Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
OpenAI: "Tool AI"Optimalkan Moderasi Konten dengan Akurasi Tinggi dan Cepat - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

IT & Internet

OpenAI: “Tool AI”Optimalkan Moderasi Konten dengan Akurasi Tinggi dan Cepat

Published

on

Foto Ilustrasi (Courtesy: datacamp)


Keberhasilan teknologi artificial intelligence (AI) generatif, tengah hangat diperbincangkan, namun perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft dan Alphabet (pemilik Google), tampaknya belum sepenuhnya mengoptimalkan teknologi ini untuk mendulang uang

JAYAKARTA NEWS – OpenAI memaparkan keunggulan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam moderasi konten. Ditegaskan bahwa AI mampu membuka efisiensi di perusahaan media sosial dengan mempercepat penanganan tugas-tugas berat.

Perusahaan ini meyakinkan bahwa dengan AI, waktu yang dibutuhkan untuk menangani tugas-tugas yang memeras pikiran bisa disingkat secara drastis.

Meskipun isu seputar potensi AI generatif cukup menggemparkan, Microsoft dan Alphabet, yang memiliki Google, belum sepenuhnya mengubah teknologi ini menjadi sumber pendapatan, meskipun telah mengalirkan miliaran dolar dalam harapan teknologi ini akan berdampak besar di berbagai industri.

OpenAI, yang didukung oleh Microsoft, mengklaim bahwa model AI terbarunya, GPT-4, mampu mengurangi proses moderasi konten dari berbulan-bulan menjadi hanya beberapa jam, sambil memastikan labelisasi yang lebih konsisten.

Moderasi konten dapat menjadi tugas yang sangat berat bagi perusahaan media sosial seperti Meta, induk perusahaan Facebook, yang bekerja sama dengan ribuan moderator di seluruh dunia untuk mencegah pengguna melihat konten berbahaya seperti pornografi anak dan gambar kekerasan ekstrem.

“Proses moderasi konten pada dasarnya memakan waktu dan dapat menyebabkan stres mental bagi para moderator manusia,” ungkap OpenAI. “Dengan sistem ini, proses pengembangan dan penyesuaian kebijakan konten dapat dipangkas dari berbulan-bulan menjadi hanya beberapa jam.”


Dalam pernyataan terpisah, CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkapkan pada hari Selasa (15/8/2023), bahwa perusahaan ini tidak melatih model AI-nya dengan data yang dihasilkan oleh pengguna. (rtr/scmp/sm)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement