Metro
Pemprov DKI Luncurkan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi MTU
JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Mobile Training Unit (MTU) secara berkelanjutan.
Pelaksanaan program ini akan digelar secara berkelanjutan di setiap kelurahan yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta.
‘Jakarta masih dihadapkan pada tantangan besar, yaitu tingginya tingkat pengangguran terbuka, khususnya di kalangan usia produktif. Karena itu, program MTU dirancang dengan pendekatan jemput bola agar lebih efisien,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, Selasa (22/4/2025).
Rano mengatakan, program pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi program 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Wagub Rano, tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja.
Menurut Rano, program MTU merupakan bagian dari upaya pembangunan manusia yang berkelanjutan dan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan serta hasil pemetaan wilayah.
Rano berharap pelatihan ini bisa membuka kesempatan bagi para peserta untuk mengasah keterampilan sekaligus memperluas wawasan sebagai bekal menciptakan peluang kerja dan usaha mandiri.
“Saya juga mengajak para camat dan lurah di seluruh wilayah Jakarta untuk berperan aktif dalam program ini,” ujar Rano.
Rano meminta para camat dan lurah untuk lakukan pemetaan potensi serta kebutuhan keterampilan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Fokus utama diarahkan pada kelompok usia produktif, pekerja rentan, dan warga yang berminat untuk berwirausaha,” tambah.Rano.
Rano berpesan agar peserta yang mengikuti pelatihan MTU dengan sungguh-sungguh guna menambah keterampilan dan wawasan dalam menciptakan peluang kerja dan usaha.
Rano pun mengingatkan para instruktur untuk berkomitmen dalam membimbing peserta agar memiliki semangat, disiplin, serta etika kerja yang profesional.
Sebagai informasi, Pelatihan MTU Angkatan Pertama telah dilaksanakan pada 3 Februari hingga 16 April 2025 di 28 kelurahan, dengan melibatkan 400 peserta.
Program pelatihan yang ditawarkan meliputi pelatihan las, tata rias, teknik komputer, tata busana, perbengkelan sepeda motor, operator komputer, teknik pendingin, tata boga, desain grafis, dan jaringan komputer. (yog)
