Masih Ada yang Ragukan Covid 19, Aa Gym: Itu Menzolimi Diri dan Orang Lain

 Masih Ada yang Ragukan Covid 19, Aa Gym: Itu Menzolimi Diri dan Orang Lain

Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)—foto instagram aa gym

JAYAKARTA NEWS— Dampak pandemic Covid 19 sudah demikian dahsyatnya di Indonesia bahkan dunia, namun masih ada saja sebagian masyarakat yang tidak mempercayai keganasan Covid 19. Lebih gila lagi ada juga yang sengaja ‘menantang-nantang’ agar tertular Covid 19 untuk membuktikan kekebalan tubuhnya.

Sikap seperti ini jelas sangat berbahaya. Bukan hanya membahayakan dirinya tapi juga orang lain, khususnya orang-orang yang tengah berjuang untuk terhindar dari penyakit mematikan ini.

Mengutip dari laman covid19.go.id, data kasus positif Covid 19 di Indonesia per hari ini (11/8/2020), sebanyak 128.776 orang terkonfirmasi positif Covid 19, 83.710 orang sembuh, 5.824 orang meninggal dunia. Sedang di dunia berdasarkan data WHO per 2 Agustus 2020, Covid 19 ini telah menjangkiti 216 negara, dengan rincian 17.660.523 terkonfirmasi, 680.894 meninggal dunia.

Dalam rangka mengedukasi masyarakat mengenai keberadaan dan kebenaran adanya Covid-19, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo turut mengundang Ustadz Abdulah Gymnastiar atau yang akrab dengan panggilan Aa Gym untuk berkunjung ke Graha BNPB.

Ustadz Abdulah Gymnastiar (Aa Gym) bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo saat berkunjung ke Graha BNPB (Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)

Mengutip siaran pers BNPB, Aa Gym berkesempatan untuk melihat langsung proses pengendalian informasi yang terdapat di Graha BNPB. Dalam kesempatan tersebut Aa Gym menegaskan bahwa pandemi ini benar-benar terjadi.

“Inilah data yang nyata, jadi nyata sekali bahwa ini adalah hal yang sangat serius bukan konspirasi bukan rekayasa sangat nyata benar-benar nyata”, ujar Aa Gym pada kunjungan di Graha BNPB, Jakarta, baru baru ini.

Lebih lanjut, Aa Gym menyatakan masyarakat untuk menyikapi pandemic Covid-19 secara serius. “Mudah-mudahan dengan informasi ini kita semua menyadari bahwa ujian ini harus disikapi dengan serius, tidak dengan kebodohan tidak dengan kekonyolan tidak dengan kelalaian,” tutur Aa Gym.

Selain itu ia menjelaskan pandemi ini bukan merupakan sesuatu yang tidak nyata dan masyarakan diharapkan untuk tidak menzolimi diri sendiri serta orang lain.

“Bencana ini nyata ya, siapapun yang menganggap remeh menganggap rekayasa konspirasi, ini adalah kita membodohi diri sendiri dan membodohi diri sendiri adalah menzolimi diri juga menzolimi yang lain,” tambahnya.

Gym turut menyampaikan kepada masyarakat untuk menyadari ujian yang datang dan berusaha secara sungguh-sungguh untuk keluar dari masa pandemi.

“Sudah saatnya kita menyadari bahwa kita ini sedang diuji oleh Allah dan Allah sangat menyukai orang yang sungguh-sungguh, dan orang-orang yang sungguh-sungguh pasti Allah akan menunjukkan tuntutan yang lebih banyak lagi untuk kita”, imbuhnya.

Tak lupa Aa Gym  memberikan pesan kepada masyarakat untuk bersama-sama dalam menghadapi pandemi Covid-19.“Wabah ini tanggung jawab kita bersama untuk bisa bersama-sama menyikapinya dengan benar, mudah-mudahan ada hikmahnya,” tutupnya. ***/ebn

Digiqole ad

Related post

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *