Prosesi Lengsernya Suharto “Pak Bro”

 Prosesi Lengsernya Suharto “Pak Bro”
Suharto (Pak Bro) saat memberikan cenderamata berupa sapu lidi dan serokan sampah, kepada Hj. Syahmanis Kawati. (foto: nanang)

Jayakarta News – Suasana haru mewarnai rangkaian acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Rukun Tetangga (RT) 005/004 Kelurahan Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, dari Suharto selaku Ketua RT 2013-2019 kepada Ketua RT terpilih Hj. Syahmanis Kawati untuk masa bakti 2019-2022.

Seperti laiknya prosesi birokrat, Sertijab yang digelar di kediaman Ketua RT lama pada tanggal 28 September 2019 pun berlangsung protokoler. Hadir menyaksikan acara itu, antara lain Kepala Seksi Pembangunan Jatibening Baru, Babinsa Jatibening Baru, Polsek Pondok Gede, Ketua RW.004 Jatibening Baru, tokoh masyarakat beserta warga setempat.

Adalah Suharto, sebagai “sang mantan” yang melekat sebagai Ketua RT “gaul”. Bahkan warganya acap memanggil dia dengan panggilan “Pak Bro”. Dalam sambutan lepas-sambut, Pak Bro mengisahkan ihwal awal mula menduduki jabatan Ketua RT.

Ia mengibaratkan, laksana dilepas di hutan belantara tanpa bekal apa-apa. “Modal saya hanya stempel dan uang tunai dua juta rupiah,” ujarnya berkisah. Berbekal uang sumbangan salah seorang warga itu, ia bersama sekretaris dan bendara kemudian menyusun sistem administrasi untuk menjalankan program-programnya.

Mulai dari pengolahan sampah hingga pembangunan jalan ia wujudkan sebagai realisasi program untuk mengawali kegiatan bersama warga. Bersama jalannya waktu, ia pun mewujudkan program PKK, Posyandu, Karang Taruna, Keamanan, arisan warga dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Dengan kebersamaan dan swadaya masyarakat, sejumlah jalan warga berhasil diperbaiki, mulai dari pengecoran, perbaikan saluran air hingga pembongkaran tembok warga untuk pelebaran jalan. Hasilnya bisa dirasakan langsung oleh warganya. Tidak terjadi kemacetan  lagi setiap ada mobil bersimpangan. Di tikungan maut yang sering menimbulkan kecelakaan, sekarang sudah aman. Sampai-sampai, pohon asem yang dianggap angker oleh masyarakat bisa ditebang. “Sekarang jalan sudah bisa dilalui kendaraan berukuran besar sekalipun,” ujar Suharto, alias Pak Bro.

Prosesi Serah Terima Jabatan Ketua RT.005/004 Kelurahan Jatibening Baru, secara simbolis, dari Suharto (tengah) ke Hj. Syahmanis Kawati (kiri), oleh Kepala Seksi Pembangunan Jatibening Baru. (foto : nanang)
Sejumlah aparat keamanan dan tokoh masyarakat berfoto bersama, usai acara pelantikan serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua RT.005/004 Kelurahan Jatibening Baru. (foto : nanang)

Selain di bidang  pembangunan jalan, ia juga aktif berkeliling mengunjungi warganya secara door to door, terutama setiap hari Minggu. Bahkan, ia tak segan-segan membangunkan warganya melalui loud speaker, mengajak berolahraga atau kerja bakti membersihkan lingkungan. Ia pun selalu hadir bila warganya membutuhkan pertolongan, terutama bila ada warga yang sakit, atau kena musibah.

Karang Taruna dan Ibu-ibu PKK serta Posyandu berhasil ia gerakkan dengan menciptakan tanaman hias dan hidroponik melalui Hatinya PKK. Bahkan masuk dalam nominasi lomba tingkat Provinsi Jawa Barat dan pernah dikunjungi langsung oleh para pejabat Dinas Provinsi dan Istri Wakil Walikota Bekasi. Ini merupakan apresiasi dan penghargaan luar biasa bisa dikunjungi langsung oleh para pejabat pemerintah. “Saya senang aktivitas warga diperhatikan oleh beliau-beliau,” ujar mantan Ketua RT yang hobi musik campursari ini.

Maka tak heran bila ia bisa menjabat sebagai Ketua RT hingga dua periode berturut-turut. Itu berkat kinerjanya yang aktif dan memiliki rasa kepedulian sosial tinggi. Seluruh programnya menyentuh langsung kepentingan dan kebutuhan warga.

Sayang seribu sayang, melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi, masa Jabatan Ketua RT dibatasi selama 2 (dua) periode saja. Artinya Pak Bro tidak bisa maju lagi mencalonkan diri  sebagai Ketua RT untuk ketiga kalinya. Harus ada pergantian, meski sebagian besar warganya masih menghendaki Pak Bro bertahan.

Kini tongkat kempimpinannya Ketua RT, harus diserahkan kepada “Srikandi” Hj. Syahmanis Kawati. Pak Bro berharap apa yang sudah ia jalankan selama ini dapat dilanjutkan menjadi lebih baik lagi.

Perwakilan warga memberikan sebuah sepeda kepada Suharto (Pak Bro) sebagai kenang-kenangan. (foto : nanang)

Sebagai ungkapan terima kasih atas kepemimpinanya, warga memberikan cenderamata berupa sebuah sepeda. Dengan sepeda ini warga berharap Pak Bro bisa berolahraga agar tetap sehat dan bisa bersama-sama warga mendukung program-program kepengurusan Ketua RT baru.

Tak hanya itu, Sugiono, anggota Babinsa, turut memberikan cenderamata berupa pisau sangkur dan baret hijau yang melekat di tubuhnya. Ia lepas sangkur dari pinggang, melepas baret dari kepala, dan  memakaikannya ke pinggang dan kepala Pak Bro. Ini sebagai wujud terima kasih atas keberhasilannya menjaga dan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, ujar anggota Babinsa Jatibening Baru ini.

Sementara, sebagai wujud dukungan kepada Ketua RT terpilih, Pak Bro pun turut memberikan hadiah berupa sapu lidi dan serokan sampah. Hadiah itu diserahkan kepada pengantinya, “Srikandi” Hj. Syahmanis Kawati. Menurutnya, sapu dan serokan adalah simbol agar lingkungan ini tetap bersih dan terbebas dari sampah, ujarnya.

Serah Terima Jabatan Ketua RT. 008/004, Kelurahan Jatibening Baru, dari Ketua RT lama, Irmuz Idrus (kanan) kepada Ketua RT baru, Maulana Hasanuddin (kiri), disaksikan Ketua RW.004 (tengah). (foto : nanang)

Sementara itu, sehari sebelumnya, masih di lingkungan Rukun Warga 004, diadakan acara sama, Sertijab Ketua RT 008/004, Jatibening Baru, dari Irmuz Idrus Ketua RT masa bakti 2016-2019 kepada Ketua RT Terpilih masa bakti 2019-2022, Maulana Hasanuddin.

Sertijab ini disaksikan Ketua RW.004 Jatibening Baru, Gemad Sadeli dan para tokoh masyarakat serta warga setempat. Acara yang dihelat di rumah mantan bendahara ini, sekaligus juga menjadi acara pembubaran Panitia Pemilihan Ketua RT. 008/004 yang telah dibentuk sebelumnya. (nanang s.)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *