• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Radikalisme, Kita Bodoh atau Dibodohi?

Radikalisme, Kita Bodoh atau Dibodohi?

October 13, 2019
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Radikalisme, Kita Bodoh atau Dibodohi?

by admin
October 13, 2019
in Kabar
0
Radikalisme, Kita Bodoh atau Dibodohi?
504
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Prof (Ris) Hermawan “Kikiek” Sulistyo tengah menyampaikan materi di seminar Bersama-sama Mencegah Paham Radikalisme dan Konflik Sosial, auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi. (foto: teguh)

Jayakarta News – Bersama-sama Mencegah Paham Radikalisme dan Konflik Sosial Serta Menjaga Kearifan Lokal. Itulah tema seminar nasional yang diadakan BEM Universitas Bhayangkara Jakarta Raya di Auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Kampus II Bekasi), Sabtu (12/10) lalu.  

Sekitar 200 peserta seminar yang terdiri dari 90 mahasiswa UBHARA perwakilan dari 6 fakultas, Fakultas Ilmu Komunikasi, Hukum, Eknomi, Teknik, Ilmu Pedidikan dan Psikologi  yang terdapat di universitas tersebut. Serta delegasi dari perguruan tinggi lain dan masyarakat umum. Hadir sebagai pemateri Moch. Chairil Anwar, SH, Kasubdit Pengawasan BNPT (badan Nasional Penanggulan Terorisme) sebagai pembicara 1, Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A, PhD., APU pembicara 2 dan Yeksa Serkeh Chandra, Ketua Forum Seniman Bekasi (FSB). Jalannya seminar dipandu oleh Ir Djuni Thamrin, M.Sc., PhD.

Acara dimulai pada pukul 09.24 WIB. Setelah acara dibuka, seluruh panitia berdiri untuk menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Berikutnya sambutan-sambutan. Sambutan pertama dari ketua panitia pelaksana, wakil Walikota Bekasi, dan Wakil Rektor 2 UBHARA.

Kesempatan pertama diberikan kepada Kikiek, panggilan akrab  Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., PhD., APU. Menurut Mas Kikiek, “Saya mau ke akarnya dulu. Kita ini bodoh dan dibodohi,” kata Kikiek mengawali presentasinya.

Kikiek yang menyukai Ilmu Fisika, maka memulai dengan terjadinya kiamat. Matahari yang telah berusia 100 miliar tahun, adalah salah satu sumber energi bagi manusia yang hidup di bumi. “Sumber energi kita cuma satu matahari. Pada saatnya kan habis. Kalau matahari habis maka terjadi kiamat. Tak ada kehidupan lagi di bumi,” ujar Kikiek. 

Matahari hanya salah satu bintang di angkasa yang jumlahnya ratusan miliar. Cahaya matahari sampai di bumi, yang akhirnya menjadi sumber energi dan kehidupan bagi mahkluk di bumi termasuk manusia, sebelumnya di dalam matahari sendiri terdapat reaktor nuklir. Yang membutuhkan masa berjumlah milyaran ton untuk melakukan reaksi nuklir tersebut. Dan matahari kemungkinan masih bisa digunakan hingga 100 milyar tahun ke depan. Akan tetapi manusia hanya berusia 100 tahun.

“Tapi saya tidak mau mati di usia 100 tahun. Nanti tidak ada yang melayat,” celetuk Kikiek dalam seminarnya yang disambut tepuk tangan.

Kemudian Kikiek menceritakan pengalaman dirinya yang pernah mengalami mati suri, pertama saat terkena stroke dan kedua karena serangan penyakit malaria. “Dalam kematian pertama saya bertemu malaikat. Kematian yang disebabkan stroke itu enak. Setelah terkena vertigo lalu hilang. Tapi kalau terkena malaria itu sakit semua,” celoteh Kikiek.

Kermatian itu juga diyakini oleh penganut agama-agama lain. Kalau Budhisme itu bukan agama. Tapi ajaran untuk hidup lebih baik lagi. Kalau berlaku buruk, maka setelah mati akan bereinkarnasi menjadi binatang. Tapi kalau berlaku baik terus maka, akan bereinkarnasi menjadi manusia yang tingkatanya lebih baik lagi. Kalau sudah menjadi raja, tidak akan mati lagi. Nah di dalam Islam juga mempunyai konsep kematian tersendiri. Bagi penganut Islam, Islam lah yang benar. Bagi penganut kepercayaan lain, maka keparcayaan itulah yang benar. “Yang tidak boleh adalah memaksakan keyakinan kita kepada orang lain,” kata Kikiek.

Nah yang terjadi di Indonesia adalah seperti yang terjadi di Vatikan 500 tahun silam. Ketika pihak Gereja menghukum mati Galieo Galilei karena teorinya bertentangan dengan Gereja tentang bumi itu bulat.

Kejadian di Papua,adalah masalah konflik sosial. Para pendatang lebih banyak menguasai kesempatan berbisnis dan kegiatan apa pun. Orang Asli Papua hanya sebagai penonotn. Lama-lama kecemburuan itu terus menumpuk. Nah kejadian di Wamena, orang Wamena tidak melakukan apa-apa. Tapi orang Papua dari daerah lain yang melihat berita melalui sosmed, yang sakit hati dikatain monyet merasa sakit hati.  Lalu konflik melebar.

Sedangkan, menurut Chairil Anwar dari BNPT, bahwa tipe teroris ada beberapa. Salah satunya kerusuhan di Wamena juga bentuk teror. Yang berlanjut ingin memisahkan diri dari NKRI. Radikal yang ujungnya akan memisahkan diri ini sangat berbahaya. Nah kejadian yang baru saja menimpa Menkoplhukam Wiranto salah satu yang dipicu oleh ideologi. Walaupun belakangan pihak kepolisian menyatakan pelaku terkena gangguan jiwa.

Salah satu upaya untuk meredam timbulnya radikalisme dan terorisme adalah dengan pendekatan budaya. Masyarakat dikembalikan kepada akar budayanya. Menurut Yekah Serkeh Chandra dari Forum Seniman Bekasi mengatakan, radikalisme dan terorismei bisa diredam dengan jalur kebudayaan. (guh)

Tags: jayakartanewsprof hermawan sulistyoradikalismeUniversitas Bhayangkara Jakarta Raya
Share202Tweet126
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version