Connect with us

Sport

Di Tengah Perjuangan Sang Ayah, Messi Terus Menulis Sejarah di Piala Dunia 2026

Published

on

Lionel Messi/Foto: Instagram leomessi

JAYAKARTA NEWS— Kabar menggembirakan datang dari keluarga Lionel Messi. Jorge Messi, ayah sekaligus sosok yang selama puluhan tahun menjadi pendamping terdekat sang megabintang Argentina, dilaporkan menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat masalah kesehatan yang belum diungkap secara rinci kepada publik.

Pekan lalu, keluarga Messi mengonfirmasi bahwa Jorge Messi tengah menghadapi sebuah “situasi kesehatan” yang membutuhkan perhatian medis. Pengumuman tersebut muncul tidak lama setelah Lionel Messi terlihat emosional usai membantu Argentina meraih kemenangan 3-0 atas Aljazair pada laga fase grup Piala Dunia 2026.

Momen ketika Messi menitikkan air mata di lapangan sempat memicu berbagai spekulasi. Banyak penggemar bertanya-tanya mengenai penyebab emosi yang diperlihatkan kapten Argentina tersebut. Tak lama kemudian, keluarga Messi memberikan penjelasan bahwa Jorge Messi sedang menjalani perawatan medis.

Kini, laporan terbaru dari Argentina menyebutkan bahwa kondisi pria berusia 68 tahun itu terus membaik. Media Argentina Paparazzi melaporkan Jorge menunjukkan respons positif terhadap pengobatan yang dijalaninya dan berharap dapat segera meninggalkan rumah sakit dalam waktu dekat apabila proses pemulihannya berjalan sesuai harapan.

Bagi Lionel Messi, kabar tersebut tentu menjadi angin segar di tengah kesibukannya memimpin Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Lionel Messi dan ayahnya Jorge Messi/Sumber Foto: tangkap layar Instagram fersvaluto

Sosok yang Selalu Ada di Balik Kesuksesan Messi

Jorge Messi bukan hanya seorang ayah bagi Lionel Messi. Ia juga merupakan agen, penasihat, dan pengelola berbagai urusan bisnis yang mengiringi perjalanan karier salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.

Sejak Messi masih berjuang menembus tim utama Barcelona pada awal 2000-an, Jorge telah menjadi figur sentral yang mengatur berbagai keputusan penting dalam kehidupan putranya. Dari negosiasi kontrak, kesepakatan sponsor, hingga berbagai aktivitas komersial bernilai jutaan dolar, Jorge selalu berada di garis depan untuk melindungi dan mendukung karier sang putra.

Hubungan keduanya dikenal sangat dekat. Dalam berbagai kesempatan, Messi kerap menyebut keluarganya sebagai fondasi utama yang membantunya melewati tekanan besar sebagai pesepak bola kelas dunia.

Karena itulah, kondisi kesehatan Jorge diyakini memberikan dampak emosional yang besar bagi sang kapten Argentina selama berlangsungnya turnamen.

Piala Dunia Terakhir Sang Legenda

Di tengah kekhawatiran mengenai kondisi ayahnya, Messi tetap menunjukkan performa yang mengesankan di Piala Dunia 2026.

Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini diyakini menjadi penampilan terakhir Messi di panggung Piala Dunia. Pada usia 38 tahun, sang legenda masih menjadi sosok sentral dalam skuad Argentina yang datang sebagai juara bertahan.

Foto: Instagram leomessi

Bahkan sebelum turnamen dimulai, Messi sudah lebih dulu mencetak sejarah. Ia menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain mana pun sepanjang sejarah sepak bola.

Debutnya di ajang terbesar dunia terjadi pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Dua dekade kemudian, ia masih mengenakan ban kapten Argentina dan tetap menjadi tumpuan utama tim nasional negaranya.

Terus Menambah Rekor

Messi juga terus memperkaya koleksi catatan bersejarahnya sepanjang turnamen.

Penampilannya saat melawan Aljazair menjadi salah satu yang paling berkesan. Selain membawa Argentina meraih kemenangan 3-0, laga tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain yang mampu tampil menentukan bahkan di usia yang tidak lagi muda untuk ukuran pesepak bola profesional.

Beberapa hari kemudian, Messi kembali menjadi pembeda saat Argentina mengalahkan Austria dengan skor 2-0. Hasil tersebut membuat Argentina semakin dekat dengan tiket menuju fase gugur dan mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Selain mengejar trofi dunia kedua dalam kariernya, Messi juga masih berpeluang memperlebar sejumlah rekor individu. Setiap menit yang ia mainkan di Piala Dunia 2026 berpotensi menambah catatan penampilan, kontribusi gol, maupun berbagai pencapaian yang selama ini identik dengan namanya.

Misi Menutup Karier dengan Sempurna

Bagi banyak penggemar sepak bola, Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Ini adalah kesempatan terakhir untuk menyaksikan Messi beraksi di panggung terbesar sepak bola dunia.

Setelah memenangkan hampir seluruh gelar bergengsi yang tersedia, termasuk Copa America, Liga Champions, Ballon d’Or, dan Piala Dunia 2022, Messi kini memiliki kesempatan untuk menutup perjalanan internasionalnya dengan cara yang nyaris sempurna.

Namun di balik sorotan stadion yang megah dan berbagai rekor yang terus bertambah, terdapat sisi manusiawi yang tengah dijalani sang legenda. Di saat jutaan pasang mata menyaksikannya mencetak sejarah, pikirannya juga tertuju kepada sosok yang telah mendampinginya sejak awal perjalanan karier: Jorge Messi.

Karena itu, kabar mengenai membaiknya kondisi Jorge Messi menjadi berita yang melegakan tidak hanya bagi keluarga mereka, tetapi juga bagi para pendukung Argentina di seluruh dunia. Di tengah perjuangan mengejar kejayaan terakhir bersama Albiceleste, Lionel Messi kini setidaknya dapat sedikit bernapas lega karena sang ayah dikabarkan berada di jalur pemulihan yang positif.

Dan selama Jorge terus berjuang untuk pulih, Messi pun tampaknya akan terus melakukan hal yang selama ini paling dikenalnya: menulis sejarah. (di/Sumber: euronews, KESQ,NBC New York, Daily Mail, The Times of India, Al Jazeera)

Advertisement