‘Semes7a’ , Film Dokumenter Tayang Terbatas

 ‘Semes7a’ , Film Dokumenter Tayang Terbatas

Dirjen pengendalian perubahan iklim KLHK Ruandha Agung (kanan) dan Nicholas Saputra—foto ipik tanoyo

JAYAKARTA NEWS— Berbeda dengan film-film cerita yang beredar di bioskop, akhir Januari 2020 ini akan tayang sebuah film dokumenter produksi Mitsubishi Motors dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Berjudul ‘Semes7a’ ( baca Semesta ), film ini akan tayang terbatas di sejumlah layar bioskop, mulai Kamis (30/1).

Diproduseri Mandy Marahimin dan aktor Nicholas Saputra, film penuh inspiratif dan makna ini ditujukan guna meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim.

Bercerita tentang 7 tokoh yang berasal dari latar belakang, tempat tinggal, budaya dan agama,

Film ini memiliki peran penting dalam komunitasnya di 7 daerah yaitu Aceh, Jakarta, Imogiri/Jogjakarta, Bali, Kalimantan, Flores dan Papua. Memaparkan bagaimana mereka menggali kekayaan alam dan merawat Indonesia untuk meminimalisir dampak perubahan iklim.

“Selain di bioskop, film ini juga diputar dalam festival film dengan diakusi-diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim dan pemanasan global di berbagai wilayah di Indonesia,” urai Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Ruandha Agung.

“Semes7a’  menargetkan bisa menjangkau masyarakat luas khususnya kaum muda dan pelajar sebagai generasi penerus ihwal pengambil keputusan kebijakan pada masa yang akan datang,” tambahnya.

Pendapat senada dikatakan Nicholas Saputra selaku produser. “Kehadiran dan kolaborasi kreatif para sineas dan tokoh di belakang layar film ini patut diapresiasi.

“Semes7a layak ditonton dengan misi bahwa sekecil apa pun, para tokoh dan pegiat lingkungan di 7 daerah telah berbuat sesuatu dan melakukan perjuangan kebaikan bagi alam Indonesia dan warga desanya serta dunia yang saat ini mengalami krisis,” tandas Nicholas Saputra. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *