadan, Empat Ribu Warga di Blitar Ikuti Pawai Gema Soramadu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version