Mimpi Besar Zaskia Gotik (1): Dulu Dicemooh Kini Dipuja-Puji

 Mimpi Besar Zaskia Gotik (1): Dulu Dicemooh Kini Dipuja-Puji

Zaskia Gotik–sumber foto instagram Zaskia Gotik

Zaskia Gotik–sumber foto instagram Zaskia Gotik

Memiliki mimpi besar boleh-boleh saja. Namun terkadang itu menjadi menyakitkan ketika si empunya mimpi adalah orang yang kehidupan ekonominya sangat sederhana. Makin meyakitkan ketika yang diimpikan ‘si miskin’ adalah sesuatu yang kelewat tinggi. Sesuatu yang diangap tidak mungkin oleh kebanyakan orang yang berada di lingkungan ‘si miskin’ . Itulah yang dialami Zaskia Gotik diawal awal kariernya sebagai penyanyi dangdut yang manggung dari kampung ke kampung.

Gadis cantik yang kini menjadi salah satu pedangdut populer Tanah Air, dulunya sempat dicibir orang lantaran mimpinya menjadi penyanyi terkenal. Cilakanya, ‘mimpi besarnya’ itu dia sampaikan kepada orang lain. Walhasil, tak jarang dia pulang menangis lantaran cibiran orang sekelilingnya. Tapi bagi Eneng, begitu dia menyebut dirinya, meski sempat menangis karena hinaan, tidak mematahkan semangatnya untuk meraih mimpi. Tuhan menjawab doa dan kerja kerasnya, nasib baik menjemputnya. Jadilah Si Eneng benar-benar pedangdut papan atas yang terkenal seantero negeri.

***

Ia berasal dari keluarga sederhana cenderung miskin. Ibunya sehari-hari berjualan. Sedang sang ayah bekerja serabutan. Karena hidup pas-pasan itulah maka dia tak bisa sekolah dengan baik. Terpaksa harus membantu orangtua berjualan jajanan. Tapi dia memiliki keistimewaan yakni parasnya yang cantik dan suaranya yang merdu. Keistimewaan itulah yang dikemudian hari menghantarnya meraih kesuksesan.

foto instagram zaskia gotik

“Hidup Neng dulu susah, berat. Neng  bukan dari keluarga berada, malah sederhana sekali. Untuk makan saja susah. Tapi Neng berjuang keras, kerja keras agar bisa membantu keluarga. Neng nggak pernah putus asa meski sering nangis karena banyak yang suka mencemooh,” ungkap Zaskia Gotik yang kerap menyebut dirinya ‘Neng’, tentang masa lalunya. Untuk diketahui, Neng atau Eneng adalah panggilan dalam bahasa Sunda untuk anak gadis perempuan. Zaskia Gotik sendiri adalah nama panggung sementara nama aslinya adalah Surkianih.

Dulu, kata pelantun single ‘Satu Jam’ ,  meski banyak orderan menyanyi dari panggung ke panggung bukan berarti bayarannya banyak.  Malah  pernah ia menyanyi ke sana-kemari seharian bahkan sampai dini hari hanya bawa pulang uang Rp100 ribu. “Tapi Neng tetap bersyukur ada rejeki yang dibawa pulang,” ungkapnya. “Neng ambil positifnya aja. Biar Cuma dibayar segitu (sedikit) tapi Neng bertambah pengalaman, jadi jalani saja semuanya,” tambah perempuan cantik ini.

Perjuangan kerasnya membuah hasil, ada produser meliriknya dan menawarkan kontrak dua album sekaligus. Tapi bukan sebagai penyanyi solo melainkan duet dengan sebutan ‘Sinden Imut’.  Namun  duet itu tak bertahan lama, gadis kelahiran April 1990 ini pun hengkang dan meniti karier sebagai penyanyi solo. Perlahan, namanya pun mulai beken di kalangan pencinta dangdut, dia juga sering tampil menyanyi di televisi.

Tapi namanya baru benar-benar ‘hits’ ketika dia kerap muncul di tayangan infotainment terkait kedekatannya dengan Vicky Preasetyo yang ketika itu dikenal sebagai pengusaha muda. Pesta pertunangan keduanya digelar mewah di hotel berbintang. Namun hubungan keduanya hanya bertahan sebentar menyusul kabar bahwa ternyata Vicky masih beristri. Ditambah lagi kemudian Vicky terlibat kasus penipuan yang membuatnya mendekam di penjara.

Pemilik ‘goyang itik’ ini pun sangat terluka dan putuslah pertunangan mereka. Namun boleh dibilang ada ‘blessing in disguise’ bagi Zaskia atas peristiwa menyedihkan itu.  Pasalnya,  sejak kejadian tersebut  namanya menjadi benar-benar moncer. Tawaran manggung mulai dari on air sampai off air membanjir, belum lagi undangan sebagai bintang tamu  di acara-acara tv lainnya mengalir deras. Wajahnya pun kerap muncul dalam tayangan infotainment. Media memang menyenanginya karena selain ramah dia juga sederhana, bicaranya pun ‘polos-polos’ saja. Pendek kata, Zaskia bukan hanya ngetop tapi ‘koceknya tebal’.  ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *