• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Pandangan Pakar Global terhadap Indonesia di Bawah Pimpinan Prabowo Subianto

Pandangan Pakar Global terhadap Indonesia di Bawah Pimpinan Prabowo Subianto

January 29, 2025
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar Global

Pandangan Pakar Global terhadap Indonesia di Bawah Pimpinan Prabowo Subianto

by admin
January 29, 2025
in Global, Kabar, Kolom
0
Pandangan Pakar Global terhadap Indonesia di Bawah Pimpinan Prabowo Subianto

Ilustrasi AI

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menjadi sorotan para pengamat global. Berikut cuplikan dari para pengamat global dari Amerika, Eropa, Tiongkok, India dan Rusia.

Perspektif Amerika Serikat: Keseimbangan Geopolitik dan Hak Asasi Manusia 

Pakar Terkait : Dr. Evan Laksmana (CSIS, Washington DC), Prof. Ann Marie Murphy (Seton Hall University) 

1. Prioritas Geopolitik 

   – Indo-Pacific Strategy: AS melihat Indonesia di bawah Prabowo sebagai mitra kunci dalam menyeimbangkan pengaruh Tiongkok di Asia Tenggara. Kebijakan Prabowo tentang Laut China Selatan (misalnya, sikap netral dalam sengketa) akan menjadi fokus. 

   – Critical Minerals: Kerja sama nikel dan baterai EV dengan perusahaan AS seperti Tesla akan dipantau ketat, terutama terkait regulasi lingkungan. 

2. Kritik dan Kekhawatiran 

   – Warisan HAM: Latar belakang militer Prabowo dalam kasus 1998 tetap menjadi hambatan diplomasi, meskipun AS cenderung pragmatis demi kepentingan keamanan regional. 

   – Demokrasi dan Otonomi Daerah: Pakar seperti Marcus Mietzner (Australian National University) memperingatkan risiko sentralisasi kekuasaan dan penyempitan ruang sipil. 

3. Proyeksi Ekonomi 

   – Investasi Infrastruktur: Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) akan diuji apakah mampu menarik investor AS di tengah persaingan dengan Tiongkok. 

Perspektif Eropa: Transisi Hijau dan Tata Kelola Demokratis 

Pakar Teekait : Dr. Max Lane (ISEAS-Yusof Ishak Institute), Dr. Sandra Hamid (The Asia Foundation) 

1. Agenda Lingkungan 

   – Deforestasi: Uni Eropa khawatir komitmen Prabowo terhadap moratorium deforestasi (2023) akan goyah demi proyek ekonomi, terutama terkait ekspor CPO ke Eropa. 

   – Energi Terbarukan: Kebijakan biodiesel dan kerja sama dengan perusahaan Eropa seperti Siemens Energy akan menjadi tolok ukur. 

2. Isu Tata Kelola 

   – *EU-Indonesia CEPA*: Negosiasi perdagangan bebas mungkin terhambat jika isu HAM (seperti kondisi buruh di perkebunan sawit) tidak ditangani. 

   – Digital Governance: Regulasi data pribadi dan UU PDP (Perlindungan Data Pribadi) Indonesia akan dipantau untuk keselarasan dengan GDPR Eropa. 

3. Respons terhadap Dinamika Politik 

   – Polarisasi Pasca-Pemilu: Pakar Eropa seperti Dr. Dirk Tomsa (La Trobe University) mencatat risiko fragmentasi politik jika oposisi tidak diberi ruang. 

Perspektif Tiongkok: Investasi Strategis dan Stabilitas Regional 

Pakar Terkait: Prof. Chong Ja Ian (National University of Singapore), Dr. Hui Yew-Foong (ISEAS) 

1. Ekonomi dan Infrastruktur 

   – BRI 2.0 (Belt and Road Initiative): Tiongkok berharap proyek seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung Fase 2 akan dilanjutkan, dengan pendanaan melalui skema “debt-for-nature swap”. 

   – Nikel dan Smelter: Dominasi perusahaan Tiongkok (misalnya, Tsingshan Holding Group) di sektor nikel Sulawesi akan tetap kritis bagi industri baterai Tiongkok. 

2. Keamanan Maritim 

   – Laut Natuna: Meski Prabowo menyatakan netralitas, Tiongkok akan terus mendorong kesepakatan bilateral untuk mengelola klaim tumpang tindih. 

   – Pengaruh di ASEAN: Tiongkok melihat Prabowo sebagai pemimpin yang bisa mencegah ASEAN bersikap terlalu pro-AS dalam isu Taiwan atau Laut China Selatan. 

3. Isu Sensitif 

   – Uighur dan Isu Sensitivitas: Tiongkok berharap Indonesia tidak mengkritik kebijakan dalam negeri Tiongkok, sebagai imbalan investasi. 

Perspektif India: Kemitraan Maritim dan Digital 

Pakar Terkait: Dr. C. Raja Mohan (Observer Research Foundation), Prof. Sinderpal Singh (RSIS) 

1. Indo-Pacific Partnership* 

   – *QUAD dan ASEAN*: India melihat Indonesia sebagai mitra untuk menyeimbangkan pengaruh Tiongkok, terutama melalui kerja sama keamanan maritim di Selat Malaka. 

   – Defense Cooperation: Pembelian rudal BrahMos dan latihan militer bersama akan diperkuat. 

2. Ekonomi Digital 

   – Startup Collaboration: Perusahaan India seperti Paytm dan Gojek bisa memperluas sinergi di sektor fintech dan logistik. 

   – India-Indonesia CEPA: Perjanjian perdagangan bebas yang sedang dirundingkan akan difokuskan pada ekspor tekstil dan farmasi. 

3. Isu Diaspora dan Budaya 

   – Komunitas India di Indonesia: Peningkatan kerja sama pendidikan (misalnya, pertukaran pelajar Bali-Jawa dengan India) akan menjadi prioritas. 

Perspektif Arab: Energi dan Diplomasi Islam 

Pakar Terkait: Dr. James Dorsey (RSIS), Dr. Courtney Freer (LSE Middle East Centre) 

1. Investasi Gulf Countries 

   – Sovereign Wealth Funds: UAE (ADQ) dan Arab Saudi (PIF) akan meningkatkan investasi di sektor energi hijau dan pariwisata (misalnya, proyek “Dubai di Bali”). 

   – Food Security: Impor beras dan daging halal dari Indonesia akan menjadi prioritas bagi Qatar dan Kuwait. 

2. Diplomasi Agama 

   – Moderasi Islam: Negara Arab berharap Prabowo menjaga citra Islam moderat Indonesia untuk melawan narasi radikal di Timur Tengah. 

   – Palestina: Sikap Indonesia yang vokal mendukung Palestina akan digunakan Arab untuk menekan Israel dalam forum internasional. 

3. Soft Power 

   – Pendidikan dan Fatwa: Universitas Al-Azhar Mesir dan lembaga fatwa UAE mungkin memperluas kerja sama dengan NU dan Muhammadiyah. 

Perspektif Rusia: Kemitraan Strategis dan Multipolaritas

Pakar Terkait: Dr. Dmitry Mosyakov (Direktur Pusat Studi Asia Tenggara, Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia). Prof. Alexander Lukin (MGIMO University, Pakar Hubungan Rusia-ASEAN) 

1. Prioritas Geopolitik 

– Dukungan untuk Multipolaritas: 

Rusia melihat kepemimpinan Prabowo sebagai peluang untuk memperkuat poros non-Barat. Mosyakov menekankan bahwa Indonesia, dengan prinsip “bebas-aktif”, dapat menjadi mitra krusial dalam melemahkan dominasi AS di kawasan Indo-Pasifik. 

– ASEAN sebagai Mediator: 

Mosyakov mencatat harapan Moskow bahwa Indonesia akan memainkan peran lebih besar dalam mendorong ASEAN menjadi mediator dalam konflik Ukraina, meskipun realistisnya pengaruh terbatas. 

2. Kerja Sama Ekonomi-Strategis 

– Energi dan Pertambangan: 

  – Proyek Kilang Minyak Tuban: Kemitraan Rosneft-Pertamina (senilai $12 miliar) yang mandek sejak 2022 mungkin dihidupkan kembali, dengan insentif pembayaran dalam mata uang lokal atau skema barter (minyak sawit vs teknologi Rusia). 

  – Nikel dan Nuklir: Perusahaan Rusia seperti Norilsk Nickel berpotensi masuk ke hilirisasi nikel Indonesia, sementara Rosatom menawarkan PLTN terapung untuk daerah terpencil. 

– Pangan dan Senjata: 

  Rusia berharap meningkatkan ekspor gandum ke Indonesia (terutama dengan kenaikan harga beras lokal), sementara Prabowo mungkin tertarik pada sistem pertahanan udara S-400 atau pesawat tempur Su-35 sebagai alternatif Barat. 

3. Dinamika Keamanan Regional 

– Latihan Militer Bersama: 

  Latihan darat-laut “ARNAS” (Russia-Indonesia) mungkin diperluas ke wilayah konflik seperti Laut China Selatan, sebagai sinyal kepada AS dan Tiongkok. 

– Isu Ukraina dan Netralitas: 

  Lukin menilai Indonesia akan tetap abstain dalam resolusi PBB terkait Ukraina, tetapi Rusia berharap dukungan diam-diam melalui forum G20 atau OKI. 

4. Tantangan dan Hambatan 

– Sanksi Sekunder: 

  Pembayaran dalam rubel atau rupiah menghadapi kendala likuiditas, sementara bank Indonesia khawatir terpapar sanksi Barat jika terlalu dekat dengan Rusia. 

– Persaingan dengan Tiongkok: 

  Meski bersekutu secara geopolitik, perusahaan Rusia kalah agresif dari Tiongkok dalam proyek infrastruktur Indonesia. 

Sintesis Global 

1. Peta Aliansi Baru: 

   – Rusia akan mendorong Indonesia menjadi “jembatan” antara BRICS+ dan ASEAN, sambil menawarkan teknologi militer dan energi sebagai alternatif Barat-Tiongkok. 

   – Prabowo dihadapkan pada pilihan kompleks: memanfaatkan peluang ekonomi Rusia tanpa mengorbankan hubungan dengan UE/AS. 

2. Isu Kritis Tambahan: 

   – Dilema PLTN: Teknologi nuklir Rusia bisa jadi solusi transisi energi, tetapi berisiko memicu protes masyarakat sipil. 

   – Diplomasi Hibrida: Potensi penggunaan platform seperti RT (Russia Today) untuk memengaruhi opini publik Indonesia terkait isu Palestina/Ukraina. 

3. Proyeksi 2024-2029: 

   – Jika kerja sama energi Rusia-Indonesia terwujud, Moskow bisa menjadi pemain ketiga di belakang AS dan Tiongkok di sektor strategis Indonesia. 

   – Namun, skenario terburuknya, Indonesia terjebak dalam perang proxy Barat-Rusia di media dan kelembagaan multilateral. 

Kutipan Kunci Pakar Rusia 

1. Dmitry Mosyakov: 

   “Indonesia adalah ‘wild card’ dalam pertarungan geopolitik abad ke-21. Di tangan pemimpin seperti Prabowo yang pragmatis, Moskow bisa mengubah Jakarta dari penonton menjadi aktor penyeimbang.” 

2. Alexander Lukin: 

   “Kemitraan dengan Indonesia bukan tentang ideology, tapi matematika kekuatan: 270 juta penduduk + posisi geografis strategis = 10x leverage bagi diplomasi Rusia.”

Kesimpulan: Para pakar global melihat kepemimpinan Prabowo sebagai periode krusial bagi Indonesia untuk menavigasi ketegangan geopolitik AS-Tiongkok-Rusia sambil memanfaatkan peluang investasi di sektor infrastruktur, energi hijau, dan digital.

Amerika Serikat dan Eropa menekankan keseimbangan antara stabilitas keamanan maritim dengan komitmen HAM serta transisi berkelanjutan, sementara Tiongkok dan Rusia mendorong kerja sama strategis melalui BRI 2.0 dan proyek energi-teknologi untuk memperkuat pengaruh non-Barat.

India dan negara Arab berfokus pada sinergi maritim, ekonomi digital, serta diplomasi agama moderat. Namun, tantangan utama tetap ada pada risiko utang, fragmentasi politik domestik, dan tekanan global agar Indonesia menjaga kedaulatan tanpa terjebak dalam rivalitas kekuatan besar. Rekomendasi intinya adalah kebijakan luar negeri “multialiansi” yang inklusif, transparansi tata kelola proyek strategis, dan penguatan daya saing berbasis sumber daya lokal. (Heri)

Tags: jayakartanewsPemerintahan Prabowo di Mata Global
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version