Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Peggy Whitson Pecahkan Rekor di Angkasa Luar - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Peggy Whitson Pecahkan Rekor di Angkasa Luar

Published

on

AMERIKA Serikat dan Rusia terus menjalin kerjasama dalam riset dan pengembangan teknologi luar angkasa, ditandai dengan bertolaknya dua astronout adal kedua negara tersebut ke  Stasiun Antariksa Internasional (ISS) dengan menumpang kapsul antariksa Soyuz.

Hubungan politik yang kadang panas-dingin antara Amerika dan Rusia, tampaknya tidak menganggu kerjasama dalam riset angkasa luar. Kamis (20/4/2017) pekan ini, seorang astronot Amerika, Jack Fischer, bersama kosmotot kawakan dari Rusia,  Fyodor Yurchikhin, telah diterbangkan dari  fasilitas peluncur angkasa luar di Baikonur, Rusia.

 

 

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menginformasikan, kedua astronot itu akan menjalani misi  selama empat bulan di stasiun ruang angkasa ISS.  Biasanya Rusia  mengirimkan dua  kosmonotnya dalam penerbangan Soyuz ke ISS, yang terbang bersama-sama dengan seorang astronot Amerika. Tapi kali ini Rusia mengambilo kebijakan dengan mengurangi kosmonot yang dikirimnya, sampai dengan diselesaikannya laboratorium ilmiah yang dibangun  Rusia untuk dipasang di  ISS tahun 2018.

Setibanya  di ISS, Fischer dan Yurchikhin akan bergabung bersama dengan  Peggy Whitson, kosmonot Rusia Oleg Novitskiy (AS) dan Thomas Pesquet (Prancis). Bagi Whitson, yang menjadi komandan ISS, tugas di stasiun angkasa luar sekarang ini akan mengantarnya menjadi orang Amerika pertama yang berada di angkasa luar terlama, yakni 534 hari per 24 April 2017 lusa. Presiden Amerika, Donald Trump dan putrinya, Ivanka Trump, hari itu akan menyampaikan ucapan selamat kepada Whitson, melalui sambungan telepon.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement